ONLY YOU – chapter 3

15 Nov

Author: 라미 ‘Rahmi’

Main cast: Kim Bum dan Kim So Eun

Cast: Cho Kyu Hyun dan Shi Min Mi (nden)

Genre: Romantic, Family, Sad, Drama

Type: Sequel

 

안녕하세요

Ff yang gaje dan gapen ini datang lagi… klo yg g suka, g usah baca….

no bashing, no spamming, no hotlink…..

dan yang baca, jangan lupa buat tinggalin jejak kalian, mau pendek boleh, panjang juga boleh…..

HAPPY READING ^^

 

 

Backsound

Jessica SNSD feat Onew SHINee – One Year Later

 

 

1 tahun kemudian

Ada seorang wanita manis dengan rambut yang terurai panjang. Wanita yang dulu tampak anggun dengan segala kemewahannya, kini terlihat sedang duduk dengan apa yang ia punya saat ini. Dialah Kim So Eun. Dia tengah terduduk di sebuah ruangan kecil, di sebuah rumah yang sangat sederhana, yang jauh dari tempat tinggalnya dulu. So Eun menatap sedih pada sebuah cincin yang melingkar di jari manis kanannya.

 

 

<<flashback>>

“Ayah sudah katakan berkali-kali padamu, jangan berhubungan lagi dengan pria itu. Sekarang kau malah memberitahukan padaku dan Ibumu kalau kau sudah menikah dengannya,” ucap ayah So Eun.

“Appa, tapi… aku mencintainya.”

“Heh.. cinta.. kau bilang cinta. So Eun, kau tau, keluarga kita berbeda dengan keluarga mereka. Kau yang seorang putri dari pemilik perusahaan ternama menikah dengan pemuda yang berasala dari kalangan bawah. Ayah malu, So Eun. Ayah malu dengan rekan bisnis ayah.”

“Tapi, ayah….” ucap So Eun yang berlutut di hadapan ayahnya.

“Sso-ah, kenapa kau tidak memberitahu pada kami sebelumnya?” tanya Ibu So Eun lembut.

“Josong hamnida, eomma. Aku bukannya ingin menyembunyikannya seperti ini, tapi karena….,” ucapan So Eun terpotong oleh ayahnya.

“Karena apabila kau memberitahukan pada kami lebih dulu, kau tahu kalau kami tidak akan mengizinkanmu menikah dengan pria rendahan seperti itu, iya kan?”

“Sekarang sebaiknya kau pergi dari rumah ini. Aku tidak akan mengakuimu sebagai putriku lagi dan menganggap kau bagian dari keluarga ini lagi. Pergi kau!! Jangan lagi kembali ke rumah ini lagi!!” lanjut ayah so eun sambil berlalu dari hadapan putrinya.

“Omo.. Jagiya,” ucap ibu So Eun.

“Aboji…,” panggil So Eun… “Eomma,” lanjutnya. Ibu So Eun tidak menghiraukannya dan kemudian menyusul suaminya.

<<flashback end>>

 

 

Kejadian setahun lalu itu memang sangat menyedihkan bagi So Eun, tapi semua itu sedikit terobati karena kini ia hidup bersama pria yang dicintainya, Kim Bum. Pria yang sejak setahun lalu menjadi suaminya.

Kini dia bersama Kim Bum hanya tinggal di sebuah rumah sewaan yang sangat sederhana. Kim Bum hanya bekerja sebagai nelayan setelah mereka pindah ke Busan. Tapi, hal tersebut tidak mengurangi kecintaannya pada suaminya. Bahkan So Eun rela meninggalkan kehidupan mewahnya demi seorang pria yang bersedia menerima dirinya apa adanya.

“Yeobo, aku pulang,” ucap Kim Bum. “Mian, sepertinya malam ini kita makan hanya pakai ikan ini saja, soalnya hasil tangkapanku tidak banyak, sebagian ikan sudah aku serahkan pada pengepul. Ini juga diberikan oleh Tuan Park,” lanjutnya sambil menyerahkan seekor ikan yang lumayan besar pada istrinya.

“Tidak apa-apa, jagi. Yang penting kita punya lauk untuk makan malam ini,” sahut So Eun sambil menerima ikan yang diberikan Kim Bum padanya kemudian membawanya ke dapur. “Sebaiknya kau mandi dulu, sementara aku menyiapkan makanan,” lanjutnya.

 

Setelah Kim Bum selesai mandi, makanan pun sudah siap. Kemudian pasangan nampyon (suami) dan saekshi (istri) itu menikmati makan malam mereka.

“Apakah persedian telur masih ada?” tanya Kim Bum.

“Ne, ada beberapa butir. Waeyo?”

“Aniyo, untuk sarapan besok mungkin kita lagi-lagi cuma bisa makan dengan lauknya telur saja, gwaenchana?”

So Eun hanya diam.

“Kalau kau tidak mau, biar setelah makan ini aku akan mengutang dulu pada Tuan Park beberapa ekor ikan untuk makan kita besok,” lanjut Kim Bum.

“Andwae.. Tidak usah, Bum,” jawab So Eun. “Tidak apa-apa kalau besok kita cuma makan dengan lauknya telur saja, yang penting kita bisa makan. Lagipula kau sudah seharian berlayar, kau pasti sangat lelah.”

Mereka pun menghabiskan makan malam yang sederhana itu.

 

 

Kim Bum POV

Saat aku pulang dari berlayar, aku melihat istriku sedang duduk termenung di salah satu sudut rumah kami yang sangat sederhana. Kemudian aku menghentikan lamunannya dan menyerahkan seekor ikan hasil tangkapanku padanya. Sebenarnya ikan itu bukan untukku, tapi ikan yang harus aku serahkan pada Tuan Park, namun beliau memberikannya padaku karena hasil tangkapanku hari ini sedikit berlebih.

Kami menikmati makan malam yang sangat sederhana itu. Aku bertanya soal persediaan telur yang masih tersisa, karena hanya itu saja yang dapat kami makan untuk besok pagi. Dia terdiam saat aku menanyakannya. Sepertinya dia sudah bosan. Aku mencoba untuk berhutang pada Tuan Park beberapa ekor ikan untuk makan kami besok, tapi dia melarangku. Aku merasa kasihan pada istriku. Tapi aku bangga mempunyai istri seperti dia. Kim So Eun menerimaku sebagai seorang suami dengan segala kekurangan yang aku punya, dia menerimaku apa adanya, bahkan rela meninggalkan kehidupan mewahnya di Seoul.

End Kim Bum POV

 

 

Saat mereka hendak tidur, So Eun merasakan kepalanya sedikit pusing dan perutnya mual. So Eun segera pergi ke kamar mandi.

Kim Bum yang mendengar So Eun muntah-muntah di kamar mandi segera menyusulnya.

“Yeobo, gwaenchana?” tanya Kim Bum yang khawatir.

“Entahlah, jagi. Perutku rasanya mual, kepalaku juga agak pusing, sepertinya aku masuk angin,” jawab So Eun.

“Benar kau tidak apa-apa?” tanya Kim Bum meyakinkan. So Eun mengangguk.

“Ya sudah, kita ke kamar saja. Sebaiknya kau istirahat dulu. Besok pagi kita berobat ya?” ajak Kim Bum.

“Aniyo, besok kau harus berlayar lagi,” tolak So Eun.

“Tidak apa-apa. Besok aku tidak berlayar dulu. Aku tidak bisa meninggalkanmu saat sedang sakit seperti ini. Lihat! Wajahmu juga agak pucat. Tidur saja dulu, besok kita berobat. Arraseo?”

“Ne..”

 

 

Keesokan harinya…..

Kim Bum mengantar So Eun pergi berobat ke rumah seorang dokter yang sedang bertugas di daerah tempat tinggalnya, Dokter Shi Min Mi….

“Bagaimana keadaan istri saya, Dok?” tanya Kim Bum.

Dokter Min Mi tersenyum. “Chukahae, Tuan Kim, Anda akan menjadi seorang ayah. Istri Anda sedang hamil 4 minggu.”

“Jeongmalyo?” tanya Kim Bum tidak percaya.

“Ne, buat Nyonya So Eun, saya sarankan Anda untuk rutin memeriksa kandungan Anda setiap bulan,” ucap dokter Min Mi.

“Ne, dokter,” jawab So Eun.

“Kamsahamnida, Dok. Kalau begitu kami pamit dulu. Sekali lagi kamsahamnida,” ucap Kim Bum sambil menunduk. Dia tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya setelah mendengar So Eun hamil. Hal yang sangat mereka nantikan kurang lebih setahun ini, kehadiran seorang anak di tengah-tengah keluarga kecil mereka.

 

 

Sekitar 3 bulan kemudian….

Kim Bum POV

Aku berniat untuk mencari pekerjaan baru. Sepertinya, pekerjaanku sebagai nelayan mungkin sudah tidak memungkinkan lagi untuk menghidupi istri dan calon anakku. Akhir-akhir ini susah sekali mendapatkan ikan saat berlayar, mungkin salah satunya karena faktor cuaca. Besok pagi aku berencana menemui Tuan Park memberitahu beliau kalau aku akan berhenti berlayar, dan aku mulai mencari pekerjaan.

 

“Sepertinya, mulai besok aku mulai mencari pekerjaan baru,” ucapku pada So Eun sebelum kami tidur.

“Waeyo?” tanyanya heran.

“Sekarang kebutuhan kita mulai bertambah. Lagi pula, akhir-akhir ini ikan susah didapat. Jadi, besok pagi aku akan menemui Tuan Park, untuk memberitahukan padanya kalau aku tidak berlayar lagi.”

So Eun hanya diam….

“Oh ya, yeobo, kenapa kau tidak lagi pergi memeriksa kandunganmu?” tanyaku.

“Oh.. ani… tidak apa-apa kan.. aku merasa baik-baik saja jadi aku tidak memeriksanya. Lagi pula, kita tidak punya cukup uang untuk memeriksakannya ke dokter,” jawabnya dengan menundukkan wajahnya.

Aku menghadapnya dan mengangkat wajahnya, “Jangan begitu, meskipun kau merasa baik-baik saja, tapi kau juga harus memeriksakannya,” ucapku sambil mengelus perutnya, “Kita masih punya uang yang cukup kok, lagi pula memeriksa kandungan kan biayanya tidak semahal saat kita berobat saat sakit keras. Mulai besok, periksakan ya kandunganmu, supaya bayi kita sehat,” lanjutku.

Istriku hanya mengangguk. Kulihat raut wajahnya sepertinya sudah mulai mengantuk. Kemudian aku menyuruhnya berbaring, aku menutup tubuh kami berdua dengan selimut, dan kami segera tidur.

End Kim Bum POV

 

 

So Eun POV

Pagi ini aku merasakan perutku tidak nyaman. Aku merasa sedikit pusing, tapi aku tahan. Kemudian aku pergi ke dapur hendak mengambil minum. Kim Bum sepertinya sudah pergi menemui Tuan Park untuk memberitahukan soal tadi malam, setelah itu mungkin dia akan mencari pekerjaan baru.

Saat aku tiba di dapur, kepalaku rasanya makin pusing saja, perutku terasa agak mual. Setelah itu…………..

End So Eun POV

 

 

Author POV

So Eun kini berada di sebuah klinik dr. Min Mi. So Eun ditemukan pingsan di dapur rumahnya oleh tetangganya yang datang ke rumahnya untuk memberikan sesuatu.

“Aku di mana?” tanya So Eun yang sudah bangun dari pingsannya.

“So Eun, kau sudah sadar? Kamu sekarang ada di klinik aku,” jawab dr. Min Mi.

“Kenapa aku bisa berada di sini,” tanya So Eun sambil bangun dari ranjang pasien.

Dr. Min Mi membantunya untuk bangun, “Kamu pingsan. Tadi tetanggamu yang mengantarmu ke sini.”

“So Eun, kandunganmu sangat lemah. Kenapa kau tidak memeriksakan kandunganmu padaku?” kata dr. Min Mi khawatir.

“Aniyo… tidak apa-apa.”

“Kalau kau memikirkan soal biaya, kau jangan khawatir. Aku memeriksa pasienku tidak meminta biaya. Terserah mereka saja mau membayar atau tidak. Mulai sekarang dan seterusnya, kau harus memeriksakan kandunganmu, ya? Aku kasihan denganmu dan bayi yang ada di perutmu.”

 

Di sela-sela pembicaraan So Eun dengan dr. Min Mi, ada suara orang yang datang……… *author pingsang sesaat saat mengetik adegan ini*

“Yeobo….,” panggil orang itu.

“Oppa……,” kaget dr. Mim Mi yang melihat suaminya, Kyu Hyun, datang tak diundang, “Kau kapan datang? Kenapa tidak memberitahuku?” tanya dr. Min Mi sambil memeluk suaminya. *author pingsan lagi*

“Aku ingin memberikan kejutan, makanya aku tidak memberitahukanmu. Kau sedang sibuk?” tanya Kyu sambil melepaskan pelukannya. *author sadar kembali*

“Ahh aniyo, oppa. Aku hanya mengobrol dengan pasienku. Oh ya, ayo aku kenalkan dengan pasienku yang sering aku ceritakan padamu,” ucap dr. Min Mi sambil menggandeng Kyu menuju ruangan pasien.

Dr. Min Mi selalu menceritakan tentang pasiennya kepada suaminya, Kyu Hyun. Dari sekian banyak pasien yang diceritakan dr. Min Mi, So Eun-lah yang paling sering meskipun pada kenyataannya So Eun hanya sekali datang padanya.

Kyu Hyun baru datang dari Seoul. Dia menyusul istrinya ke Busan yang sedang melakukan tugasnya sebagai dokter.

“Oppa, kenalkan ini pasien yang sering aku ceritakan,” ucap dr. Min Mi.

Saat menoleh ke arah dr. Min Mi, So Eun kaget melihat siapa yang datang.

“Sunbae,” ucap So Eun.

“So Eun?” tanya Kyu.

“Kalian sudah saling mengenal?” tanya dr. Min Mi.

“Yeobo, dia ini juniorku di kampus yang sering juga aku ceritakan itu.”

“Oh… pantas saja, aku merasa ada kemiripan dari ceritanya,” kata dr. Min Mi dengan wajah bingungnya.

“So Eun, ternyata kau selama ini ada di Busan? Selama ini orang tuamu mencari keberadaanmu. Mereka memintaku untuk membantu mencarimu. Aku tahu kenapa kau pergi dari rumah, pasti karena ayahmu yang tidak merestuimu dengan Kim Bum kan?” kata Kyu.

Kyu Hyun tahu siapa Kim Bum, karena saat masih kuliah dulu, So Eun selalu bercerita tentang pria yang dicintainya itu pada seniornya, Kyu Hyun.

Saat mereka sedang berbincang-bincang, datanglah Kim Bum. Dia terlihat khawatir setelah mendapat kabar dari tetangganya kalau So Eun pingsan.

“Yeobo, gwaencana?” tanya Kim Bum khawatir.

“Ne, gwaencana, jagi,” ucap So Eun sambil turun dari ranjang pasien.

“Kandungan So Eun sangat lemah, makanya tadi dia pingsan. Sebaiknya nanti periksakan kandungan istrimu secara rutin padaku,” ucap dr. Min Mi pada Kim Bum.

“Baiklah, dokter. Terima kasih sudah mengobati istri saya. Kalau begitu, kami pamit dulu,” pamit Kim Bum.

 

 

Beberapa hari kemudian…..

Still on Author POV

Dr. Min Mi berkunjung ke rumah So Eun.

“Pagi, So Eun,” sapa dr. Min Mi.

“Dokter, ayo masuk. Ada perlu apa?”

“Tidak apa-apa. Aku hanya ingin berkunjung saja.”

“Kyu Sunbae tidak ikut?” tanya So Eun.

“Ani… tadi pagi, dia sudah kembali ke Seoul. Ada urusan kantor yang harus dia selesaikan,” jawab dr. Min Mi. “Oh ya, mana suamimu?” lanjutnya. *kasihan kau dokter, baru ketemu suami, paginya udah ditinggal lagi* /plakkkk

“Hmmm… Kim Bum sedang pergi mencari pekerjaan baru. Dia sudah tidak berlayar lagi.”

“Tadi malam Kyu bilang padaku kalau perusahaan sedang membutuhkan pekerja. Kyu akan membuka cabang baru, dan Kyu akan membangun cabang yang baru dengan desain dia sendiri. Kau tau kan, Kyu punya perusahaan desain? Jadi, perusahaan masih memerlukan beberapa pekerja bangunan untuk membangun cabangnya. Salah satu tujuanku berkunjung ke sini, untuk memberitahukan hal ini. Kyu juga menyuruhku untuk menawarkannya pada suamimu. Bagaimana So Eun?” tanya dr. Min Mi. *dr. Min Mi cerewet, penjelasannya panjang dan sangat lebar*

“Nanti aku coba beritahu Kim Bum dulu, mudah-mudahan dia mau. Oh ya, Kyu Sunbae akan membuka cabangnya di mana?” tanya So Eun.

“Namwon,” ucap dr. Min Mi.

“Namwon?” tanya So Eun meyakinkan.

“Iya. Nanti kalian pindah ke Namwon. Kebetulan juga, masa tugasku di Busan akan berakhir, dan aku akan pindah ke Namwon bersama Kyu Oppa. Soal kepindahan kalian, kalian tenang saja, Kyu Oppa bilang padaku dia akan mengurusnya.”

“Baiklah. Nanti aku akan bicarakan dengan Kim Bum. Gomawoyo atas tawarannya, dokter..”

“Ne, chonmaneyo. Kalau begitu, aku pulang dulu ya,” pamit dr. Min Mi.

End Author POV

 

 

-to be continued-

 

 

Sekian dulu untuk chapter kali ini… jangan lupa tinggalkan komen kalian.

DON’T BE SILENT READER….

고마워 친구


29 Tanggapan to “ONLY YOU – chapter 3”

  1. citra anisa aprilia 15 November 2010 pada 7:19 AM #

    wuaaaaaaaa bagus kak mi.
    sedih deh ngeliat hidup so eun sama kim bum😦
    kim bum oppa kau melamar jadi aktor saja, pasti di terima!

    “Heh.. cinta.. kau bilang cinta. So Eun, kau tau, keluarga kita berbeda dengan keluarga mereka. Kau yang seorang putri dari pemilik perusahaan ternama menikah dengan pemuda yang berasala dari kalangan bawah. Ayah malu, So Eun. Ayah malu dengan rekan bisnis ayah.” —> yailah om, harta bukan segalanya. yang penting baik. dari pd nikahin orang kaya tp di selingkuhin? lagian kan ya om kim bum ganteng, modalin kek jadi eksmud atau aktor hehe

    “Aniyo, untuk sarapan besok mungkin kita lagi-lagi cuma bisa makan dengan lauknya telur saja, gwaenchana?”
    So Eun hanya diam. —> sini sini ke rumahku saja, nanti aku masakin *ngareppletak

    huahahaha aku ketawa tiap baca yg ada bagian *author. hihi jadi ngebayangin kalo ini di buat film terus pas lg adegan tiba tiba kak mi nongol. apalagi yg ngeliat kyu *authorpingsan. huahahahahaha

    lanjutkan kak mi, penasaran!
    kak mi, so eun, kim bum fighting! ^^

    • 라미 'Rahmi' 15 November 2010 pada 12:06 PM #

      iya sedih.. aku ngetiknya aja g tega….

      yailah om, harta bukan segalanya. yang penting baik. dari pd nikahin orang kaya tp di selingkuhin? lagian kan ya om kim bum ganteng, modalin kek jadi eksmud atau aktor hehe ==> *author nenangin reader* sabar sabar…. *sambil nyodorin nuklir* /plakkkkk

      sini sini ke rumahku saja, nanti aku masakin *ngareppletak ==> lebih baik ke rumah saya saja… *rebutan bumsso sama citra*

      hahhahaa lah kok ngebayangin saya tiba2 nongol ….. hahhahahahah
      wakakakakakakakk pingsan di depan kyu…..

      hwaiting

      gomawo🙂

      • citra anisa aprilia 15 November 2010 pada 9:44 PM #

        iya kak cukup sabar. mian sebenernya udah baca dr td siang balesannya. cuma berhubung saya puasa jd emosinya skrng aja pas udah buka *readertakutbatalwkwk

        hahahahaha ntah kenapa kan setiap saya baca ff pasti langsung kegambar kayak apa suasananya. nah pas ada note tambahan yg ttg author, tau tau kebayang aja kak mi nongol tiba tiba di tengah adegan wkwkwk

        ya pokoknya di tunggu lah lanjutannya hehehe

      • 라미 'Rahmi' 15 November 2010 pada 11:01 PM #

        LOL *author ngakak abis baca komen reader*
        haahahaaahhahahahaahhahaha

        sama aja.. aku juga sering bayangin gitu alur ceritanya, suasana alamnya….. hahahhahhahah

        ok tunggu aja
        kayaknya 1 part lagi

  2. fibri 15 November 2010 pada 9:37 AM #

    wah.. tambah komplex aja ya kak? suka dech jadinnya.. lanjutin kak.. pkoknya ak tnggu chapter slnjutnya.pgen dech bantu kim bum and so eun..kan kasian makan ikan n telur trs.. skali kali dkasih tempe kek.. heheheh malah tambah mengenaskan donk??? ya pkoknya ak support dech kak buat karya yg lbh spektakuler lg.gumawo dah boleh baca and komen…….

    • 라미 'Rahmi' 15 November 2010 pada 12:00 PM #

      hahahhahhahha tempe… ntar aku kasih tahu sama soto banjar…. hahahahhahaha
      makasih udah baca + comment + semangatnya

  3. Melisa luv Bumsso 15 November 2010 pada 3:35 PM #

    kakak !!
    min min ,,
    adlh nma Korea saya🙂

    Komen :
    kakak !!!
    gomawo sdh update ..
    sdh saiia tunggu” ..
    akhirnya diupdate jga🙂
    Saiia kembali lebih menghayati crita nie berkat backsound yg TOP !!
    *lebay*

    Pokok’na perfect deh kak😉

    • 라미 'Rahmi' 15 November 2010 pada 5:56 PM #

      min min….
      hahahhahahah
      sama2

      hoohohooohh
      gomawo

      • Melisa luv Bumsso 15 November 2010 pada 11:36 PM #

        Perbaikan !!
        itw min mi bkn min min …
        soal.na aq ol di iPod jdinya susah ngetik.nya ,,

      • 라미 'Rahmi' 16 November 2010 pada 1:49 PM #

        jjah sama si nden donk….
        shi min mi… korean namenya dokter nden… hahhahaha nden aka shi min mi aka kim dong mun

      • Melisa luv Bumsso 16 November 2010 pada 4:06 PM #

        klo aq park min min :d
        heheheeh~
        y sud kak ..
        kpn nie part 4 nya di update ??
        klo udh twiter.in aq y ..

      • 라미 'Rahmi' 16 November 2010 pada 4:35 PM #

        hmhm g tau lagi.. blom bikin.. tp udah ada di otak… mungkin abis UTS.. tp UTSnya blom pasti kapan.. coz dosennya yg nentuin

  4. dini ramadhani 15 November 2010 pada 5:02 PM #

    kim bum dah nikah ma so eun tanpa restu ortu=>untung bukan muslim,kalo muslim gak sah tuh nikahannya*halo din,jgn bawa2 SARA disini*
    kyuhyun jd suaminya nden?>ckckckckckck sadarlah kyu sadar kekekekekekekk
    tiap hr makan ikan kalo gak telur=>sekali2 makan tempe lebih ngirit wkwkwkwkwk
    so eun hamil trus pingsan>hati2 dong kasian anaknya yg didlm perut
    dr.min mi baek bgd mau ngegratisin so eun periksa kehamilan>kira2 kalo nden bener jd dokter kandungan gitu gak ya?xixixixixixixi
    keren mi,ceritanya menyentuh tak tunggu part selanjutnya

    • 라미 'Rahmi' 15 November 2010 pada 5:58 PM #

      aduuhhh kk jgn bawa2 SARA…
      sarah sechan aja….
      haahahhahha

      iya tuh kyu katarak ya?? *digebukin nden*

      ahahahahahahah
      tempe oh tempe

      sepertinya kak…..
      tp rada aneh ngebayangin tampang nden yg sunda bgt jadi org korea… hahaahaha /plakkkk

  5. Aya BumsSoEul 15 November 2010 pada 10:32 PM #

    kyaaaa . kkaaak . KEREN .!

    tp sediihh . huaaa😥 ..

    ciyeee . kak nden dah nikah ma Kyu Hyun yaa ..
    gmna yaa muka ka nden jd istri’ Kyu Hyun.?
    hehe ..

    • 라미 'Rahmi' 15 November 2010 pada 11:13 PM #

      huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

      hmhmhm saya juga mikir, gimana mukanya nden ya… hahahaahahh

      gomawo aya

  6. Nden BumSsoeulSangEun 16 November 2010 pada 12:06 AM #

    author…………..authorrrrrrrrrrrrrrrrr
    kerennnnnnnnnnnnnnnnn kerennnnnnnnnnnnn
    aku sukaaaaaaaaaaaa aku sukaaaaaaaaaaaaaaa
    jiahahaha aku tampil
    ayeayyyyyy
    aku kasih nilai A buat author rahmi
    hahahahahahahahaha
    karena telah berhasil membuat aku senyum2 gaje
    baca dialog aku sendiri
    bener berasa aneh aku juga
    hahahahahahahahaha

    aduhhhhhhhhhh bener2 deh
    itu bapaknya so eun
    Kejammmmmmmmmmm kejammmmmmmmm
    *ngedadak jadi umi elvy*

    ya ampun
    tragis bener.. itu makan ma ikan
    mau ngutang..cukman ada telur
    “plakkkkkkkk padahal dirumah aku juga ma telur makannya*

    sedihhhhhhh ih so eun you’re so cool
    berani ninggalin kemewahan demi cinta
    kalo aku GAK AKAN.. *plakkkkkkk matre*

    aku suka.. aku suka..
    kim bum kamu kerja di kantor suamiku aja
    hahahahaha belaga nih orang..*jederrrrrrr*
    beneran deh suamiku kyu udah bilang ma aku
    katanya suruh bilangin so eun

    bener deh reader ngedadak pingsan setelah ngobrol bareng bumsso
    langsung ngedadak mimisan pas pelukan ma seobangku
    Akang kyu hyun anu kasep tea
    euleuh euleuh eta fotna mani kinclongden dan 1000 paus menyukainya
    LIKE MY DIALOG
    aku kasih binta + nilai A buat authir
    *reader korban cagur*

    aduhhhhhhhhhhhh gak kerasa 1 part lagi
    tunggu reader mau maksa n rayu authorbuat nambah 6 part lagi
    ahhhh
    reader yang lainyya doai yah
    semoga berhasil berhasil..
    *gaya dora*

    udah gak bisa berkata-kata lagi
    udah ada dialog min mi ma bumsso n kyuudah cukup n berlebih bagi saiia
    kalo bisa tambahin lagi 100- part Min Mi nya banyakin
    *plakkkkkkkkkkkkkkkkkkk digolok author.. reader yang lain pada mabok*

    ahaha kak pokoknya..
    LIKE THISSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS
    100 jempol gorila dan king kong
    aku kasih buat ka mi…a.k.a Park je Kyung
    Bu gurunya han Byul
    istrinya Siwon
    acarnya Wooyoung ma Nich khun…
    kakaknya Min Mi istrinya Kyu
    anaknya bumsso….
    Lengkap lah………… hahahaha
    LANJUT!~!

    • 라미 'Rahmi' 16 November 2010 pada 1:47 PM #

      nden ngamuk di ff saya………….
      andweeeeeeeeeeee
      gawat KCFF berguncang… huaaaaaaaaaaaaaa

      emang kamu aneh kan??

      jjah ngedangdut….

      ckckckckkck… ngatain tragis… ternyata reader juga tragis

      so eun you’re so cool –> ye ye.. yoyo bro… you’re so cool… bro…. *ngerap ala kimjoon*

      reader matre, reader matre, ke laut aje… *nyanyi mode on*

      ckckkckkckck.. iya kinclong euy… kayak detergen… hahahaahahah

      tunggu reader mau maksa n rayu authorbuat nambah 6 part lagi –> author gantung diri di pohon cabe….

      kalo bisa tambahin lagi 100- part Min Mi nya banyakin –> mending saya yg dibanyakin….

      iya lengkap bgt…. haahahhhhhahahhaha
      tp 1 kurang… selingkuhan yunho…. *kaburrrrrrr dikejar2 go ara*

      tunggu…………
      hahahhaahha
      gomawo

  7. puchaabyzone 17 November 2010 pada 1:44 PM #

    annyooooooonggggg mimi……

    jongmal mianhae baru bisa comment *bow 180 derajat hehehe

    wuaaaaa progress ceritanya cepet yah,,tiba2 soeun udah nikah ma kim bum,,tapi reader yang imut ini suka ceritanya..q^^P

    “Sekarang sebaiknya kau pergi dari rumah ini. Aku tidak akan mengakuimu sebagai putriku lagi dan menganggap kau bagian dari keluarga ini lagi. Pergi kau!! Jangan lagi kembali ke rumah ini lagi!!” lanjut ayah so eun sambil berlalu dari hadapan putrinya.—–>>>wuaaaaa kejamnya ayahnya soeun,,belum pernah di demo ma mates sedunia akhirat yah

    “Kalau kau tidak mau, biar setelah makan ini aku akan mengutang dulu pada Tuan Park beberapa ekor ikan untuk makan kita besok,” lanjut Kim Bum.“Andwae.. Tidak usah, Bum,” jawab So Eun. “Tidak apa-apa kalau besok kita cuma makan dengan lauknya telur saja, yang penting kita bisa makan. Lagipula kau sudah seharian berlayar, kau pasti sangat lelah.”Mereka pun menghabiskan makan malam yang sederhana itu.——>>>>wuaaaaaahuaaaaa kasian banget hidup kim bum dan soeun,,,sini2 aq kasih daging qurban,,mumpung td dpt jatah hehehe

    Dokter Min Mi tersenyum. “Chukahae, Tuan Kim, Anda akan menjadi seorang ayah. Istri Anda sedang hamil 4 minggu.”—->>>yeeeaaayyyy *reader langsung jingkrak2…

    Di sela-sela pembicaraan So Eun dengan dr. Min Mi, ada suara orang yang datang……… *author pingsang sesaat saat mengetik adegan ini*“Oppa……,” kaget dr. Mim Mi yang melihat suaminya, Kyu Hyun, datang tak diundang, “Kau kapan datang? Kenapa tidak memberitahuku?” tanya dr. Min Mi sambil memeluk suaminya. *author pingsan lagi*—->>>ikutan author pingsan *gubrak,,,,ngk bisa ngbayangin wajahnya dr min mi kayak gimana heheheeh

    ayo,,,,ayo,,,,diupdate mimi ASAP
    puchaaby disini sangat menyukai ff anda…

    kamsahamnida
    _bow_

    • 라미 'Rahmi' 17 November 2010 pada 3:17 PM #

      tapi reader yang imut ini suka ceritanya..q^^P –> ???? imut?? *pingsan* /plakkkkk *kaburrrrrrrrrrrrrr

      wuaaaaa kejamnya ayahnya soeun,,belum pernah di demo ma mates sedunia akhirat yah –> ayo kak.. kita demo… aku siapin nuklir, ntar kk yg bawanya ya….

      wuaaaaaahuaaaaa kasian banget hidup kim bum dan soeun,,,sini2 aq kasih daging qurban,,mumpung td dpt jatah hehehe –> iya nih… kita masak bareng… bikin sate daging, bulgogi, apa lagi ya…. *mikir sambil jongkok*

      yeeeaaayyyy *reader langsung jingkrak2… –> *author ikut jingkrak2*

      ikutan author pingsan *gubrak,,,,ngk bisa ngbayangin wajahnya dr min mi kayak gimana heheheeh –> sama.. aku juga mikir dari kemarin…. haahhahaaah wajah nden kan sunda bgt

      g janji cepet kak tiwi herawati.. itukan namanya?? haahhaahahah
      tunggu final partnya….
      gomapseumnida

  8. ivanaa 18 November 2010 pada 10:41 PM #

    wuaaaaaa bagus bagus, tpi miris baca kisah hidupnya bumsso.. Semoga kim bum dapet kerja yg lumayan trs mreka hidup bahagia selamanya dehh.. Lanjutkan eonniee..

    • 라미 'Rahmi' 19 November 2010 pada 7:11 PM #

      AMIINNNN
      gomawo udah baca
      tunggu aja ya

  9. geill 22 Desember 2011 pada 11:02 PM #

    waaaa, tambah seru aja nih ff-nya.
    ternyata mereka nikah diam2, tp ke tauan jg, ya…….. mo gmn di tutupi jg bakal ketahuaan, secara gt bpknya so eun oka(orang kaya).
    gmn ya kelanjutan kisah hidup mereka ya?????????????????
    demi mengetahuinya aq bc dl ff-nya………………………….cauuuuuuuuuuuuu……

  10. Gee 23 Desember 2011 pada 1:32 PM #

    Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    ada kYu-oppa…seneeeeeeeeeeeeeeeng…
    Ih, kok meluk2 Nden Eon siy..bQin aq mengkeret ajah……..Aisssssssssshhhhhhhh

  11. Aisha 19 September 2013 pada 3:17 PM #

    ceritanya terlalu pendek

    • mybabyLiOnew 25 September 2013 pada 4:33 PM #

      terima kasih udh nyempetin baca. maaf kalau pendek, namanya jg short story🙂

  12. Kim Jihyun 11 Januari 2014 pada 9:09 AM #

    hidup mereka kasian ya-,- ah appanya soeun sih

  13. Dela safitri 13 Februari 2015 pada 12:44 PM #

    Ayah sso kejam bgtt,, sampai tega gitu ke ananya,,,
    Sediiih kehidupan bumsso ini

  14. humairah khairani 13 April 2016 pada 11:14 AM #

    Wah knpa so terus melamun. Ap dy menyesal telah bersama dgn kim bum? Semoga tdak
    Ye akhirnya mereka bertemu dgn org yg berhati malaikat
    Smga sja mereka bsa slalu bersama d wktu ska n duka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: