Maybe It’s U

16 Nov

Author             : BabyMinnie (m_nden)

Cast                 : Park Mi La, Lee Jin Ki

Other Cast       : SHINee Kim Jong Hyun, Choi Min Ho, Kim Ki Bum, Lee Tae Min, BEAST Yang Yo Seob, Lee Gi Kwang, Song Dong Woon, Yong Jun Hyung, Lee Min Rin, Jung Seul Ah.

Genre              : Romance

Type                : PG 17

Title                 : Maybe It’s You

 

CERITA INI HANYA KARANGAN FIKTIF BELAKA, JADI APABILA TERDAPATAN KESAMAAN NAMA, TEMPAT, GELAR HARAP DIMAKLUMI.

 

neul hamkkehan sigane

dareun kkumeul kkugo itdaneun ge duryowo

ijeneun gateun goseul baraboryogo he

jogeumssik nege daga ol got gateun neukkim

 You & I Cause I’m falling. you never know

 

hamkke hago inneun sigan boda

do maneun siganeul urin gidaryo watdaneun gol

almyonsodo naneun we dagagaji mot-he iroke baraman bwa

 

 Oo~

algo inneun got boda aragaya hal gotdeuri manajigetji

iksukhe jilgoran gol

choeumbuto arasseuljido molla

nan geude nunbicheul bomyon bichwojineun ne moseubi

natsolgiman hande

 

hamkke hago inneun sigan boda

do maneun siganeul naneun barago itdaneun gol

almyonsodo moreunche dagagadeut malgo iroke

 

nado ara noiljido molla

jomdo gakkai wabwa

geude nunbit soge nega boil su itge

 

hamkke hago inneun sigan boda

do maneun siganeul urin gidaryo watdaneun gol

almyonsodo naneun we dagagaji mot-he iroke baraman bwa

 

 

Jin Ki’s POV

Aku duduk di sofa putih yang menjadi spot yang paling menarik untukku di dorm. Aku sering duduk di sofa ini di banding memberku yang lain. Hari ini aku bangun lumayan cukup pagi, setelah membangunkan semua memberku, kini tinggal aku sendiri di dorm. Jong Hyun sedang pergi ke minimarket membeli entah apa aku tak tahu. Min Ho juga sedang pergi keluar bersama teman-teman semasa SMA nya, mungkin untuk reunian. Si cerewet Key dan maknae Tae Min tengah pergi bersama juga untuk membeli makanan.

Aku menyalakan Tv dan mencari-cari program yang menarik, tapi tak ada satu program acara pun yang bisa ku nikmati pagi ini. Aku melihat jam dinding yang menunjukan jam 9.20. Aku pun akhirnya memutuskan untuk mendengarkan lagu dari Iphone ku saja. Ku pasangkan headphone di telinga dan mulai ku stel lagu Because You Love Me yang di recycle oleh penyanyi Clay Aiken. Ku pejamkan mataku, dan kembali teringat akan sosok gadis itu.

Aku selalu melihatnya di setiap penampilan SHINee. Gadis itu selalu ada dan entah kenapa aku selalu saja bisa menemukan keberadaan gadis itu. Namun dia bukan seorang Shawol, karena aku tak pernah melihat dia membawa lightstick seperti yang para shawol bawa atau sekedar ikut bernyanyi bersama kami ketika SHINee perform. Namun aku tahu, tahu matanya melihat penampilan kami. Dan entah kenapa, kadang aku merasa matanya memang terfokus padaku. Atau mungkin aku…

“Kau sedang tidur, Hyung?”. Tiba-tiba suara Jjong mengagetkanku. Aku langsung membuka mataku, dan mendapati dia sedang berdiri di hadapanku. Aku melepas headphone yang sedari tadi menempel di telingaku, dan men-stop lagu yang sedang terputar. “Ani”. Jawab ku sambil membenarkan posisi dudukku yang tadi setengah berbaring.

“Apa yang kau beli?”. Tanyaku sambil melihat kantong plastic bawaanya. “Oh ini…mm pencukur kumis.. pencukur kumisku sudah tumpul..jadi aku beli yang baru”. Jawab jjong  sambil berjalan menuju dapur, dan meneguk segelas air mineral. Aku hanya membentuk huruf ‘O’ dengan mulutku sambil mengangguk-angguk.

“Bosan sekali..tak ada kegiatan hari ini..kau ada rencana pergi?”. Tanyaku yang berharap jong hyun tak ada kegiatan, sehingga aku bisa mengajaknya pergi keluar. “Ada.. aku mau pergi ke kampus”. Jawab Jong Hyun. Aku langsung mengerucutkan mulutku. “Bukannya kau tak ada kelas di hari kamis?”. Tanyaku lagi, seingatku dia tak ada jadwal kuliah di hari kamis, dan aku yakin hari ini adalah hari kamis. “Yoseob dan Gi Kwang mengajakku ke kampus untuk menemani mereka”. Aku mengerutkan dahiku.. dua anak BEAST itu mengajak Jong Hyun untuk menemani mereka di kampus. Ada apa memangnya.

“Mereka berdua diajak kekasih mereka untuk pergi ke kampus melihat penampilan sahabat kekasih mereka.. kebetulan hari ini ada festival di jurusan music di kampusku”. Ucap Jong Hyun. “Mereka berdua menyusahkanku saja..huhhh”. Keluh Jong Hyun. “Aku bosan sekali di dorm sendirian.. “. Ucap ku seraya berharap ada yang mau mengajaku keluar untuk sekedar jalan-jalan. Aku pun bisa keluar sendiri.. tapi sungguh tak nyaman pergi jalan-jalan tanpa ada orang yang menemani.

“Kau mau ikut hyung????”. Yups.. akhirnya ada yang mau mengajakku keluar juga. Aku tersenyum lebar. “memangnya boleh??? Aku kan bukan mahasiswa di kampusmu?”. Tanyaku galau. Jong hyun hanya tersenyum memandangku.

 

Author POV

Jin Ki dan Jong Hyun bersiap-siap memakai pakaian yang cukup rapi namun tetap terlihat kesan casual anak kuliahan. Jong Hyun tampil cool dengan setelan jeans dan kaos berkerah nya yang berwarna biru. Sementara Jin Ki tampil cute dengan setelan jeans putih, kaos oblong yang dipadu padankan dengan kemeja kotak-kotak nya dan topi berwarna putih. Jin Ki pun berjalan ke dapur, dan membawa sepotong goreng ayam yang dia oleskan pada samla yang extra pedas.

“Hidupmu tak bisa lepas dari ayam hyung”. Ucap Jong Hyun. Jin Ki hanya tersenyum sambil memakan potongan daging ayam goring itu.

“Ayoo kita berangkat”. Ucap Jin Ki.

 

Di perjalanan Jin Ki dan Jong Hyun pun berbincang-bincang.

“Apa kau sudah berkomunikasi lagi dengan Se Kyung-ssi?”. Tanya Jin Ki. Jong Hyun hanya member respon dengan gelengan kepalanya.

“kau tahu sendiri, dari awal hubungan kami tak seakrab itu…jadi sekarang pun kami tak berkomunikasi dengan lancar..”. Ucap Jong Hyun.

“Kau dan se kyung harus begini.. fake relationship diantara kalian harusnya tak pernah terjadi.. aku sebagai leader mu merasa tak bisa menolongmu”. Ucap Jin Ki.

“Aniyo..hyung! Kau leader yang paling hebat yang pernah ku temui.. jangan seperti itu..”. Jawab Jong Hyun.

“Sungguh sulit yah untuk memiliki cinta.. aku sangat iri pada teman-temanku..mereka bebas memiliki cinta, dicintai dan mencintai.. tapi aku faham dengan situasi kondisi kita sebagai public figure”. Ucap Jin Ki.

“Hyung!”. Ucap Jong Hyun. Jin Ki menatap member nya itu. “Mwo?”. Tanya Jin Ki.

“Kau ingin memiliki pasangan yah?? Kau ingin berkencan yah?”. Tanya Jong Hyun. Jin Ki langsung menyembunyikan ekspresi mukanya dari Jong hyun.

“Aniya…. Kau ini.. sudahlah..”. Ucap Jin Ki.

“Jujurlah hyung! Tumben sekali kau berkata seperti itu”. Ledek Jong Hyun.

“Ya!!!! Kim Jong Hyun!”. Ucap Jin Ki sambil menatap Jong hyun dengan tatapan ayam jago nya. Jong Hyun hanya cekikikan melihat tingkah salting leader nya.

 

Mi La POV

Hari ini cukup menegangkan bagiku. Aku akan tampil di acara festival music di kampusku yang diselenggarakan khusu oleh himpunan mahasiswa jurusan seni music. Sebenarnya aku tak pernah mendaftarkan diriku sendiri dalam acara ini. Ini adalah hasil perbuatan kedua sahabatku, Min Rin dan Seul Ah. Aku paling tak suka mengekspose diriku sendiri dan selalu merasa malu dilihat oleh banyak orang. Tapi, sekarang mau tak mau aku harus melakukannya. Mungkin perbuatan mereka bisa setengahnya aku maafkan, karena ini demi kebaikanku juga. Mereka saying padaku senyatanya.

“Kau sudah siap kan?”. Tanya Min rin sambil mendekatkan wajahnya di sisi kiri wajahku. Aku mengangguk.

“Aku yakin.. nona Park kita pasti siap..”. Ucap Seul Ah.

“Apa aku akan bisa melakukannya dengan baik?”. Tanyaku sambil menghela nafas panjang. Jujur saja aku gugup sekali, tanganku berkeringat dingin, dan jantungku berdetak tak terkendali.

“Kau bisa..pasti bisa..dan semuanya akan baik-baik saja”. Ucap Seul Ah menyemangatiku.

“Tanganmu dingin sekali Mimi”. Ucap Minnie, panggilan kesayangan bagi Min Rin. Ya.. panggilan kesayangan dari kekasihnya tepatnya, tapi sepertinya panggilan itu sudah menjadi lumrah bagi semua temannya. “tanganku tak sedingin tanganmu”. Ucap nya lagi sambil membandingkan dengan suhu tangannya sendiri. Babo nya kumat lagi, aku kan sedang gugup… heuhhhh temanku yang satu ini memang sangat menggemaskan. Heran, kenapa sampai main vocalist Beast bisa jatuh hati padanya.

“Aku kan gugup Minnie-yah”. Ucap ku seraya menatap Minnie dengan tatapan ya ampun-sungguh-temanku-ini. Minnie hanya tersenyum lima jari.

“Ayoo… uri Mimi pasti bisa… aja aja..”. Ucap Minnie, “FIGHTING”. Minnie dan Seulie memberikan semangat bersamaan.

“Ini minumannya”. Tiba-tiba datang Yo Seob dan Gi Kwang. Yo Seob memberikan sebotol air mineral padaku. “Wajahmu terlihat sangat gugup sekali Mi La-ssi”. Ucap Yo Seob.

“Sampai terlihat begitu?”. Tanyaku sambil menyentuh pipiku dengan kedua telapak tanganku. Yo Seob mengangguk.

“Tenanglah.. semuanya akan berjalan dengan lancar”. Gi Kwang menambahkan. Kekasih kedua sahabatku ini memang baik dan perhatian. Aku senang kedua sahabatku memiliki pasangan yang baik. Meskipun hanya tinggal aku sendiri yang belum memiliki pasangan.

“Ini untuk uri baby Minnie”. Yo Seob memberikan sekotak susu cokelat kesukaan Minnie. Dan aku melihat tingkah Minnie kembali imut lagi. Oh tidak.. aku paling gemas kalau melihat tingkah imutnya sudah keluar.

“Gomawo eobbie oppa”. Jawab Minnie sambil mengambil susu kotak itu.

“Ini untukmu…”. Gi Kwang pun memberikan soft drink pada Seulie.

“Gomawo oppa”. Jawab Seullie. Nah.. kalo yang ini..aku suka.. aku selalu menyebut mereka pasangan dewasa, di bandingkan Minnie dan yoseob yang lebih terlihat seperti pasangan anak-anak. Maaf Minnie-ah tapi kalian tetap cute couple bagiku.

“lagu apa yang kau siapkan untuk di festival nanti?”. Tanya Yo seob.

“Eomma dari Ra.D”. Jawab ku. Aku melihat Minnie dan Seullie menatapku sambil mengelus rambutku.

“Eomma…mimi-ah”. Ucap Minnie. “Aku menyanyikan lagu ini untuk ibuku.. meskipun aku tak ingat bagaimana meninggalnya ibuku di usiaku yang waktu itu masih kecil, tapi aku masih ingat bagaimana wajah ibuku.. aku menyanyikan lagu ini untuk ibuku”. Ucap ku dengan hati sedih.

“Kau pasti bisa”. Seulli dan Gi Kwang kompak memberikan semangat.

“Ne..gomawo chingu-ya”. Ucap ku seraya menatap keempat sahabatku.

 

Author POV

“Ya! Yoseobie.. kau sudah pastikan kan.. Jong Hyun akan datang?”. Tanya Gi Kwang.

“Ne..kwangie.. tadi dia mengirimkan pesan kalau dia akan datang”. Ucap Yo Seob.

“Baguslah kalau begitu.. kalian bertiga.. kita berdua pergi ke kantin dulu”. Ucap Gi Kwang.

“Ne.. nanti kau menyusul ke aula yah”. Ucap Seullie. Gi Kwang menangguk.

“Annyeong baby minnie”. Ucap Yo Seob sambil mengipaskan tangan kanannya. Min Rin membalas nya dengan lambaian tangannya nya.

 

Yo Seob dan Ki Kwang berjalan menuju kantin kampus. Mereka berdua memang janjian dengan Jong Hyun di sana. Sementara Mi La, Min Rin dan Seul Ah berada di back stage. Sisa 2 penampil lagi, maka Mi La akan tampil. Dia sudah berusaha latihan selama seminggu terakhir ini, menyanyikan lagu itu diiringi oleh piano yang dia mainkan sendiri. Lagu yang dia dedikasikan untuk ibu nya yang telah tiada. Untuk ibunya yang sangat dia sayangi.

 

Jong Hyun dan Jin Ki akhirnya tiba di kampusnya Jong Hyun.

“Kita kemana dulu?”. Tanya Jin Ki yang kebingungan. “Kantin, hyung”. Jawab Jong Hyun datar.

“Kita mau makan?”. Tanya Jin Ki.

 

Jin Ki POV

“Kantin hyung”. Jawab jjong sambil berjalan santai di depanku. Aku hanya mengiktui langkah besar memberku ini. “Kita mau makan?”. Tanyaku polos, tentunya aku sudah kenyang dengan ayam goreng yang tadi ku makan sewaktu berangkat ke kampus.

“Aniya… aku janjian dengan Yo Seob dan Gi Kwang di kantin”. Jawab nya sambil tak memandangku. Dasar member tak sopan. Aku berjalan lebih cepat untuk mensejajarkan jalanku dengan jalannya.

“O…aku kira kita mau makan”. Ucap Jin Ki. Aku pun samar-samar mendengar suara nyanyian dan alunan music, yang pasti itu datangnya dari aula jurusan seni music. Seperti apa yang dikatakan jjong, kalau hari ini ada acara festival music.

“Aku ingin melihat pertunjukannya, jjong-ah”. Ucap ku tak sabar ingin melihat acarar itu.

“Ne.. tapi tunggu sebentar.. kita temui dulu yoseob dan gi kwang dulu”. Ucap Jong Hyun. Aku membenarkan topiku dan berjalan beriringan dengan jong hyun.

 

Aku akhirnya sampai di kantin kampus. Ku lihat dua member BEAST itu sedang duduk di meja paling pojok. Mereka tengah menikmati minuman mereka. Ku lihat si agyo king Yoseob memberikan lambaian tangan, memberikan tanda kepada kami berdua. Kami berdua berjalan menghampiri meja mereka.

“Onew Hyung datang juga?”. Tanya yo seob menyapaku. Aku hanya tersenyum dan menyipitkan mataku.

“Dia tak ada kerjaan.. jadi aku ajak saja”. Ucap jong hyun. Ku duduk di depan kursi yang di duduki Gi Kwang. Gi Kwang memberikan salam kepadaku, dan aku membalasnya.

“Mana kekasih kalian?”. Jong Hyun bertanya pada kedua member BEAST itu, aku hanya duduk bak obat nyamuk disana.

“Menemani Mi La-ssi tentunya”. Ucap Gi Kwang. “Huahhh untung kau datang.. setidaknya kami tidak akan hanya berdua.. “. Ucap yo seob.

“Seharusnya kita pergi saja.. dan kita datang lagi waktu acara sudah selesai”. Ucap Jong Hyun. Dasar.. dia menyarankan hal gila, aku tahu karena dia tak memiliki kekasih. Tapi menjerumuskan orang yang sudah punya pasangan.

“Aku mau.. tapi.. bagaimana dengan baby Minnie.. “. Ucap Yo Seob.

“Jahahahaha Yang Yo Seob.. ketua suami takut istri”. Ucap Jong hyun. “Hahahaha… “. Gi Kwang tertawa.

Aku hanya geleng-geleng mendengarkan pembicaraan mereja bertiga. Dasar 90liners memang gak ada matinya. Tingkah mereka kadang dewasa tapi kalo sudah kambuh, seperti anak-anak saja tak ada bedanya. Tiba-tiba konsentrasiku akan tiga makhluk di depanku langsung buyar ketika aku mendengar intro piano dari sebuah lagu yang sangat familiar. Lagu ini, lagu favorit ku, dari intro music nya pun aku sudah hafal ini lagu itu. Lagu yang selalu membuatku bertahan hingga saat ini, lagu yang selalu aku dedikasikan untuk ibuku, yang selalu mendukungku hingga aku seperti ini. Lagu yang menemani perjalanan karirku dari orang biasa hingga menjadi orang yang di kenal banyak orang. Lagu “mother”. Entah kenapa aku seperti ditarik oleh sesuatu, aku terus berjalan menuju suatu tempat yang menarikku. Suara itu, alunan music itu menarikku menuju tempat itu.

Cheo eum dang shi neul man nat jyo

(The first time I met you)

 Man na ja ma ja u reot jyo

(I cried as soon as I saw you)

 

Aku mendengar suara lembut perempuan menyanyikan dua bait lirik pertama lagu itu. Suara yang membuat hatiku bergetar. Kini aku sampai di tempat itu, tempat dimana banyak orang sedang berkumpul, namun mataku hanya tertuju pada sosok gadis diatas panggung yang terlihat cantik dengan piano yang dia mainkan. Namun aku masih belum bisa secara jelas melihat wajahnya, karena jarak nya yang terlalu jauh dariku. Aku berdiri di pintu masuk yang berjarak lebih dari 6 meter dari panggung itu.

 

Mi La POV

Bait terkhir dari lagu Forever With You yang dibawakan oleh Jung Hyo Seok, tadi menandakan bahwa aku akan menaiki panggung sebentar lagi. Aku semakin gugup, berkali-kali aku menghela nafas panjang. Dan aku merasakan tangan kedua sahabatku memegang kedua pundakku. Seolah-lah mereka memberikan tenaga dan dukungan padaku. AKU PASTI BISA. Ibu.. lagu ini aku persembahkan untukmu.

“Dan.. penampilan selanjutnya.. Park Mi La-ssi, Jurusan Seni Musik tingkat 4”. Suara sang MC, seperti menghentikan jantungku. Untuk yang terakhir kalinya aku mengelus dadaku.

“Kau bisa..pasti bisa..”. Ucap Minnie. Aku menatap yakin pada Minnie dan Seullie. “Ne”. Jawabku tegas.

 

Aku menaiki 8 anak tangga untuk sampai ke atas panggung. Aku kini duduk di kursi dengan sebuah piano di depanku. Ibu, meskipun kau telah tiada, tapi kau selalu tetap ada di hatiku. Ibu, aku merindukanmu.. dan aku persembahkan lagu ini untukmu. Aku bersiap menyanyikan lagu itu.

 

Cheo eum dang shi neul man nat jyo

(The first time I met you)

 Man na ja ma ja u reot jyo

(I cried as soon as I saw you)

 Gi bbeo seo geu raen neun ji

Was it because I was happy?)

 seul peo seo geu raen neun ji

(Was it because I was sad?)

 gi eok do na ji an ne yo

(I don’t even remember)

 

Deu ril geo shi eop seot gi e geu jeo bat gi man haet jyo

(Since I had nothing to give, I just accepted)

 Geu reo go do geu ddaen go ma u meul mol lat jyo

(Even so, at that time I didn’t know how to be thankful)

 A mu geot do mo reu go sa ra wan ne yo

(I’ve been living without knowing anything)

 

Eom ma

(Mom)

 I reum man bul leo do

(By just calling your name)

 wae i reo ke ga seu mi a peu jyo?

(why does my heart ache like this?)

 Mo deun geol ju go deo ju ji mot hae

(You’ve given me everything, you can’t give more)

 a swi wo ha neun dang shin gge

(To you who are sorry because of that)

 mu eo seul deu ryeo ya hal ji

(what should I give?)

 

Jin Ki POV

Suara nya begitu lebut, musiknya begitu indah. Perpaduan yang sangat indah. Aku tak bisa melepaskan pandanganku pada sosok gadis diatas panggung itu. Dan ketika aku semakin mendekatkan jarakku dengan panggung, aku baru menyadari. Dia.. dia adalah gadis itu. Gadis yang selalu ada di setiap penampilan SHINee dimana aku selalu bisa menemukan nya, menemukan matanya yang sedang menatapku, atau mungkin grup ku.

Aku melihatnya, melihatnya meneteskan air mata ketika dia sedang bernyanyi, sungguh tangisan yang ingin aku seka. Dan aku mendapati diriku juga menangis, ikut terbawa akan lagu yang dia bawakan. Lagu yang sangat aku sukai. Dan ketika aku melihat orang-orang disekelilingku, mereka juga meneteskan air mata. Aku mendengarnya kembali mengalunkan lagu,

 

Eom ma

(Mom)

 Na ye eo meo ni

(My mother)

 Wae i reo ke nun mu ri na jyo?

(Why are tears falling like this?)

 Ga jang so jung han

(The most precious person)

 nu gu bo da a reum da un

(who is more beautiful than anyone else)

 dang shi neun na ye

(You are my,)

 na ye eo meo ni

(my mother)

 

Him deu shyeot da neun geo i je a ra yo

(Now I know that it was hard for you)

 Na ddae me ma ni u shyeot jyo

(You had cried a lot because of me)

 Geu ddaen wae geu raen neun ji

(Why I was like that back then)

 myeot beo ni na geu raen neun ji

(how many times I had done it)

 gi eok do na ji an ne yo

(I don’t even remember)

 

Nae ja geun seon mu re neo mu gam dong ma se yo

(Please don’t be so moved by my small gift)

 Dang shi neun na e ge se sang eul seon mul haet ja na yo

(You know you have given me the world)

 Jal hal ge yo

(I’ll do well)

 Nae ga jal hal ge yo

(I will do well)

 

Cheo eum dang shi nye mo seu beun gi eok hal su eop ji man

(Though I can’t remember the first image of yours)

 Ma ji mak mo seum ma neun jung neun nal gga ji gi eok ha get jyo

(Just your last image, I will remember till I die)

 Nae mo deun mam da hae

(With all my heart)

 Sa rang ham ni da

(I love you)

 

Mi La POV

Aku menuntaskan lagu yang aku dedikasikan untuk ibuku dengan tetesan air mataku. Aku menangis karena bahagia, karena sedih, karena rindu. Ibu. Aku berhasil. Aku mendengar riuh tepuk tangan, dan aku juga bahagia mendengarnya. Aku tersenyum, dan melihat kesekeliling. Ku lihat Minnie sedang menangis di bahu Yo seob, dan Yo Seob mengelus rambut nya Minnie. Ku lihat di sampingnya Seullie menangis di samping Gi Kwang yang juga sedang menangis. Di sampingnya ku lihat Jong Hyun yang memberikan tepuk tangan yang paling meriah darinya. Aku tersenyum. Dan, aku melihat seseorang, sosok orang itu. Orang yang berada di samping Jong Hyun. Dia, dia Lee Jin Ki, seorang leader dari Grup SHINee, pria yang selalu aku kagumi.

Kenapa dia bisa ada disini. Aku tahu, dia tak berkuliah disini. Tapi, dia terlihat menangis juga. Aku melihatnya menangis, tersenyum sambil memberikan tepuk tangan. Aku merasa dia sedang menatapku sekarang. Tubuhku serasa kaku. Mataku bertemu dengan matanya. Aku berjalan turun dari panggung.

“Mimi-yah… Great!!! Penampilanmu DAEBAK”. Ucap Minnie sambil berlari memelukku. Aku membalas pelukan Minnie.

“Selamat.. kau hebat”. Ucap Seullie. “Gomawo..”. Jawabku sambil tersenyum.

“Aku yakin kau bisa.. dan kau ternyata bisa”. Ucap Gi Kwang sambil menepuk bahuku.

“Kya….. Mi La-ssi.. kau D-A-E-B-A-K”. Ucap Yo Seob seperti mengeja. Aku hanya tersenyum melihat tingkah kekasih Lee Min Rin ini.

“Ne..ne..”. Ucapku sambil tersenyum.

“Selamat!!!”. Ucap Jong Hyun sambil tersenyum lebar, aku tersenyum. Tiba-tiba, aku mendengar suara lain yang familiar

“Penampilanmu bagus!”. Ucap nya. Aku menatapnya, dengan jantung berdegup.

 

Jin Ki POV

Aku melihat penampilannya denga begitu focus. Aku sadar, bahkan aku tak menoleh ke kanan dank e kiri. Telinga ku hanya seperti mendengar suaranya saja. Sampai aku sadar, ada tepukan di pundak kiriku.

“Kau pintar hyung! Bisa menemukan aula ini”. Ucap Jong Hyun. Akhirnya aku menoleh juga, aku menatap Jong hyun dengan tatapan datar.

“Kau seperti orang anhe… berjalan sendiri.. aku tadi memanggilmu pun tak kau hiraukan hyung”. Lanjut jjong. Aku menatap datar, dan kembali focus pada hal yang lebih focus bagiku.

“Sekarang aku baru mnyadari kenaehan leader ku telah muncul kembali”. Ucap Jong Hyun. Aku tak menjawab, hanya memberikan jitakan pada kepala nya Jjong.

“Aku sedang konsentrasi”. Ucap Ku seraya menatap gadis itu.

“Kau menangis hyung?”. Tanya Jjong, aku pun menyentuh pipiku, dan menyadari bahwa aku menangis.

 

Akhirnya penampilannya selesai juga, aku memberikan tepuk tangan yang paling meriah yang bisa aku berikan. Dan aku merasa kaku seketika, ketika aku melihat matanya bertemu dengan mataku. Dia menatapku, dia melihatku. Aku melihatnya berdiri dari kursinya, memberikan salam sebelum dia turun dari panggung.

“Ayo..kita kesana”. Aku mendengar wanita-wanita yang merupakah kekasih dari member BEAST itu berteriak.

“Ayo..kita kesana hyung”. Ucap Jong Hyun. Aku hanya mengangguk sambil mengikuti langkah mereka.

 

Aku melihatnya hanya berjarak satu meter dariku, dia sangat manis. Dia wanita yang indah. Sederhana namun begitu special. Aura nya terpancar begitu kuat dihadapanku. Aku melihat, kekasihnya Yang Yo seob berlari memeluknya, dan dia membalas pelukannya.

“Mimi-yah… Great!!! Penampilanmu DAEBAK”. Ucap gadis berbaju hijau itu.

“Selamat.. kau hebat”. Ucap wanita stunya lagi, yang pasti adalah kekasih dari BEAST Gi Kwang. Dia ternyata memiliki teman-teman yang sangat menyayangi dia. Tapi, sepertinya dia tak menyadari kehadiranku. Aku hanya terus membenarkan topiku.

“Aku yakin kau bisa.. dan kau ternyata bisa”. Ucap Gi Kwang sambil menepuk bahu nya. Aku terkejut melihat perlakuan Gi Kwang, dia akrab dengan dia.

“Kya….. Mi La-ssi.. kau D-A-E-B-A-K”. Ucap Yo Seob seperti mengeja.

“Ne..ne..”. Ucap nya dengan lembut. Aigo… senyumnya begitu manis, bahkan lebih manis dari kue termanis yang pernah ku makan. Aku merasakan debaran jantungku sudah tak terkontrol.

“Selamat!!!”. Ucap Jong Hyun sambil tersenyum lebar, aku mulai menata kata-kata apa yang harus aku berikan padanya. Karena aku pun harus menyelamatinya.

“Penampilanmu bagus!”. Ucap ku. Polos sekali kata-kataku. Ya! Kenapa lidahku tak sejalan dengan hatiku. Hatiku ingin mengatakan hal yang lebih dari sekedar itu. Tapi, kenapa lidahku hanya berbicara seperti itu. Rasanya aku ingin memukul lidahku ini. Babo. Aigoooo dia menatapku.. dia memandangku secara langsung.

“Go..gomawo”. Ucap nya malu, sambil menunduk.

“kau sudah pasti tahu kan dia.. Leader SHINee.. siapa lagi kalau bukan Onew”. Ucap Jong Hyun.

“Ne..”. Jawab nya.

 

Seminggu telah berlalu, tapi aku masih merasa bahagia karena hari special itu. Aigooo aku berterimakasih kepada Jjong, karena aku bisa bertemu dengan gadis itu. Gadis yang membuatku gila, karena aku selalu memikirkannya. Aku berjalan menuju ruang tengah dorm SHINee. Kudapati memberku Key dan Min Ho tengah mengobrol dengan member BEAST Dong wonnie dan Yo Seob.

“Ada kalian disini ternyata”. Sapaku dengan senyum terbaikku saat ini.

“Ne.. annyeong haseyo hyung! Aku diajak woonie datang kemari”. Ucap Yo seob.

“91liners aigoooo selalu saja heboh”. Ucap ku yang melihat si almighty Key yang cerewet dan selalu heboh tengah heboh-heboh-an dengan maknae BEASt Song dong won. Apa yang sedang mereka bicarakan, hingga mereka tertawa terpingkal-pingkal seperti itu yah.

“Hyung… kau mendapat salam”. Ucap Dong Woon, seraya melepas perhatian dari key.

“dari?”. Tanyaku.. hahaha aku berfikir dari gadis itu. Babo!

“Dari Jun Hyung hyung”. Ucap Dong Woon. Aku memanyunkan bibirku, “Salam balik untuknya”. Ucap ku seraya berjalan menuju dapur.

 

Aku memasuki dapur, dan kulihat Jjong sedang memasak ramen bersama Taeminnie.

“Kau mau ramen juga hyung?”. Tanya sib ling-bling, aku menangguk. “Boleh..”. Ucap ku. “Masakkan untukku satu yah”. Lanjutku lagi.

“Ok”. Si maknae akhirnya bersuara.

Aku menghentikan jalanku, dan berbalik lagi. “Oh ya.. Jjongt-ah”. Ucapku sambil menepuk bahu kanan Jong Hyun. Jong hyun menoleh menatapku.

“Siapa temanmu.. yang minggu kemarin mengikuti festival music itu?”. Tanyaku basa basi. Ini pertanyaan yang sudah seminggu ini aku pendam, dahn ingin aku tanyakan pada Jong hyun.

“Mi La… waeyo Hyung?”. Tanya Jong Hyun.

“A..aniyo… suaranya bagus.. sampaikan itu padanya”. Ucap ku kikuk.

“Oh…ok”. Ucap jong hyun sambil kembali focus pada ramen yang sedang dipasak bersama maknae kami.

 

Aku berjalan lagi sambil tersenyum senang. Berharap dia..ya.. Mi La.. tahu apa yang aku sampaikan pada Jong Hyun.

 

Mi La POV

Udara begitu sejuk. Aku duduk di kursi taman jurusan music. Aku membaca beberapa buku tentang gitar, aku ingin bisa memainkan gitar. Tiba-tiba datang Seulli menghampiriku. Dia duduk di sampingku.

“Apa yang sedang kau lakukan?”. Tanya Seullie

“Baca-baca saja”. Jawabku singkat.  

“Malam minggu besok.. kau tak ada acara kan?”. Tanya seullie sambil membawa buku yang sedang aku baca.

“Ya!! Aku sedang membaca buku itu”. Jawabku sambil memanyunkan bibirku. “Jawab!!!”. Ucap seullie.

“Ada apa memangnya?? Malam minggu.. huhhhh membosankan..”. Ucap ku. Ya, memang kenyataanya, malam minggu bukan malam yang special untukku. Aku hanya bisa bernyanyi diiringi piano ku. Mungkin bagi kedua sahabatku, malam minggu adalah malam yng paling special diantara tujuh hari itu. Ah..payah.

“Tak akan lagi… “. Ucap seullie. “wae?”. Tanyaku singkat.

“Kau harus ikut yah.. salah satu member BEAST, Jun Hyung oppa.. kan akan mrayakan ulang tahun.. jadi kita diajak kesana.. kau harus ikut yah”. Ucap Seullie.

 

Hohhh?? Di undang pada acara ulang tahun member BEAST. Aku merasa aneh sekali. Aku sama sekali tak akrab dengan siapa itu.. jun hyung. Lagipula kekasih dari member BEAST kan Seullie dan Minnie.. jadi untuk apa aku ikut.

“Aniya..”. Jawabku malas-malasan.

“Harus!!!!! Ini perintah”. Ucap seullie. Aku mengerutkan dahiku. “Perintah dari siapa??? Siapa yang berani memerintahku.. tak sopan”. Ucap ku seraya kembali membaca buku lagi.

“Yong Jun Hyung oppa..”. Ucap Seullie. Aku hanya mengerutkan kembali keningku.

 

Author POV

Malam minggu pun tiba. Mi la tampil cantik sekali dengan pakaian berwarna hijau, rambut pendeknya tetap terurai, dan dihiasi bandana dengan pita kecil berwarna hijau muda. Dia menyemprotkan farfum nya pada tubuhnya. Dia memasukan handphone nya kedalam dompet kecilnya. Terdengar suara klakson mobil, Pasti itu mobil yang dibawa oleh Gi Kwang. Karena janjinya, Gi Kwang yang akan menjemput Seullie, Minnie dan Mi La. Mi la turun dari kamarnya.

“Berangkat sekarang?”. Ayah bertanya,

“Ne..appa.. tidak akan pulang malam.. janji”. Ucap Mi La.

“Ya sudah.. hati-hati”. Ucap ayahnya Mi La.

“Ne.. aku berangkat”. Ucap Mi La sambil berlari menuju pintu.

 

Mereka berempatpun sampai di sebuah café. Café yang sudah di sewa tentunya. Mereka berempat turun dari mobil dan masuk ke dalam café tersebut. Sudah ada Yoseob di pintu depan, Dia langsung menghampiri Minnie. Minnie langsung merangkul lengan Yo Seob.

“Aigooo manis sekali baby ku ini”. Ucap Yoseob.

“Jincca.. gomawo eobbie oppa”. Jawab Minnie malu.

 

Mi La POV

Aku masuk kedalam café tersebut, berjalan beriringan dengan Seullie, Kwangie dan Minnie. Di pintu depan aku sudah melihat si aegyo king melambikan tangannya. Sdah pasti dia menghampiri kekasihnya.

“Aigooo manis sekali baby ku ini”. Ucap Yoseob.

“Jincca.. gomawo eobbie oppa”. Jawab Minnie malu. Tuh kan.. tingkah cute pasangan anak-anak ini memang tak ada matinya. Aku hanya bisa geleng-geleng.

 

Ketika masuk kedalam, aku melihat. Ada Hara KARA yang berdiri disamping Jun Hyung, yang memang semua sudah tahu jika mereka adalah pasangan. Aku juga melihat Leader BEAST sedang berdiri berdampingan dengan Leader Miss A, Fei. Kya… apakah mereka ada sesuatu juga? Dong woon pun sedang mengobrol bersama Miss A Min, Jang Hyun seung.. dia sedang tertawa bersama dengan Miss A Jia. Apakah sekarang acara pasang-pasangan. Aku hanya menggaruk kepalaku yang tak gatal. Apakah aku salah tempat.

Tunggu.. aku melihat ada member SHINee juga. Jagngan katakana, jika SHINee juga diundang. Aku melihat in Ho si flaming charisma itu tengah minum jus bersama dengan suzy dan Jong Hyun. Key sedang tertawa bersama denga maknae Taeminnie. Dan lelaki yang paling ujung itu, yang menghampiri si empunya ultah, jun hyung adalah leader SHINee.

 

Jin Ki POV

Aku melihatnya masuk ke dalam café. Jantungku berdebar. Aku tersenyum, namun sepertinya dia belum menydarai keberadaanku. Aku berjalan menghampiri Jun hyung.

“Gomawo..”. Ucapku berbisik ditelinganya.

“Dia sudah datang?”. Tanya Jun Hyung. “Hmmm”. Jawabku singkat.

 

Acara ulang tahun pun dimulai. Suasana begitu ramai, aku melihat si heboh Key dan Tae Min menari dan bernyanyi dengan heboh bersama maknae BEAST. Anak-anak Miss A pun ikut bernyanyi, Hara tak pernah jauh dari kekaishnya itu. Yoseob, Gi Kwang, Jong Hyun dan Min Ho pun bernyanyi bersama, Tiga sahabat itu juga ikut bernyanyi.

 

Setelah acara puncak selesai, dan mereka saling berbincang-bincang masing. Aku melihat Mi la sendirian di tempat air minum. Aku berjalan menghampirinya.

“Orange juice?”. Tanyaku, berusaha membuka topic.

 

Mi La POV.

Semua orang sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Aku, sendiri tak ada pasangan. Teman-temanku juga sibuk dengan pasangan mereka. Aku merasa salah datang kemari. Apa-apaan ini. Menyebalkan. Aku lebih baik mencari air minum saja. Aku berjalan menghampiri meja yang tersedia air minum. Kulihat-lihat, dan bingung mau meminum apa?? Yang aku inginkan air es saja sepertinya.

“Orange juice?”. Tiba-tiba terdengar suara itu. Suara yang familiar. Aku menoleh menatap si empunya suara.

“Kau mau mengambilo orange h\juice itu Mi La-ssi?”. Tanya nya lagi. Aigoo rasanya hatiku ini meleleh ketika menatap wajahnya yang begitu lucu.

“Oh..ne..ne”. Jawabku gugup. Aku pun akhirnya mengambil segelas orange juice dihadapanku.

“Sendirian saja?”. Tanyanya lagi. Aku hanya mengangguk saja. Bahkan untuk berbicara saja sulit.

“Kita belum secara resmi berkenalan bukan?”. Tanya nya. Dia mengulurkan tangannya .

“Kalaupun kau kenal aku sebagai onew.. tapi sekarang aku memperkenalkan diriku sebagai Lee jin Ki.. bangapseumnida”. Ucap nya, seketika aku berusaha menatap nya, sambil menggigit bibirku.

“mila.. Park Mi La.. banagpaseumnida”. Aku menjabat uluran tangannya yang begitu hangat.

 

Author POV

Sebulan telah berlalu semenjak acara ulang tahun Jun Hyung. Hubungan Mi La dan Jin Ki pun semakin dekat. Setelah kejadian perkanalan mereka di acara ulang tahun Jun Hyung, Jin Ki mulai melancarkan aksi pendekatannya. Atas bantuan Jong Hyun dan Yoseob akhirnya dia mendapatkan nomor handphone Mi La. Wala dari semua ini memang atas bantuan Jun hyung. Karena pada saat ulang tahun nya, Jin Ki lah yang meminta Jun hyung mengajak Mi La, yang notabene adalah sahabat dari kekasih membernya yaitu Gi Kwang dan Yo Seob.

 

Jin Ki pun meminta Mi La untuk datang ke acara yang dia akan isi. Jin Ki menjadi salah satu bintang tamu di acara music ini, yang bertajuk Tribute to Ra.D. Dia akan menyanyikan sebuah lagu di acara ini. Kebetulan dia mendapatkan lagu yang pas untuk dirinya. Selain dia, masih ada MBLAQ G.O, SISTAR Hyo Rin, Super Junior Ye Sung dan G.NA yang juga mengisi acara ini.

 

Mi La akhirnya sampai di acara tersebut, tepat sebelum Jin Ki naik ke atas panggung.

 

Jin Ki POV.

“SHINee ONew, ready on the set”. Terdengar suara itu, dan aku berjalan menuju panggung sambil mengirimkan pesan pada Mi La.

 

To : Mimie

Lagu yang akan ku nyanyikan

Adalah lagu untukmu

Lagu tentang apa yang aku rasakan

 

 

Aku sekarang berdiri diatas panggung. Aku memencarkan pandanganku, aku harus bisa menemukan sosok Mi la diantara banyak penonton. Dan seperti biasa, akhirnya aku menemukan dia dia sedang berdiri. Dia, disana, memakai baju berwarna pink putih, dengan bandana pink. Dia tersenyum menatapku, kali ini.. dia..dia membawa linghstik yang biasa dibawa oleh Shawol. Aku yakin di akan melihat penampilanku. Aku tersenyum dan kupastikan pandanganku hanya untuknya.

 

Sa-shil-eun cheom-bwass-eul ddae-mu-teo geu-dael joh-a-haett-da-go

(Actually after our first meeting Saying I like you Isn’t something easy for me)

Mal-ha-gi-ga nae-gen cham eo-ryeo-weott-deon-geo-jyo

(If I don’t contact you first I’m afraid of missing you)

Meon-jeo da-ga-seo-ji-anh-eu-myeon geu-dael noh-chil-gga-bwa

(I type out the text, hesitate a bit, then delete it again)

Pyeon-ji-reul sseu-go ddo jak-eun seol-mul-eul jun-bi-haett-jyo

(I keep repeating this process over and over)

 

Gip-eo-ji-myeon sang-cheo-bbun-il-geo-ra-neun saeng-gak-e

(If my love for you gets any deeper It will only result in getting hurting)

Du-ryeo-um-i ap-seon-geon sa-shil-ji-man

(My fears are filling my mind This is the truth)

Gan-jeol-han mam-eu-ro gi-do-ha-go ba-raett-deon sa-ram-i

(Praying with all my heart, the person I’m yearning for)

Geu-dae-ra-go nan mid-eo

(I believe that person is you)

 

Oh~ I`m in love Oh~ I`m fall in love

(Woo… I’m in love Woo… I’ll fall in love)

Eo-jjeol-su eobs-ne-yo nae-mam-eul sum-gi-gi-en

(Never feel any more fear As long as I’m with you)

Geu-dae-neun neo-mu a-reum-dab-jyo

(The world is so beautiful)

 

I thought I never gonna fall in love

(I thought I never gonna fall in love)

But I’m in love

(But I’m in love)

Cuz I wanna love you baby

(Cuz I wanna love you baby)

 

Sa-shil-eun cheo-eum bwass-eul-ddae-bu-teo

(Actually from the first time I met you)

Nae mam sok-eu-ro-bu-teo

(Somewhere deep in my heart)

Geu-daen pa-do-cheo-reom mil-ryeo-deul-eo

(You crashed in like a strong wave)

On-tong ha-ru-jong-il geu-dae-man ddeo-ol-la

(You’re the only thing in my mind all day)

 

I can be a good lover

(I can be a good lover)

Wanna be a ne-ip keul-lo-peo

(Wanna be your four-leafed clover)

Se-sang-e-seo ga-jang haeng-bok-han nam-ja-ro man-deul-eo jul-ge-yo

(It feels like I’ve become the happiest man in the world)

 

Geu-daen gotta believe me

(Please you gotta believe me)

Make it never gonna leave me

(Make it never gonna leave me)

Yak-sok-dda-win an hal-lae-yo

(I won’t be suspicious,)

Geu-nyang bo-yeo-jul-ge-o

(I’ll trust you)

 

Oh~ I`m in love Oh~ I`m fall in love

(Oh~ I`m in love Oh~ I`m fall in love)

Eo-jjeol-su eobs-ne-yo nae-mam nae-mam-eul sum-gi-gi-en

(Never feel any more fear As long as I’m with yo)

Geu-dae-neun neo-mu a-reum-dab-jyo

(The world is so beautiful)

 

Oh~ I`m in love (I am so deeply in love) Oh~ I`m fall in love

(Oh~ I`m in love (I am so deeply in love) Oh~ I`m fall in love)

Eo-jjeol-su-ga eobs-ne-yo nae-mam-eul sum-gi-gi-en

(Never feel any more fear  As long as I’m with you)

Geu-dae-neun neo-mu a-reum-dab-jyo

(The world is so beautiful)

 

Geu-dae-neun neo-mu a-reum-dab-jyo

(You are so beautiful)

 

Mi La POV

Ini.. ini tentang perasaanya terjadapku. Apakah aku tidak bermimpi? Apakah ini nyata. Pria yang ada dihadapanku. Pria yang di puja oleh wanita-wanita, pria yang selalu terlihat lucu, rpia penyuka ayam goreng, pria yang menjadi leader kebanggan bagi member SHINee, apakah ini perasaanmu yang sesungguhnya terhadapku. Aku menggigit bibirku berkali-kali, jantungku berdetak begitu kencang. Lagu yang sangat indah, dan merupakan lagu favoritku. Aku melihatnya selesai bernyanyi, dan membungkuk beberapa detik, sebelum dia turun dari panggung. Dia memberikan kode kepadaku, untuk berjalan ke back stage.

 

Aku berjalan menuju backstage. Aku gugup setengah mati, aku terus menggigit bibirku yang sudah memerah. Aku terus menggulung-gulung baju ku, karena gugup. Seperti biasa, aku merasa panas dingin. Sekarang aku sudah berhadapan dengannya.

“Bagaimana?”. Tanya nya.

“Lagunya sangat bagus, oppa.. kau menyanyikannya sangat bagus.. dan itu lagu favoritku”. Ucap ku sambil menunduk, karena malu.

“Bukan itu”. Ucap Jin Ki oppa, Dia mendekatkan dirinya padaku. “Bagaimana tentang kita selanjutnya?’. Tanya Jin Ki oppa.

 

Duggg rasanya jantungku berhenti berdetak. Apa ini.. aigooo apakah dia sedang menyatakan rasa sukanya, apa ini berarti dia sedang mengajakku untuk berkencan.. untuk berhubungan? Apa yang harus aku lakukan? Bagaimana ini?? Aku tak bisa berbicara.. rasanya lidahku kaku.

“Lebih dari waktu yang telah habiskan bersama.. aku sudah menunggu lama untuk ini. Satu-satunya orang yang aku lihat hanyalah kau Mi la-ssi, aku berharap kita berdua bisa lebih memiliki waktu untuk bersama”. Ucap Jin Ki oppa.

 

Positive, ini positive dia sedang mengajakku berkencan. Aku ingin berkatapun begitu sulit, aku menghela nafas yang cukup panjang.

“Bagaimana?’. Jin Ki oppa mengulangi kembali pertanyaan itu.

“Apa kau serius oppa??? Bagiamana dengan fans mu???”. Tanyaku, iya.. aku juga harus memikirkan bagiaman dengan shawol. Karena aku tahu dunia ku dan duania Jin ki oppa berbeda. Aku bisa saja berhubungan dengan bebas, tapi dia. Banyak hal yang akan dia hadapi setelah semua ini.

“Biar itu aku yang urus.. yang penting..bagiku adalah kau dan jawabanmu tentang kita”. Ucap Jin Ki oppa.

Aku kembali menghela nafas panjang dan menatap Jin Ki oppa.

“Jika begitu.. datanglah ke rumah dan temui ayahku”. Ucap ku, Jin ki oppa tersenyum dan menyentuh hidungku. Aku hanya tersenyum mendapati perlukan dari Jin Ki oppa.

 

^THE END^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

           

 

 

 

18 Tanggapan to “Maybe It’s U”

  1. Helda wati 17 November 2011 pada 12:21 AM #

    So sweet, pasti diterima tu cinta.a .

  2. mybabyLionOnew 18 November 2011 pada 9:50 AM #

    sumpah nden.. ini os tiap malam sebelum tidur selalu aku baca… lol

    • Nden BumSsoeulSangEun 18 November 2011 pada 10:33 AM #

      hehehe makasih
      pernah dengerin lagu mothernya gak??
      aduhhh nangis kak

      • mybabyLionOnew 18 November 2011 pada 12:39 PM #

        blum.. ku mau nyari yg im in love… untung ngingetin

  3. mybabyLionOnew 18 November 2011 pada 9:53 AM #

    Reblogged this on MiL-Ki's Home.

  4. lee_jihyun 19 November 2011 pada 5:41 PM #

    Ah… So sweet…
    Aku suka…

    GOOD JOB chingu!!!🙂

  5. mithaondubu 21 November 2011 pada 7:17 PM #

    Aigooo jinki-ya kamu selingkuh *plakk
    Daebak unnie ff nya🙂 ditunggu ff selanjutnya🙂

    • mybabyLionOnew 22 November 2011 pada 8:18 AM #

      puhahaha selingkuh sm siapa… lol

      • mithdubu 30 Januari 2012 pada 12:50 AM #

        Selingkuh sama Mi La ssi😦 wkwk

      • mybabyLiOnew 31 Januari 2012 pada 5:10 PM #

        kwkwkwkwkwkw

  6. PandaSnowQueen 1 Desember 2011 pada 6:07 PM #

    annyeong….hollaaa..hellooo helloooo *nyanyi hello brg jinki*hehe
    mian…mian…saya amat sgt telat komen d’mari…mhn diampuni *deep bow*
    btw mw numpang curhat dl bentar boleh yak????ehmmmm…
    neng ndennnnnnn…..do u know???awalnya diriqu sempat haengbokhae tiada tara wkt liat ada nama Kim Ki Bum menclok di daftar cast…tiba2 jiwa sbg istri merasa trpanggil pas liat nama misua eh….tp sesaat kmd aq baru menyadari trnyta kim kibum yg dmksud dsini bknnya misua saya si akang kumis bumppa…melainkan kim kibum member shinee, si ujang kunci alias key…heuh trnyta repot juga pnya misua yg namanya kembar identik sm org laen ckck untung ga prnh slh org *sigh*#skian curhatnya&abaikan saza#
    skrg sayah mw ngomen2in ttg milki kapel nih,…..
    omooo…trnyata mila pinter nyanyi toh,boleh lah ntar saya produseri bwt rekaman deh hihihi ^^
    hissss sedihhhhh sm crtnya mila ttg ummanya…yg tabah yah dek mila…*deep hug*
    lagunya juga…..mother….very touching… jd inget mamah saya…huaaaaa mamah *gabrug mamah*
    biar sedih lagunya tp Alhamdulillah yah ada hikmahnya….bang jinki smpe tsepona gtu liatin mila diatas panggung….udh gitu menang pula ngalahin jung hyo seok(lah sp dia??*plukk dlempar sendal sm d’na haha*sory sory d’na..just kidding ^^v*lempar ikan…paussss hwhw )ehmm lanjutt….smpe mana td??oh ya cukhae bwt mila yg udh memenangkan lomba nyanyi+memenangkan hati sang leader…uri dubu *heh??kaborrrr
    asyekkk ah akhirnya milki kapel jadian juga…rata2 yah acara penembakan pasti pke lagu…emg sih lebih romantis kesannya heheh…..cukhae…cukhae….*sawer salju*
    heuhehe entah knp setiap bc scene minseob kapel bawaanya sk nyengir2 gaje mulu…ada2 aza dialognya…kyknya minnie jd kbawa imut gara2 aa ucub ye??kkkk
    btw…jujur yah sbnrnya saya gak bgtu ngeh sm member beast laennya, sooo gak mudeng…susah deh mw komen apaan…jeongmal mianhe bwt seulli+bang kiwi nya *bowing*
    tp yg jelas cukhae yah bwt ke3 sahabat yg sdh menemukan psgannya masing2…mdh2an pd langgeng yah…hihihi 
    udah dulu ah…bisi tambah ngelantur komennya…sekian dan terimakasih,,,,,wassalam

  7. tiaratiara 4 Januari 2012 pada 9:00 PM #

    mau ditembak onyu pake lagu gitu ahaha
    “temui ayahku” kaya mau ngelamar aja wkwkwk😀

    • mybabyLionOnew 4 Januari 2012 pada 11:57 PM #

      wakakkaka kan mau seriosa… hahahaha jd langsung temuin ayah

  8. meilani 29 Januari 2012 pada 9:27 PM #

    wah daebak cerita ffnya sungguh bagus dan menarik

    • mybabyLiOnew 31 Januari 2012 pada 5:06 PM #

      makasih😀

  9. Lee_SoEul 3 Mei 2012 pada 1:01 PM #

    annyeong…
    q reader baru dsni,,n q sk bnget sm smw FF mu specially Bumsso couple dtambah lg da onew oppa n the genk…ha.ha..ha.. jd tmbh haengboke nih…
    ku tunggu karya selanjutx (tetep Bumsso n Milki story ^_^ he..he..)

  10. Kim eunri 30 Mei 2012 pada 1:10 AM #

    Soo~ romantic.
    Mimi eonn,ini ngga adil.Aku juga harus brada disana untuk key.
    Aigoo,ffnya bikin melting..
    Dan satu lagi,itu si onyu kaga pernah jauh dari ayamnya dan bisa2 membuat mimi eonn cemburu,,hahaha.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: