KCB Season 2, Episode 8 (You’ll Die Beside Your Love)

16 Okt

3 EPISODE TERAKHIR

Annyeong….chinngu..mates..saeng..eonnie

Ketemu lagi ma lanjutan FF ini

Langsung aja deh..capcus..

Enjoy this..^^

“Annyeong………eonnia..”. sapa min ji dengan riang. So eun melotot.

“Min Ji-ah..???”. kaget so eun.

“Bolehkah aku masuk??? Boleh yah..”. Ucap min ji dengan wajah manisnya itu. So eun tersenyum. “Masuklah…”. Ucap so eun.

Min Ji dan So Eun berjalan menuju ruang tengah. Min Ji langsung duduk di atas kursi putih yang langsung berhadapan dengan layar televisi. So eun pun duduk dekat dengan Min Ji, So Eun masih heran ada angin apa adik iparnya berkunjung ke kediamannya dan Kim Bum.

“Apa dia menjadi mata-mata keluarga??”. Batin so eun sambil menatap Min Ji.

“Eonnie.. aku tak menyangka rumah kalian senyaman ini.. wah rasanya begitu damai berada di rumah ini”. Ucap Min Ji. So eun menatap heran.

“Tidak bagiku..”. Batin So Eun.

“Min Ji-ah kau mau minum apa??? Aku ambilkan dulu yah”. Ucap So Eun sambil beranjak dari temapt duduknya.

“Ah..sudahlah aku kan bukan tamu.. nanti aku ambi sendiri kalau haus”. Ucap Min Ji.

“Sudahlah… aku buatkan jus jambu merah yah”. Ucap so eun.

“Baiklah eonnie.. mianhe aku merepotkan”. Ucap Min Ji. So eun terlihat sedang membuat jus jambu merah untuk Min Ji. Min Ji pun melepas kantong nya, diapun mulai membuka pembicaraan ringan dengan kakak iparnya itu.

“Eonnie.. tak apa kan aku berkunjung kemari?”. Tanya Min Ji sambil menatap so eun di dapur yang langsung dapat terlihat dari ruang tengah karena tanpa sekat.

“Tentu..kau itu adikku kan”. Ucap so eun.

“Gomawo eonnie..”. Ucap Min Ji sambil tersenyum manis.

“Aku ingin menginap disini yah.. besok kan hari minggu”. Ucap Min Ji, so eun kaget mendengarnya.

“Mwo???mwo????”. Kaget so eun.

“Ne… kenapa tidak boleh yah??? Aku hanya ingin mencoba tinggal bersama kakak-kakaku”. Ucap Min Ji.

“Ah..aniyo…. aku hanya kaget saja.. tentu saja boleh…”. Ucap so eun ragu dengan ekspresi wajah bahagia namun sedih, ya bagaimana tidak sedih hidupnya makin runyam saja.

“Wah..jeongmal gomawoyo….”. Ucap Min Ji. So Eun berjalan menghampiri Min Ji dengan segelas jus jambu merah ditangannya.

“Hm…tentu.. sekarang ayo minum dulu jus nya”. Ucap so eun. Min Ji pun spontan memeluk so eun, So hanya yengir sealakadarnya saja.

Min Ji segera meneguk jus buatan kakak iparnya itu. Sementara so eun kembali duduk dan membaca majalah fashion yang tadi sedang dia baca.

“Eonnie, tadinya haremoni merengek ingin kesini juga.. “. Ucap Min Ji santai sambil beranjak dari kursinya, kemudia melihat foto pernikahan So Eun dan Kim Bum yang besar di dinding.

“Mwo?? Haremoni???”. Teriak so eun kaget. “Aishhh haremoni sepertinya ingin selalu menguntit pantatku dan Kim Bum, meskipun sudah satu bulan lebih kami menikah”. Gumam so eun dalam hati.

“Aku tak menyangka akan terjadi seperti ini”. Ucap Min Ji. “Heh???”. So eun tak mengerti dengan perkataan Min Ji. Min Ji berpaling menoleh So Eun.

“Jadi eonnie itu sudah kenal dengan oppa sejak SMA yah?”. Tanya min ji, so eun melongo. “ohoho..iya…”. Jawab so eun sok tahu. “sejak SMA darimana, aku baru mengenalnya beberapa bulan lalu”. Gumam so eun dalam hati.

“Ternyata eonnie yang telah membuat kakak seperti ini. Aku dulu tak tahu jika lagu “Confession” itu adalah lagu untuk eonnie. Cinta kalian begitu kuat”. Ucap Min Ji. So eun semakin tak mengerti.

“Dulu waktu masih SMA, oppa begitu menggebu dengan ambisinya menciptakan lagu itu. Aku tahu bagaimana perjuangan oppa dalam penciptaan lagu itu, dia begitu bisa menahan sifat egonya, dia bisa mengeluarkan segala perasaan yang hanya ada dalam hatinya selama ini. Aku sempat bertanya pada oppa, oppa menjawab jika makna lagu itu tidak akan bisa tergambarkan sekalipun oleh seorang seniman yang pandai mengalustrasikan kata-kata kedalam sebuah seni, hanya orang yang memiliki lagu inilah yang dapat mengerti dan memasuki rahang cinta yang telah oppa alurkan dalam setiap kata yang mengandung rasa sayang”. Ucap Min Ji. So eun sejenak terdiam.

“Begitu berartikah lagu itu??? Pantas dia tak rela orang-orang menganggap lagu itu untukku. Bukan aku wanita yang bisa menyelami rahang cinta itu min ji-ah”. Batin so eun dalam hati.

“Pada awal klarifikasi aku sempat kaget, tapi oppa tak salah.. wanita pemilik lagu ini adalah wanita indah yang sanggup membuat kakaku menangis dan terpuruk saat ditinggalkannya. Eonnie, dulu kau pernah putus yah dengan oppa?”. Tanya Min Ji. So Eun sudah tak tahu harus berkata apa lagi, dia sungguh terjebak dalam situasi ini.

“Kenapa memangnya?”.  Tanya So eun.

“Oppa ku sempat seperti orang mati yang hidup. 6 bulan baru dia kembali ke wujud aslinya sebagai seorang Kim sang Bum. Maka dari itu aku senag akhirnya oppa bisa melabuhkan cintanya pada gadis yang pertama kalinya bisa membuat oppaku menyematkan cintanya”. Ucap Min Ji.

“Kau tampak mengetahui segalanya tentang oppa mu yah?”. Tanya So Eun.

“Beginilah nasib jika hanya dua bersaudara. Kepada siapa lagi aku berbagi, dan memang aku dan oppa dekat, meskipun oppa tak bercerita padaku aku bisa mengetahuinya. Eonnie gomawo untuk semuanya… selalu membuat oppa ku ceria”. Ucap Min Ji. So Eun tersenyum dengan hati tak enak. “Min ji-ah maafkan aku berbohong”. Batin so eun.

Sementara itu di ruang latihan, ternyata Kim Bum sedang latihan bersama anggota band nya. Namun latihan di hentikan.

“Boss.. kita sudahi dulu latihannya”. Ujap Jang Wook, sang bassis yang imut itu.

“Sepertinya kau sakit??? Sungguh kau tak apa?”. Tanya Rang in sang keyboardist, yang memang teman kecil Kim Bum juga.

“Aku tidak apa.. ya sudah istirahat dulu”. Ucap Kim Bum.

Kim Bum pun menyimpan gitarnya dan mulai mengatur posisi duduknya. Tak lama handphone-nya berdering. Tertera nama Kim So Eun yang memanggil. Kim bum mengangkat teleponnya.

Yeoboseyo…

Bum-ah kau dimana sekarang??? Cepat pulanglah..

Kau ini kenapa?? Baru aku tinggal sebentar juga..

Kau mau aku mati gaya di depan adikmu?

Mwo?? Kenapa memangnya?

Adikmu datang.. kau harus cepat pulang..

Sekarang?? Tapi aku sedang…

Aku tak mau tahu.. PULANGGGG!!!!!!!!!!!!!

“Istrimu yang menelepon bos?”. Tanya Han Gun sang drummer. Kim Bum mengangguk.

“Siang seperti ini kau sudah disuruh pulang, beginilah kalau sudah menikah hahaha, seperti anak kecil saja”. Ledek Jang Wook.

“Ne.. aku disuruh pulang, ada urusan”. Ucap Kim Bum.

“Boss… setelah menikah hidupmu banyak berubah kah?”. Tanya Han Gun.

“Ani.. sepertinya yang berubah hanya sekarang aku mempunyai teman tidur, guling hidup yang bisa aku peluk dan ciumi dengan penuh rasa sayang”. Ucap Kim Bum, semua anggota band-nya tertawa.

“kalian pasti iri.. makanya segeralah menikah..”. Ucap Kim Bum.

“Aku iri padamu boss”. Ucap Rang In.

“Sudahlah.. istriku sudah menungguku.. aku pulang dulu..”. Ucap Kim Bum.

Di kediaman bumsso. So eun terlihat sedang asyik mengobrol dengan adik iparnya itu. Min Ji begitu asyik berbincang dengan so eun. mungkin karena selama ini dia hanya mempunyai kakak laki-laki dan sekarang ada so eun, sehingga membuat Min Ji betah lama-lama didekat so eun.

“Aku belum pernah melihat kekasihmu.. kapan kau mau mengenalkannya padaku?”. Tanya So eun. Min Ji terdiam.

“Aku belum memiliki kekasih eonnie”. Ucap Min Ji.

“Kau itu cantik.. lelaki mana yang tak mempunyai mata yang jeli aku jampe-jampe”. Ucap So Eun. Min Ji menatap so eun.

“Orang yang kusukai ada, tapi belum tentu dia menyukaiku”. Ucap Min Ji.

“Bolehkah aku memberi saran?”. Tanya So Eun. Min Ji mengangguk.

“Kau itu dilahirkan dengan raga yang bagus.. wajah yang cantik alami dengan senyum yang indah dan manis. Sayangnya kau tak bisa mengurus dan membuat dirimu lebih cantik. Mungkin kau perlu sedikit ku poles”. Ucap so eun.

“Maksud eonnie?”. Tanya Min Ji.

“Cobalah buat dirimu cantik, kau sudah cantik, alangkah baiknya jika kau merawat dan mempercantiknya bukan??? Lain kali kita ke salon, bagaimana??”. Ajak so eun.

“Baiklah.. aku senang mempunyai kakak perempuan yang bisa berbagi masalah seperti ini”. Ucap Min Ji.

“kalau boleh aku tahu, siapa pria yang telah meluluhkan hati adiku ini?”. Tanya so eun.

“Pria itu, kakak kelasku di sekolah, dia orang pertama yang bisa membuat jantungku berdebar tak beraturan. Meskipun hanya dengan memandangnya satu kali bisa menjadi bekal makananku selama seminggu. Dia tampan, pintar dan mempunyai senyum yang tulus, suaranya yang lucu bisa membuatku nyaman”. Ucap Min Ji.

“Wah..kau mendeskripsikan dia begitu mendalam. Sepertinya dia sudah menempati hatimu yang terdalam?”. Ucap So Eun. “Eh maksudmu menatapnya bisa menjadi bekal makananmu itu apa??? Kau anggap dia nasi gulung?”. Canda so eun.

“Maksudku.. kadang aku hanya melihatnya satu minggu satu kali, ketika jam pelajaran olahraga, karena di hari biasa aku jarang menemukannya. Dan sekali aku menatanya bisa untuk seminggu jatah hatiku untuk melihatnya. Jadi aku save dalam pikiranku untuk seminggu. Begitulah caraku selama ini bertahan untuk dia”. Ucap Min Ji.

“Aku salut padamu.. memangnya dimana pertama kali kau mengenalnya???”. Tanya so eun semakin asyik dengan cerita Min Ji, dia tak tahu kalau orang yang dicintai Min Ji adalah Yoo Seung Ho, orang yang tak jauh dari kehidupannya.

“Aku pertama kali melihatnya ketika penerimaan siswa baru di sekolah Shinwa. Karena suka fotografer dan dia juga anggota club fotografi di sekolah sepertinya itu alasan dia menjadi panitia sekaligus seksi dokumentasi sekolah. Waktu upacara pembukaan aku berbaris di barisan pertama, dan aku langsung berhadapan dengan dia yang sedang memotret ratusan siswa baru Shinwa. Dan alangkah senangnya aku ketika masuk kelas dan datanglah mentor kelasku, ternyata dia adalah mentor kelasku”. Ucap Min Ji.

“Kisah SMA yang memang lazim terjadi”. Ucap So Eun.

Tak lama handphone so eun berdering, So en segera mengangkat teleponnya.

Yeoboseyo…. Oh.. Ara-ssi

So Eun-ssi nanti malam kau jangan lupa datang yah.

Datang kemana?? Aku lupa

Omo.. pernikahan JaeWook sunbae, kau lupa?

Oh.. ye, aku ingat. Aku akan datang..pasti.

Jangan lupa ajak suamimu.. aku juga mengajak Il Woo

Hmmm…

Ya sudah kalau begitu, annyeong….

So eun kembali duduk menghampiri Min Ji.ohongnya

“Eonnie, sekarang eonnia yang ceritakan padaku kisah eonnie dan oppa, waktu itu??? Sama sepertiku bukan, pada masa SMA?”. Tanya min ji,

“Gila. Apa aku harus membohongi anak ini lagi”. Batin so eun sambil tersenyum terpaksa.

“Ayo… aku penasaran.. palli (cepat)”. Ucap Min Ji.

“Baiklah, jangan katakan pada oppamu aku cerita yah”. Ucap so eun. min ji  mengangguk.

“ Aku dan Kim Bum bersekolah di SMA yang berbeda. Kim Bum dekat dengan temanku, dia bernama Go Ara. Pada acara pesta ulang tahun Ara, dia datang aku pun datang. Aku tak mempunyai firasat jika kelak aku akan berjodoh dengan pria yang sama sekali tak aku perkirakan. Pada waktu itu, sepertinya tempat sudah di set, sehingga pintu masuk langsung berhadapan dengan panggung kecil. Aku datang terlambat pada waktu itu, sepertinya semua undangan telah hadir, dan tinggal aku yang belum datang. Ketika aku masuk kedalam ruangan langsung berhadapan dengan oppamu yang sudah siap memainkan saxophone nya. Aku pun menjadi pusat perhatian. Aku terkesima mendengar dan melihat permainan oppamu… namuan sepertinya…”. Ucap so eun mulai buntu ide bohongnya. Tiba-tiba terdengar suara dari arah depan.

“Namun..aku yang jatuh cinta duluan pada gadis manis yang memakai gaun berwarna peach tua dengan wajah yang cantik alami”. Sambung Kim Bum. So eun dan Min Ji kompak menoleh.

“Oppa….”. Sambut Min Ji. So Eu lega dan mengelus dadanya.

Sore pun tiba, setelah makan dan berbincang dengan Min Ji Kim Bum masuk kedalam kamar So Eun atas instruksi dari So Eun. wajah Kim Bum mulai terlihat tambah pucat saja.

“Bum-ah”. Ucap so eun. “Hmmm”. Jawab Kim Bum.

“Kau ikut aku yah ke acara pernikahan teman”. Ucap so eun.

“Aku tak bisa… sepertinya aku kurang enak badan”. Ucap Kim Bum.

“Yah.. lalu aku pergi dengan siapa?? Takut kita di skandalkan ada masalah”. Ucap So Eun.

“Kalau begitu kau ajak saja Min Ji, Min Ji kan adiku, jadi akan aman”. Ucap Kim Bum.

“Baiklah kalau begitu”. Ucap So Eun.

“So Eun-ah sampai kapan aku begini??? Aku harus tidur dimana, kenapa aku tak boleh masuk ke kamarku?”. Tanya Kim Bum.

“Kamarmu dipakai Min Ji, dia kan menginap. Lagipula kalau kita tidur terpisah Min Ji bisa curiga dan melaporkannya. Jadi kita tidur disini saja malam ini”. Ucap So eun.

“Kita tidur satu kamar malam ini?”. Tanya kim bum kaget, so eun mengangguk.

“Baiklah.. kalau kau kurang enak badan, istirahat saja.. aku mau pergi ke salon dulu dengan Min Ji, jaga rumah baik-baik yah”. Ucap so eun, kim bum mengangguk.

So eun segera masuk ke kamar Min Ji, Min Ji terlihat terdiam dikamar Kim Bum.

“Kau kenapa Min Ji?”. Tanya so eun diambang pintu.

“Eonnie.. apa kau dan oppa tidur terpisah, aku baru menyadari kalau barang-barang oppa ada dikamar ini, bajunya oppa juga disini semua”. Selidik Min Ji.

“Ah…kau ini…m..m..”. Ucap so eun.

“Jawab aku.. kalian???”. Selidik Min Ji.

“Ah… iya, karena baju kami yang banyak, jadi lemari bajunya dipisah… tapi aku dan oppa mu masih tidur satu kamar dong.. rasanya dingin tidur sendiri”. Ucap so eun sambil tertawa dusta.

“Oh..begitu yah.. aku kira kalian tidur terpisah”. Ucap Min Ji.

“Aniyo… kau tahu bajuku banyak, begitupun baju kakakmu, kalau lemari ini dimasukan dikamar, maka kamar akan sempit, jadi lebih baik barangbarang kami pisah saja”. Dusta so eun. ”Oh iya, aku datang kemari untuk mengajakmu pergi”. Ucap So eun.

“Odiroyo?”. Tanya Min Ji.

“Acara pernikahan temanku.. sekalian kita praktekan yang tadi… sekarang kita ke salon”. Ucap so eun. “Bagaimana?”. Sambung so eun lagi.

“Boleh…”. Jawab Min Ji.

So eun dan Min ji segera pergi ke salon, mereka berdua di rias sebegitu cantiknya, mereka tampak seperti teman sejawat saja, mungkin karena factor tubuh so eun dan wajah so eun yang masih terliat muda. Setelah selesai mereka berdua langsung pergi ke tempat acara. Sesampainya disana Min Ji terkesima melihat begitu banyak artis, yang selama ini hanya bisa dia lihat di televise sekarang semuanya nampak jelas.

“Min ji-ah.. aku kesana dulu yah sebentar, kau disini yah.. aku tak akan lama, ada temanku menunggu disana”. Ucap so eun.

“Ye…eonnie, aku aka nada disini”. Ujar Min ji.

“Baiklah kalau begitu”. Jawab so eun.

So eun segera pergi menghampiri temannya sekaligus menyalami sang pengantin. Sementara itu Min Ji masih terpesona dengan para tamu yang rata-rata selebrities, rasanya dia ingin meminta tanda tangan mereka, apalagi dia terkesima melihat penampilan pengisi acara, ada penyanyi idolanya Kim Ye Sul dan Jisun, tiba-tiba ada yang tak sengaja menubruk Min Ji.

“Mianheyo… gwencanayo????”. Ucap yang menabrak Min Ji.

“Oh.. gwencana….”. Ucap Min Ji, kemudian min ji menatap si penabrak, dan ternyata eh ternyata.

“Min Ji-ah..”. Ucapnya.

“Seung Ho sunbae…”. Ucap Min Ji dengan senyum semringah.

“Ah.. mianhe, sepertinya setiap kali kita bertemu selalu saja ada insiden tubrukan seperti ini”. Ucap seung ho, min ji hanya membalas dengan senyuman. “Kenapa kau bisa ada disini??? Kau datang bersama dengan siapa?”. Tanya Seung Ho.

“Oh.. itu karena oppa ku kurang enak badan sehingga aku yang diajak eonnie kemari”. Jawab Min Ji.

“Oh..ye noona.. dimana so eun noona?”. Tanya Seung ho.

“ Menemui temannya dulu”. Jawab Min ji.

So eun pun setelah menyalami sang pengantin dan menemui sahabatnya berniat ingin kembali menghampiri Min Ji, setengah jalan dia melihat dari kejauhan Min Ji tengah asyik mengobrol dengan Seung Ho, mereka berdua tampak senang karena mereka saling tertawa renyah, entah apa yang mereka bicarakan, so eun yang melihat hanya tersenyum saja.

“Andai saja Min Ji belum menyukai kakak kelasnya, aku ingin mendekatkan mereka. Mereka cocok sekali, tapi mungkin memang bukan jodoh…mungkin pria yang telah mendapatkan hati Min Ji lebih baik dari seung Ho”. Batin so eun.

Jam sudah menunjukan jam 10. p.m So eun tak bisa berlama-lama, kasihan Min Ji sepertinya sudah mengantuk, lagi pula entah kenapa daritadi so eun merasa tak nyaman berada dipesta, rasanya dia sangat gelisah. Sesampainya dirumah Min Ji yang sudah mengantuk langsung masuk kedalam kamarnya Kim Bum. Sementara so eun masuk ke kamarnya, di dapatinya Kim Bum yang terlihat tidur dengan gelisah.

“Dasar kecobong.. kenapa tidurnya tak beraturan seperti itu..”. Ucap so eun sambil menyimpan tas kecilnya diatas meja rias. Dia beranjak berniat membangunkan Kim bum untuk tidur dilantai.

“Kecobong bangun..kecobong…”. Bisik So Eun. “Aneh biasanya dia bangun aku panggil kecobong… “. Batin So eun. Tak sengaja tangannya menyentuh tangan kim bum dan alangkah terekjutnya dia dengan apa yang dia rasakan.

“kenapa barusan aku seerti bersentuhan dengan sesuatu yang panas yah???”. Batin so eun, ketika dia menoleh dia melihat kim bum yang meskipun memejamkan matanya tapi mulutnya seperti semu mau muntah atau susah bersendawa.

“Bum-ah..bum-ah.. kau kenapa?”. Ucap so eun sambil menggucangkan badan Kim Bum. Ketika dia menyentuh tangannya terasa panas.

“Wah..ada apa ini.. badannya panas”. Khawatir so eun.

“So eun-ah kau sudah pulang?”. Kim Bum mulai tersadar.

“Bum-ah kau kenapa????”. Tanya so eun.

“Sepertinya aku masuk angin dan demam”. Ucap Kim bum lemah.

“Masuk angin yah???”. Ucap so eun, kemudian dia beranjak menuju meja riasnya, diambil minyak gosok,  so eun kembali menghampiri kasur dan segera membuka selimut kim bum.

“Dingin.. apa yang mau kau lakukan??”. Tanya Kim Bum.

“Dada, perut dan punggungmu aku oles minyak gosok ini yah.. untuk menghangatkan tubuhmu.. ayo..” Ucap so eun.

“Seperti minyak bayi…”. Ucap Kim Bum.

“Tapi bisa menghangatkan tubuh, sudah diam saja”. Ucap so eun. dengan sigap dia meneteskan minyak itu ditangannya, kemudia dia membuka kaos Kim Bum, dia balurkan minyak itu di dada dan perut Kim Bum. “Bangunlah.. aku akan mengoles punggungmu”. Ucap so eun. Kim Bum hanya ngikut saja. Setelah selesai Kim Bum berbaring lagi, dan diselimuti oleh so eun.

“Seperti bayi”. Ucap Kim Bum. “Bau bayi…”. Sambungnya lagi.

“Wah..kenapa badanmu panas seperti ini?”. Gumam so eun sambil memegang kening kim bum yang panas itu. Segera dia turun ke dapur membawa air dan es balok serta handuk kecil. Tak lama dia kembali lagi berlari menaiki anak tangga, so eun begitu khawatir. Dia segera memasukan handuk kedalam campuran air dan es, kemudian memeras handuknya dan memasangaknnya di kening Kim Bum.

“Kau tidur saja.. masih mual???”. Tanya so eun.

“Sedikit mual..”. Ucap Kim Bum.

“Sudah malam seperti ini kau mau kalau kita kerumah sakit?”. Tanya so eun.

“Tidak perlu.. aku tak suka rumah sakit”. Ucap Kim Bum.

“Tunggu sebentar yah..”. Ucap so eun.

So eun kembali menuruni anak tangga, dia bergegas kedapur, jam sudah menunjukan jam 2 pagi, so eun tengah sibuk membuat the gingseng untuk Kim Bum. Ketika memasak so eun baru sadar akan sesuatu.

“OMO.. aku baru sadar.. tadi tanganku memegang dada Kim bum.. aishhhhhhhhhh tangan apa yang kau lakukan tadi?? Kenapa aku jadi begitu khawatir.. tapi dia sakit bukan karena aku suruh membenarkan genteng kan??”. Ucap so eun selama memasak.

“Wah.. aku belum tidur sudah jam 2 pagi”. Sambungnya lagi.

“Ah.. pedulilah..”. Sambungnya lagi.

Selesai membuat the ginseng So Eun kembali naik ke atas menuju kamarnya, Kim Bum terlihat masih gelisah tak tidur.

“Minum dulu.. aku sudah buatkan kau the ginseng.. bagus untuk menghangatkan tubuhmu.. semoga rasa mualnya hilang”. Ucap so eun, n sudah jam setengah tiga dia belum mengantuk Kim bum meluai beranjak untuk minum.

“Jeongmal gomawoyo.. kau tidurlah.. aku tidur di lantai saja”. Ucap Kim Bum mau beranjak.

“Aniyo… kau gila, aku susah payah mengurusmu.. kau mau membuat dirimu tambah sakit, sekarang au tidur kecobong kecil”. Ucap so eun sambil menidurkan Kim Bum.

“Kau tidur dimana?”. Tanya Kim Bum.

“Dimana saja”. Ucap so eun.

Beberapa kali so eun mengganti kompresan Kim Bum, akibat dari obat yang diberikan so eun Kim Bum perlahan mulai tidur. Sementara so eun, sudah jam setengah 3 pagi tapi dia belum mengantuk.

“Kenapa aku seperti seorang istri??? So eun-ah ingatlah.. kembaliah so eun”. Batinnya, kemudian so eun menatap Kim Bum. Panasnya masih tinggi. So eun sudah pusing.

“Kalau tahu kau sakit seperti ini.. aku tak akan pergi ke acara itu”. Gumamnya. Lama kelamaan so eun tertidur juga disamping ranjang Kim Bum.

Jam menunjukan jam 5 subuh, hari masih pagi, entah kenapa so eun sudah terbangun. Padahal dia baru tertidur jam 3 lebih. Dia membuka mata dan melepas kompresan kim Bum, dipegangnya kening Kim Bum.

“Syukurlah panasnya sudah turun”. Lega so eun.

Dia segera beranjak menuju dapur dan membuat bubur. Tak lama Min Ji bangun.

“Eonnie.. pagi kau sudah bangun?? Apa yang eonnie lakukan?”. Tanya Min Ji.

“Membuat bubur untuk oppa mu.. dia sakit kan”. Ucap so eun.

“Tapi sudah sembuhkan???”. Tanya Min Ji, so eun mengangguk. “Ada yang bisa aku bantu?”. Tanya Min Ji.

“Buatkan saja susu untuk oppamu.. bisakan?”. Tanya so eun. “Tentu”. Jawab Min Ji.

“Nanti antarkan ke kamar oppamu yah.. gomawo Min Ji”. Ucap so eun.

So eun pun telah selsai membuat bubur, sudah jam setengah 7 saja. Dia segera menyiapkan piring-piring makanan dan bubur di nampan untuk dibawa ke kamar Kim Bum. Kim Bum makan dengan perlahan, namun dia harus menghabiskan makanannya.

“Aku tak menyangka kau bisa juga membuat bubur”. Ucap Kim Bum.

“Aku tetap wanita yang harus bisa memasak”. Ucap So eun.

“Kau perlu ke dokter hari ini?”. Tanya so eun. “Tak perlu”. Ucap Kim Bum.

Seminggu setelah kejadian. Kim Bum total sembuh. Bahkan dia sudah kembali latihan dengan Band nya, 3 minggu lagi dia akan memulai FM nya di Negara Taiwan. Sungguh hari-hari latiahn yang sungguh padat. Begitupun so eun, dia benar-benar seperti manekin loncat sana loncat sini pindah lokasi shooting drama dan film layar lebarnya. Tubuhnya semakin kurus dan kecil saja.

Jam menunjukan jam 2.35 semua siswa Shinwa bubar kelas. Min Ji jalan ke gerbang bersama dengan Ji Yeon dan Ji Hyun.

“Sekarang kau tampak sangat dekat dengan Seung Ho sunbae..aku rasa bukan hanya anak-anak dikelas atau sekolahan yang iri padamu.. tapi fans nya juga”. Ucap Ji Yeon.

“Apa yang kau bicarakan itu”. Elak Min Ji.

“Bahkan waktu jam pelajaran olahraga kalian saling mengunjungi dan memberikan air mineral.. apa maksudnya itu kalau bukan..”. Sambung Ji Hyun.

“Aku pernah mengatakan, jika sudah datang waktunya aku bisa mengenal dan dekat dengannya akan ku tetap tunggu waktu itu, dan sekarang semuanya terbukti”. Ucap Min Ji.

Tak lama dari arah gerbang dalam keluarlah motor yang ditumpangi Seung Ho.

“Min Ji-ah.. mari pulang bersama”. Ucap Seung Ho sambil memberikan senyuman manisnya.

“Mwo???”. Kaget Min Ji. Ji Yeon dan Ji Hyun melakukan acara melongo masal.

Malam menyambut kediaman bumsso. Kim Bum dan So eun tengah duduk di ruang tengah. Kim Bum sedang menonton acara music sementara so eun tengah asyik membaca majalah fashion sambil melahap apel merah segar dari kulkas.

“Aku jenuh sekali.. tak terasa kita sudah dua bulan bersama”. Ucap Kim Bum.

“Jenuh apa kecobong?”. Tanya so eun asal tanpa memandang.

“Bagaimana kalau kita buat permainan??? Kau berani bermain game denganku?”. Tantang Kim Bum. So Eun mulai mmenatap Kim Bum.

“Game apa???”. Tanya So Eun.

“Yang marah yang kalah… yang gagal yang kalah. Bagaimana berani tidak?”. Tanya Kim Bum,

“Permainan apa itu?”. Tanya so eun.

“Kita akan menjadi sepasang suami istri yang nyata tanpa rekayasa. Siapa yang tak bisa menahan emosi dan yang marah duluan dinyatakan gagal, dan dia yang kalah”. Ucap Kim Bum.

“Baiklah aku berani… kapan kita mainkan itu??? Aku akan menjadi istri yang baik. Aku ppastikan kau yang duluan lupa kalau kkita itu suami istri”. Ucap So Eun.

“Tak akan aku biarkan diriku kalah”. Ucap Kim Bum. “Besok kau libur tidak?”. Sambungnya.

“Iya, kebetulan besok aku libur satu hari”. Ucap so eun.

“Baiklah besok mulai jam 6 pagi hingga jam 12 malam game nya”. Ucap Kim Bum.

“Yang kalah mendapat hukuman apa?”. Tanya So Eun.

“Yang menang bisa menetukan hukumannya”. Ucap Kim Bum. “Baiklah”. Lanjut so eun.

Keesokan harinya, tepat jam 6 pagi, so eun sudah bangun dia segera beranjak turun ke lantai bawah, dia pergi kadapur sambil mengikat rambutnya. Di buatnya secangkir kpi Brazil kesukaan Kim Bum. So Eun pun memasang wajah manisnya sambil berjalan menuju kamar Kim Bum. Dengan leluasa So Eun masuk ke kamar Kim Bum dan memutar-mutarkan secangkir kopi di dekat wajah Kim Bum. Kim Bum mulai terbangun.

“Selamat pagi suamiku….”. Sapa so eun.

“Selamat pagi istriku…”. Ucap Kim Bum.

“Minumlah kopinya”. Ucap So Eun.

“Mantaaaaaaaaaaaaaaapppp”. Jawab Kim Bum setelah meneguk kopi itu.

Acara dilanjutkan dengan beres-beres rumah. So eun mencuci piring, gelas dan barang-barang yang kotor, sementara Kim Bum yang menyimpan barang-barang yang di cuci so eun di tempatnya. Uasana hangat terlihat jelas. Masih belum ada yang kalah ternyata. Acara selanjutnya, so eun menyapu seluruh lantai rumah, diikutin Kim Bum yang mengepelnya. Lalu so eun beranjak menyiram kebun sementara Kim Bum masih asyik memotong rumput. Cuaca begitu panas Kim Bum trlihat lumayan lelah, karena itu bukan hal yang biasa dia lakukan selama ini. Setelah selesai memotong rumput, Kim bum meneduh di teras belakang sambil duduk diatas kursi kayu. Tak lama datang so eun.

“Kau pasti panas.. minumlah… aku  telah membuatkan jus special rasa cinta”. Ucap so eun.

“Wahhhh hari ini kau tampak manis.. gomawo yoboya..”. Ucap Kim Bum sambil tersenyum.

“Tuh.. kalau kau memotong rumputnya.. halamannya jadi indah bukan??? Aku suka melihatnya”. Ucap so eun sambil tersenyum puas melihat hasil pekerjaan Kim Bum.

“Kau tak lihat aku sampai berkeringat seperti ini”. Ucap Kim Bum.

“Aku juga sangat lelah bum”. Ucapnya menunduk capek, Kim bum tersenyum menatap.

Acara selanjutnya di lanjutkan dengan agenda memasak. Namun ou ou.. kulkas kosong.. sepertinya harus belanja dulu. So Eun dan Kim Bum segera mandi dan bersiap belanja ke supermarket berdua.

“Kita berangkat sekarang?”. Tanya Kim bum, so eun mengangguk sambil tersenyum.

“Berangkat”. Ucap so eun semangat.

Merekapun berangkat belanja menggunakan mobil Kim Bum, dan tibalah mereka disupermarket. Mereka berrdua mencari-cari apa yang mereka cari.

“Woahhhhhh aku harus belanja apa???? Sikecobong kemana she.. aku harus bertanya hari ini mau memasak apa”. Ujar so eun sambil mencari Kim Bum.

So eun pun mengalihakn ppencarian membeli dulu camilan dan soft drink serta keperluan kulkas dulu. Tak lama dia baru bertemu dengan Kim Bum.

“Jadi sudah kau dapatkan??”. Tanya Kim Bum.

“Apa?? Kita mau memasak apa?? Aku bingung”. Ucap So Eun.

“Kemari ikuti saja aku”. Ucap Kim Bum.

“Baiklah”.

Setelah selesai belanja mereka pulang ke rumah dan segera melakukan acara masak bersama dengan penuh cinta. Mereka tampak senang, acara memasak dipenuhi canda tawa. Sekali mereka saling icip-icip bareng, pokoknya acara memasak itu moment yang sangat romantic, terlihat seperti real husband-wife. Stelah selesi memasak merekapun makan bersama di ruang makasekali So eun menyuapi Kim Bum, dan Kim Bum berbagi makanannya dengan So eun.

“Bum-ah.. kita main yuk”. Ajak so eun.

“Odiroyo????”. Tanya Kim Bum.

“Ayoooooooo ikut saja, kan masih sore”. Ucap so eun sambil menarik tangan Kim Bum.

Merekapun tiba di tempat tujuan.

“Wahhhhhhhh aku tak menyangka kau mengajaku ke tem[at hiburan”. Ucap Kim Bum.

“Kenapa kau tak suka???”. Tanya so eun.

“Dasar gadis gila ini mau menjebakku.. tak akan bisa, aku tak akan gagal di game ini”. Batin Kim Bum.

Mereka berdua pun menaiki wahana-wahana permainan. So eun ppun meminta Kim Bum membeli ice cream. Dan mereka berdua memakana ice cream bersama sampai pergi ke peramal. Ada rumah ramal juga di taman bermain itu.

“Silahkan duduk.. kalian berdua sepasang suami istri. Benar kan?”. Ucap peramal.

“Wah… kita baru masuk, semuanya sudah dia ketahui”. Ucap Kim Bum.

“Shhhhtttt diam”. Bisik so eun,

“Kalian berdua sama-sama orang terkenal, menikah bukan karena cinta dan kehidupan kalian sering dipenuhi aura amarah”. Ucap peramal itu. Wajah Kim Bum dan so eun kaget.

“Sebutkan tanggal lahir kalian berdua”. Ucap peramal.

“Aku 7 Juli 1989 dan istriku 6 September 1989”. Ucap Kim Bum.

“Baiklah… sekarang kalian ingin bertanya apa?”. Tanya peramal. Kim Bum hanya garuk-garuk kepala, sementara so eun terlihat mikir,

“Apakah kami akan…”. Belum selesai dia berbicara Kim Bum memotongnya.

“Apakah aku akan mati disamping istriku?”. Tanya Kim Bum. So eun menoleh kaget.

“Kenapa kau bertanya seperti itu… kematian”. Ucap so eun.

“Kau akan mati disisi orang yang kau cintai”. Ucap peramal itu.

Kim Bum dan so eun sudah keluar dari rumah ramal itu. So eun masih bingung dengan pertanyaan Kim Bum dan jawaban peramal itu. Berkali-kali so eun bertanya kepada Kim Bum kenapa dia bertanya kematian dan ingin disisi so eun, namun kim bum tak menjawabnya, dia terus mengelak.

“So eun-ah.. ada badut besar.. ayo kita berfoto”. Ajak kim Bum.

“Baiklah…”. Ucap so eun.

“Maaf, bisakah sebentar Anda mengambilkan foto kami?”. Tanya Kim Bum.

“Tentu”. Jawab orang itu.

Mereka berduapun di foto bersama badut itu.

Malamnya jam 12 sesuai dengan kesepakatan game over. Kim Bum dan so eun sama-sama kuat jadi tidak ada yang menang maupun kalah. Jadi konsekuensi yang ditetapkan mereka saling mengabulkan permintaan masing-masing.

“Jadi permintaanmu apa?”. Tanya Kim Bum,

“Buatkan aku lagu”. Ucap so eun.

“mmmm.. baiklah”. Ucap Kim Bum.

“kalau kau???”. Tanya so eun.

“Buatkan aku bubur yang enak saja”. Ucap Kim Bum.

“Baiklah..itu mudah sekali”. Ucap so eun.

Keesokan harinya, Kim Bum dan so eun sama-sama mendapat telepon dari manager masing-masing.

Bum-ah

Ye yeobseyo manager Joo

Kau bisa bertemu dengan model video clip lagumu itu

Baiklah.. dimana aku bisa bertemu dengannya?

Di Kantor management juga bisa, aku tunggu kau

Baiklah manager Joo. Annyeong

Kim Bum segera memutus hubungan teleponnya. Sementara so eun juga sedang berteleponan dengan manager Uhm.

Baik.. aku akan segera kesana

Jangan salah yah.. di Hotel GoungYi kita bertemu

Ne.. tapi sekarang kita akan membicarakan masalah apa?

Pokoknya kau datang saja, aku juga belum tahu

Baiklah…

Kim Bum dan so eun segera pergi ke tempat yang dituju. So eun pun sampai di hotel tersebut, dan bertemu dengan manager Uhm. Mereka berdua sudah bertemu dengan perwakilan tim produksi film ini. So eun duduk berhadapan langsung dengan Tuang Kang Rai Jin.

“Langsung saja aku akan membicarakan masalah ini”. Ucap tuan Kang.

“Masalah apa?”. Tanya So Eun.

“Kim So Eun-ssi dengan sangat meyesal kami harus mengeluarkanmu dari produksi Film ini”. Ujar ketua Tim produksi Film Mystery Of Love itu.

“Mwo??? Kenapa terjadi masalah seperti ini?”. Tanya manager Uhm, so eun masih shock.

“Kau tidak bisa membagi waktumu, kau terlalu sibuk dengan dramamu yang kejar tayang. Kami telah menyepakati jika kami akan mengganti Kim So Eun-ssi dengan aktris lain meskipun pembuatan film ini sudah 60%, dan keputusan ini sudah tidak bisa dirubah lagi”. Ujar Tuan Kang.

“Kenapa aku diputus sebelah pihak seperti ini?”. Tanya so eun dengan mata berkaca-kaca.

“Kau tahu untuk melakukan shooting yang ada bagianmu saja kita harus menunggu lama, kami tidak mau produksi ini tersendat hanya karena satu pihak saja. Sementara dateline Film ini harus tayang 2 bulan lagi”. Ujar Tuan Kang.

“Permisi”. Ucap so eun dengan mata berkaca.

Sementara Kim Bum, dia baru saja tiba di kantor managementnya menggunakan motor kesayangannya. Dia kemudian mengehntikan motornya lalu membuka helmnya, perlahan berjalan masuk ke dalam ruangan. Kim Bum pun masuk ke kantornya, tak disangka di kantor managernya ada seorang gadis yang menarik perhatian Kim Bum. Mata Kim Bum berkaca-kaca menatapnya.

“Nam Syin-ssi????????”. Kaget kim bum saat bertemu dengan model video clip nya dengan mata berkaca-kaca. Wanita itu beraling menatap Kim Bum memberikan senyuman.

“Mi Nam Syin-ssi???? Kau…kau…”. Belum sempat Kim Bum menyelesaikan kata-katanya.

“Maaf.. perkenalkan nama saya Park Shin Hye.. saya model video clip lagu Anda”. Ucapnya.

“Nam Syin-ssi.. kau tak ingat aku.. kau masih ada????”. Ucap Kim Bum.

“Maaf, sepertinya kau salah orang, aku Park Shin Hye… bukan orang yang kau maksud”. Ucap Park Shin Hye.

“Kau kejam… kenapa kau pergi tiba-tiba dan datang tiba-tiba…”. Ucapnya.

“Eh bum, kalian sudah bertemu ternyata, ini dia model video clip pilihanku untuk lagu “Confession”, bagaimana???? Dia adalah Nona Park Shin Hye”. Ucap manager Joo.

“Park Shin Hye????”. Ucap Kim Bum tak percaya.

“Ye.. dia adalah model muda yang sedang naik daun”. Ucap manager Joo.

“Kau bukan Min Nam Syin???”. Tanya Kim Bum.

“Bum-ah kau kenapa???”. Tanya manager Joo.

“Andweeeeeeeeeee”. Teriak Kim Bum.

Kim Bum keluar dari ruangan itu dengan mata berkaca, dia membuka jaketnya, dia memasang wajah suram, dia masih shock, waita itu mirip sekali dengan Mi Nam Syin, orang yang memiliki lagu Confession itu. Kim Bum kembali teringat kenangannya di masa lalu.

^^TO BE CONTINUED^^

Preview For Next Episode

“Bum-ah.. kau bisa kemari?? So Eun mabuk berat dan aku tak bisa mengantarkannya ke rumah, aku harus segera ke Busan”. Ucap manager Uhm di ujung telepon.

“Kenapa kau tega melakukannya??”. Ucap so eun sambil menangis.

“Kau lupa jika kau mempunyai suami seorang penyanyi?”. Tanya Kim Bum.

“Aku pergi.. jaga diri baik-baik”. Ucap Kim Bum dengan perasaan sedih.

“Aku merindukannya manager Joo”. Ucap Kim Bum seraya melihat foto di handphonenya.

“Apakah ada wanita lain di hatimu???”. Tanya so eun, Kim Bum menatap lembut.

“Aku ingin kau mempertemukanku dengan suamimu”. Ucap Jin Yi Han, so eun menatap kaget.

“Apa kau tak bisa merasakan ketulusan cintaku????”. Ucap Kim Bum geram dengan mata berkaca.

“Aku lelah..aku lelah dengan semua ini.. kita bercerai saja”. Ucap so eun sambil menangis.

Wait For Next Episode kya…!!!!

59 Tanggapan to “KCB Season 2, Episode 8 (You’ll Die Beside Your Love)”

  1. jelita 16 Oktober 2010 pada 9:27 PM #

    Lnjutin y…

    • NdenSangEun 16 Oktober 2010 pada 10:32 PM #

      Gomawo udah baca n komen
      lanjutanya jangan lupa baca yah

  2. Niiaraven 16 Oktober 2010 pada 9:48 PM #

    Satu kata buat k2. . .
    KEREN !
    Ok, lanjutin ya ?🙂

    • NdenSangEun 16 Oktober 2010 pada 10:32 PM #

      gomawo udah baca n komen yah
      lanjutanya jangan lupa baca yah

  3. RiriAngels 16 Oktober 2010 pada 9:53 PM #

    Kakak SUKASUKA XDD
    Riri SUKA
    Hahaha
    Wah KB nanya Bkl meninggal di sisi KSE apa enggak??
    Ada 2 pertanda?
    1. Kim bum mulai cinta soeun
    2. kim bum punya pnyakit Parah yg bakal ngerenggut nyawa_a howaaa xD *jadi inget adegan yoon seo n yong in di mr. Goodbye*
    Apa jgn2 kim bum bkl meninggal ya kak T.T
    Howaaa
    DITUNGGU KELANJUUUUUUTAN_A KAK
    HEHEHEHE
    JANGAAN LAMALAMA YA KAK HEHEHE

    • NdenSangEun 16 Oktober 2010 pada 10:34 PM #

      gomawo udah baca n komen FF aku yah hahahaha
      gomawo udah suka juga gak nyangka banget
      nah kamu udah bisa jawab sendiri
      pertanda yang mana tuh
      jawabbanya ada di lanjutanya
      dan sepertinya udah ketebak tuh hahaha
      iya aku juga ingat ma drama itu tuh
      ok di tunggu aja yah lanjutanya
      gomawoooooooo

  4. Chiby 16 Oktober 2010 pada 10:05 PM #

    Seru aBiz. . . LanjuT. . .

    • NdenSangEun 16 Oktober 2010 pada 10:35 PM #

      gomawo udah baca n komen
      lanjutanya jangan lupa baca aja yah
      gomawo

  5. qinqin 16 Oktober 2010 pada 11:24 PM #

    mulai sedih nih,,,,
    aduh kaka author jangan buat terlalu sedih ya,please!!!

    makasih ya

    • Nden BumSsoeulSangEun 17 Oktober 2010 pada 9:28 AM #

      gomawo usah baca n komen FF aku yah
      hahahahah iya sedih setelah 8 Epi berantem gaje
      pokoknya lanjutannya jangan lupa baca aja yah

  6. Rhiia 16 Oktober 2010 pada 11:34 PM #

    Kak nden..!! KCB part 8 keren”..!!
    Skrg kyaknya dha tumbuh benih” cinta diantara mereka brdua neh..!!
    Hehe..!! Part 9 jngan lama” iia kak nden..!!

    • Nden BumSsoeulSangEun 17 Oktober 2010 pada 9:29 AM #

      Rhiia gomawo udah baca n komen FF aku yah
      hahahahaha gomawo buat pujianya
      ngelayang saiia #abaikan
      Udah tumbuh benih cinta di salah satu pihak kayaknya hahahaha
      OK Episode 9 nya jangan lupa baca aja yah

  7. sarah 17 Oktober 2010 pada 1:00 AM #

    seru abis dan keren lanjutin cepet-cepet ya ka nden ! #maksa? Hahaha abis seru banget si ckck.

    • Nden BumSsoeulSangEun 17 Oktober 2010 pada 9:30 AM #

      sarah gomawo udah baca n komen FF aku yah
      iya lanjutanya masih dalam proses koq
      hahahahaha
      lanjutanya jangan lupa baca aja yah

  8. Melisa luv Bumsso 17 Oktober 2010 pada 1:35 AM #

    kakak…
    gomawo…
    akhirnya ff yg qtunggu tunggu diupdate jga…
    lanjutin kak..
    udh g sbr mw bca part slanjutnya…
    heheheheheeh~
    yg cpt y kak updatenya..

    • Nden BumSsoeulSangEun 17 Oktober 2010 pada 9:31 AM #

      Melisa gomawo udah baca n komen FF aku yah
      wah wah nunggu FF aku yah
      #terharu banget
      sabar yah episode selanjutnya minggu depan koq
      okok lanjutanya jangan lupa baca yah

      • Melisa luv Bumsso 17 Oktober 2010 pada 9:53 PM #

        hahahahah~
        janji y kak minggu dpn…
        krn saiia tdk bsa sabar utk menunggu ff kakak…
        hahahahaha~
        siep kak…
        aq tunggu smpe minggu dpn kak…
        n aq janji abiz bca lgsg komen lgi…
        hehehehhehe~
        :d

      • Nden BumSsoeulSangEun 17 Oktober 2010 pada 10:32 PM #

        ahaha iya insya allah
        minggu depan ada
        pantengin aja terus disini
        hahahaha kayak channel TV aje
        ok aku tunggu komennya yah hahahaha

  9. RiriAngels 17 Oktober 2010 pada 8:35 AM #

    @kak Nden: Ahahahaha Samasama Kak ^^
    Howaaaaa Jadi Tebakan Riri BENEEEEEEER ya xD
    Hahahaha
    HEBAAAT tepuk tangan .. tepuk Tangan xD *plaaaaaaaak*
    Ahahaha

    Oh iya Maaf ya kak riri gak ikutan coment di FB hehehe
    Gak apapa kan? ^^

    • Nden BumSsoeulSangEun 17 Oktober 2010 pada 9:33 AM #

      Riri iya tebakan kamu ada yang bener tuh
      salah satu diantaranya tuh
      hahah tepuk tangan hayo seikhlasnya
      *di getok riri ma paus*
      Oh gak apa2..kan dah komen di sini
      pokoknya tetep komen aja deh hahaha

  10. diann 17 Oktober 2010 pada 10:03 AM #

    d tnggu lnjutannya. Mulai dr sni klimaxnya ud mulai muncul. Tmbh seru.

    • Nden BumSsoeulSangEun 17 Oktober 2010 pada 10:51 AM #

      iya gomawo udah baca n komen yah
      iya klimaks muali muncul
      masalah dan penyelesaiian ada di epi 10
      jangan lupa baca lanjutanya yah

  11. puchaabyzone 17 Oktober 2010 pada 12:42 PM #

    annyeong author nden,,,ketemu lagi dengan saya dengan saya deh si puchaaby imut *gubrak

    sebelumnya saya pengen teriak dulu *AAAAGGGGGHHHHH KEREN BANGET!!!sumpah baca ini ff berasa nonton dramanya ajah..ayo nden rayu dunk bos kingkong biar buat ni cerita jadi beneran hehehe

    comment saya buat ff ini..
    1. “Mwo?? Haremoni???”. Teriak so eun kaget. “Aishhh haremoni sepertinya ingin selalu menguntit pantatku dan Kim Bum, meskipun sudah satu bulan lebih kami menikah”. Gumam so eun dalam hati.—->>>wkwkwkw nguntit pantatnya SE ma KB,,kagak bisa ngebayangin saya

    2. “Dulu waktu masih SMA, oppa begitu menggebu dengan ambisinya menciptakan lagu itu. Aku tahu bagaimana perjuangan oppa dalam penciptaan lagu itu, dia begitu bisa menahan sifat egonya, dia bisa mengeluarkan segala perasaan yang hanya ada dalam hatinya selama ini. Aku sempat bertanya pada oppa, oppa menjawab jika makna lagu itu tidak akan bisa tergambarkan sekalipun oleh seorang seniman yang pandai mengalustrasikan kata-kata kedalam sebuah seni, hanya orang yang memiliki lagu inilah yang dapat mengerti dan memasuki rahang cinta yang telah oppa alurkan dalam setiap kata yang mengandung rasa sayang”.——>>>>hiks,,hikss,, sedalam itukah cintamu pada saya kb * plak,,,di tampar mates sedunia dan akhirat saya hahaha

    3. “Ani.. sepertinya yang berubah hanya sekarang aku mempunyai teman tidur, guling hidup yang bisa aku peluk dan ciumi dengan penuh rasa sayang”. Ucap Kim Bum,—>>>hahaha ngakak baca ini,,di peluk dan di ciumi dengan penuh rasa sayang,,padahal tiap hari di jitak, dicakar ma di tendang ma so eun kekekeke

    4.“Tapi bisa menghangatkan tubuh, sudah diam saja”. Ucap so eun. dengan sigap dia meneteskan minyak itu ditangannya, kemudia dia membuka kaos Kim Bum, dia balurkan minyak itu di dada dan perut Kim Bum. “Bangunlah.. aku akan mengoles punggungmu”. Ucap so eun. Kim Bum hanya ngikut saja. Setelah selesai Kim Bum berbaring lagi, dan diselimuti oleh so eun.—->>> kkkyyyaaaaaa SE megang2 dada ma punggung KB,,* envy kelas berat,,tp saya ikhlas lahir batin kok kl SE yang nyentuh

    5.“Minumlah kopinya”. Ucap So Eun.“Mantaaaaaaaaaaaaaaapppp”. Jawab Kim Bum setelah meneguk kopi itu.—–>>>ahahahhaa ngakak sambil jungkir balik,,authornya korban iklan lagih hehehe

    6.“Apakah aku akan mati disamping istriku?”. Tanya Kim Bum. So eun menoleh kaget.“Kenapa kau bertanya seperti itu… kematian”. Ucap so eun.“Kau akan mati disisi orang yang kau cintai”. Ucap peramal itu.—>>>>aaaggghhh firasat buruk niey,,kayaknya endingnya bisa bikin saya nangis2 darah o.0″…..ayo nden jgn bikin kbnya metong dunk,kasihan SE,kl dia punya penyakit yg ganas tenang ajah ntar saya kasih air ponari biar lgsg sembuh *gubrak

    7.Mi Nam Syin???park shin hye???jin yi han??sapa yah mereka???awas aja yah kl mereka jd orang ketiga di next part,,ntar saya culik mereka biar ngk bisa muncul di next partnya nden * di jitak nden hehehe

    so far so good ceritanya makin seru,4 jempol gajah pokoknya,banyak adegan2 yang ngk bisa di tebak,,bikin penasaran,,,ayo nden update ASAP..
    maap kalo commentnya panjang dan agak bleberan ke mana2…
    kamsahamnida
    *bow *

    • NdenSangEun 17 Oktober 2010 pada 1:49 PM #

      wahaaaaaaaaaaaaaaaaaa
      I like this comment
      panjang banget
      dan aku suka komen panujang
      langsung aja deh
      annyeong pucchaby……………….
      gomawo udah komen panjang yah hahaha

      waduhhhhhhhhhhhhhh gomawo yah udah suka ma FF aku
      makasih kalau kamu berasa lagi nonton drama mah hahaha
      kalau ray bos kingkong pake goyangan saiia bisa udah saya lakuin
      abis beda planet.. beda bahasa
      uah dan saiia juga malu akses ke kingkongent nya hahaha
      abis ceritanya jotek…

      wkwkwkw nguntit pantatnya SE ma KB,,kagak bisa ngebayangin saya => iya haduh tuh si nenek pengen nguntit mulu dah

      hiks,,hikss,, sedalam itukah cintamu pada saya kb * plak,,,di tampar mates sedunia dan akhirat saya hahaha => saya uthornya mau kompresan dulu dengernya.. *gubrak di lemparin paus ma pucchaby*
      iya sedalam itu kim bum nyiptain lagu buat saiia… *ikutan gaje*

      hahaha ngakak baca ini,,di peluk dan di ciumi dengan penuh rasa sayang,,padahal tiap hari di jitak, dicakar ma di tendang ma so eun kekekeke => hahahaha iya padahal tiap hari perang dunia mulu di rumah..
      lain kali nyipatin perang pasukan bergajah di rumah bumsso
      hahahahahaha

      kkkyyyaaaaaa SE megang2 dada ma punggung KB,,* envy kelas berat,,tp saya ikhlas lahir batin kok kl SE yang nyentuh => ahahaha saiia juga envy tapi apa daya saya yang buat hahaha
      maunya aku yang ngoles tuh..
      gak apa2 author sekali-kali jadi tukang pijat.. dengan tarif mahal
      huahahahahaha

      ahahahhaa ngakak sambil jungkir balik,,authornya korban iklan lagih hehehe => iya itu iklan.. tapi tak aku sebutkan.. merek ternyata gak boleh dibawa-bawa
      ahahahahahaha biasa authornya korban iklan.. tiap kali lihat iklan aja bukan lihat sinetron.. abis lebay.. mending nonton iklan…

      aaaggghhh firasat buruk niey,,kayaknya endingnya bisa bikin saya nangis2 darah o.0″…..ayo nden jgn bikin kbnya metong dunk,kasihan SE,kl dia punya penyakit yg ganas tenang ajah ntar saya kasih air ponari biar lgsg sembuh *gubrak => endingnya nangis bukan karena metong..
      waduh kenapa pada nyangka kalau kim bum sakit..
      namnya kalau gitu itu bukabn berarti kim bum sakit hahahaha
      jadi lihat saja nanti yah…waduhhh bawa2 ponari juga.. kalau air ponari buat aku aja.. aku lagi sakit hati, siapa tahu hati saya sembuh
      #abaikan

      .Mi Nam Syin???park shin hye???jin yi han??sapa yah mereka???awas aja yah kl mereka jd orang ketiga di next part,,ntar saya culik mereka biar ngk bisa muncul di next partnya nden * di jitak nden hehehe => semuanya terjawab di episode 9

      gomawo yah
      lanjutanya jangan lupa baca aja yah gomawo

  12. Rissa 17 Oktober 2010 pada 1:14 PM #

    Critanya baguuuuuuuusss buangetzzzz!!!=) saya ksh 5 jempol bwt kk(kya jempolnya ada bnyk aja)hehehe..ditunggu ya ka episode ke 9…Gomaweo

    • NdenSangEun 17 Oktober 2010 pada 1:50 PM #

      Rissa gomawo udah baca n komen FF aku yah
      hahahahaha iya lanjutanya jangan lupa baca aja yah
      gomawo

  13. 라흐미 'Rahmi' 17 Oktober 2010 pada 2:43 PM #

    “Ani.. sepertinya yang berubah hanya sekarang aku mempunyai teman tidur, guling hidup yang bisa aku peluk dan ciumi dengan penuh rasa sayang”. Ucap Kim Bum, semua anggota band-nya tertawa ==> ehm ehm ehm… cie cie… guling hidup yg bisa dipeluk dan cium penuh rasa sayang…. hahay…. tp tidur ber2 aja jarang -___-

    Meskipun hanya dengan memandangnya satu kali bisa menjadi bekal makananku selama seminggu. ==> ingat temen saya.. dulu dia suka makan pilus, so kami bilang, klo dia itu makan pilus 1 bungkus, bisa tahan 1 tahun g makan… hahahahahahahahha *LOL*

    “Andai saja Min Ji belum menyukai kakak kelasnya, aku ingin mendekatkan mereka. Mereka cocok sekali, tapi mungkin memang bukan jodoh…mungkin pria yang telah mendapatkan hati Min Ji lebih baik dari seung Ho”. Batin so eun. ==> pletakkkk *jitak kepala eomma kse* “eomma, itu mah kakak kelasnya yg dimaksud,” kata rahmi pada eommanya.

    auu
    auu
    aduuuhhh eomma…. perhatian sama appa…….. itulah namanya cinta… cup cup cup … nyadar woy…. hahahahaaa

    cie 1 hari bersama sbg nampyon dan saekshi…. suit suit…. pa lagi pas masak…. cie cie.. saling menyuapi.. hahay

    kyaaaaaa badutnya mirip author…………. /plaakkkkkkkkkkkk

    waduh waduh…. konflik mulai bermunculan… apakah yg akan terjadi selanjutnya??? tunggu kelanjutannya!! (baca: investigasi)

    • Nden BumSsoeulSangEun 17 Oktober 2010 pada 3:12 PM #

      kakak gomawo udah baca n komen yah
      hahahayyyyyyyyyyyy
      langsung to the point yah

      ehm ehm ehm… cie cie… guling hidup yg bisa dipeluk dan cium penuh rasa sayang…. hahay…. tp tidur ber2 aja jarang -___-iya yah
      bohong banget..bohongnya kelihatan

      ingat temen saya.. dulu dia suka makan pilus, so kami bilang, klo dia itu makan pilus 1 bungkus, bisa tahan 1 tahun g makan… hahahahahahahahha *LOL*
      ya ampun seung ho kayak pilus juga yah
      ini mah pengalaman pribadi teman saya kak.. ternyata teman kita punya kebiasaan sama

      pletakkkk *jitak kepala eomma kse* “eomma, itu mah kakak kelasnya yg dimaksud,” kata rahmi pada eommanya. => Ya ampun kak di nuklir kimbum tahu so eun di jitak

      1 hari bercinta ria hahahha
      iya just one day.. kayak drama KB yang baru-baru ini

      mau aku lemparin paus berapa ton bilang badutnya kayak saiia
      hahahahaha

      iya konflik muncul kak
      mau tahu gimana lanjutanya??
      *ngekkkkkkkkkkkkkkk orang udah tahu… sok misterius aje yeh*

      • 라흐미 'Rahmi' 17 Oktober 2010 pada 5:19 PM #

        iya nden…. abis lupa buat bikin kata pembukanya…… hehehehhh

        iya sok misterius…
        aneh kau, katanya jgn bongkar… tp kau malah ngomong *secara g langsung*

        btw, sama nden, ku juga pada heran knp pd ngira kb meninggal…. mereka g liat previewnya ya??? ahahahah

      • Nden BumSsoeulSangEun 17 Oktober 2010 pada 10:35 PM #

        haha iya lupa
        aku malklum usia lanjut suka lupa yah halemoni
        huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa di nuklir kak mi

        iya gak bongkar tapi tadi ngobrolin sama enno pula
        huahahahaha dasar author aneh *lah ngatain ndiri*

        iya saiia juga aneh.. emang kalau nanya pengen mati disamping orang yang dicintai itu
        berarti sakit ??
        kalau mati emang semua bakalan mati hahahaha

        KB aja bukan mati malah bikin generasi baru huahahaha *plakkkkkkkkkkkkk bahasa gak sopan*

      • 라흐미 'Rahmi' 17 Oktober 2010 pada 11:15 PM #

        iya nden,,,, bikin generasi baru…. adik kita….
        “eomma, appa, aku mau adekkkkk,” rengek rahmi pada eomma kse dan appa kb.
        hahahahahhhhah

        *ilangin stress gara2 endingnya*

      • NdenSangEun 19 Oktober 2010 pada 12:03 AM #

        huahhhhhhhhhhhhhhhh
        rengek minta adik minta adik hahahaha
        adik baru ayeyyyyyyyyy

  14. Company Profile 18 Oktober 2010 pada 1:21 PM #

    emm
    cantik2 dan ganteng..😀

    • NdenSangEun 19 Oktober 2010 pada 12:04 AM #

      iya..
      mereka emang cantik dan ganteng
      gomawo udah mampir disini

    • NdenSangEun 19 Oktober 2010 pada 12:05 AM #

      iya mereka cantik dan ganteng
      gomawo udah mampir

  15. RhAa luph BUMSSO 18 Oktober 2010 pada 5:21 PM #

    Wadooh q ktinggalan nih ya akhr2 ni sbk nulis target Askeb # abaikan # key langsung komen aja…. wah critanya so eun udah mulai gak terlalu galak lg nih… pa lagi wktu kim bum sakit dia baek n perhatin banget..> cie. seneng.. seneng, liatnya trus pakai acara game pula, kim bum ngusulin game .> it mgkn agar so eun ga galak lagi ye sm dy ? Benih2 cinta emang dah mulai tumbuh ni… Maksudnya peramal ngomong kim bum akan mati di sisi org yg dicintainya??? > kesannya kyak bakalan sgera mati aja emang kim bum nanti akan mati ya… aduh jangan dong tp kalau liat di komen kyaknya ga mati kim bum hu… lega. pokoknya FF ini mnrt q mmbuatq mrskan 3S Seneng Suka Senyum pokoknya menghibur banget… Keren n TOP deh gak akan bosan q ucapkan… tetap SEMANGAT yach nulis nya n smoga sehat slalu q doain deh smoga bos kingkong tau ni ff n dibuat drama BUMSSO yg di buat persis kyak ini… he… he… ga ap2 minggu depan klanjutannya.. * soalnyanya q jg sibuk ni akhir2 ni buat ngejar nulis target askeb n dinas di bps> abaikan yah yg ni*

    • NdenSangEun 19 Oktober 2010 pada 12:09 AM #

      wahhhhhhhhhhhhhh gomawo yah udah baca n komen FF aku
      wahahaha gak nyangka kak
      gomawo yah kak

      iya neh kayaknya udah mulai jinak so eunnnya
      udah gitu itu game buat mereka jadi deket..
      hahahahaha
      gak kim bum gak mati koq tenang
      gak bakalan sad ending cuman karena mati
      iya lanjutanya jangan lupa baca aja yah kak
      gomawo

  16. anya 20 Oktober 2010 pada 2:13 PM #

    Makin tegang aq aku sist……………….. dah ga sabar baca kelanjutannya, keren abiiisssss, pokok T.O.P B.G.T deh alias top banget… mudah2an Kim Bum ma kim soeun baca jg ya… bisa2 ngakak mereka… dan bener2 bisa jadian smpe nikah…hahaha, sukses ya sist dan lanjutannya jgn lama2 yach..hehehe

    • Nden BumSsoeulSangEun 20 Oktober 2010 pada 11:40 PM #

      Anya gomawo udah baca n komen yah
      hahahahahaha tegang yah
      padahal gak ada apa2.. kayak ujian aja ah tegang
      tunggu aja yah hari sabtu kemungkinan aku post nya
      amiiiiiiiiiiinnnnnnnn mudah-mudahan mereka baca juga hahaha
      apa jadinya kalau mereka baca yah hahaha
      Ok kelanjutanya jangan lupa baca aja yah

  17. rini 20 Oktober 2010 pada 8:50 PM #

    wah tmbah seru aj ne . .
    ka lnjutan.a jgn lma” y . .

  18. Nhaa Joonie 21 Oktober 2010 pada 1:22 PM #

    Kak, makiiiinnnn seruuu …..
    Pengen cepet-cepet baca lanjutannyaa ….
    BTW mau nanya yang KkotNam with lovenya kapan mau di lanjutinn ???
    * Hehe … maaf yahhh jadi nanyain yang itu, soalnya nunggu dah lama penasaran ma lanjutannya *

    • Nden BumSsoeulSangEun 21 Oktober 2010 pada 10:15 PM #

      Nhaa gomawo udah baca n komen yah
      iya silahkan baca kelanjutanya yah
      maaf aja kalo gaje
      yang kkotnam lanjut setelah namatin KCB
      jadi bisa konsen gitu hahahahah
      ok episode selanjutnya selamat membaca

  19. citra anisa aprilia 22 Oktober 2010 pada 2:19 AM #

    huahaha kak nden kau membuatku senyam senyum dan tertawa tengah malam begini (efek ga bisa tidur -_-)
    hahahahahaha kocak pas so eun nge balurin minyak gosok. wkwkwkwk sekalian pake koyo cabe atau di kerok boleh lah hahaha
    lanjutttttt baca yg ke 9 ah😀

    • Nden BumSsoeulSangEun 22 Oktober 2010 pada 5:22 PM #

      wahahah citra
      gomawo udah baca n komen FF aku
      wahaha senyam senyum
      awas ntar ada saingannya di depan jendela kamar tuh
      iya yah ngebalurin minyak gosok pake koyo n dikerok bagus tuh
      kebayang aku di kening KB pake koyo
      ok silahkan lanjut!

  20. Audacity download 31 Oktober 2010 pada 3:46 AM #

    hello

  21. sukma 31 Desember 2011 pada 1:59 PM #

    kereeeeeeeeeeeennnnn!!!!!!!!!!!
    kocak abiz crita’a!!!!!

  22. cucancie 20 September 2012 pada 2:42 PM #

    Wuahh…seru nih kyknya mulai ada konflik nih,

  23. umi_ali 17 Mei 2013 pada 3:25 PM #

    Kya…. Koq serasa menikmati Goong
    Tp versi KBKS ya… ?!
    Tp tetep suka…

  24. Aisyahyesung 18 November 2013 pada 4:06 PM #

    soo eun frustasi ternyata

  25. Dewi 30 Desember 2013 pada 11:29 AM #

    keren keren keren!
    Nggak sabar baca part selanjutnya

  26. Kim Jihyun 9 Januari 2014 pada 4:20 PM #

    mereka kasian yaa~ kimbum jadi flashback T.T

  27. Mia 30 Juli 2014 pada 11:33 PM #

    Kaya’ xa udah mulai retak tuh

  28. ainami 8 Agustus 2014 pada 5:19 PM #

    huhuhu part ini mengharukan terutama utk bagian masa lalu bum dan latar belakang lagu confession…

    ternyata bum pernah mengalami patah hati begitu dalem ya, dan lagu confession itu sesuatu bgt, pantesan bum begitu ga rela mengatakan lagu itu utk sso kekeke~~~

    lalu, shin hye itu.. apakah gadis masa lalu bum yg berubah identitas atau memang org berbeda….? hmmm

    bumsso semakin kompak aja dlm nyusun kebohongan, waktu sso cerita ttg kisah SMA nya itu tau2 bum muncul menyelesaikan cerita bohong tsb lol

    tp sbnrnya mereka saling care tanpa mereka sadari…. pas bum sakit, sso tulus bgt jagain bum…😀

    game yg mereka lakukan so sweet bgt sih, ga ada yg kalah…
    bukankah ini menunjukkan kalo sbnrnya mereka itu bisa jd suami istri beneran haha~~

  29. kimmayurinerays 23 Januari 2015 pada 2:25 PM #

    Wah khidupn ny mkun rumit ne, pa bner nam yan ssi tu mmgganti nma ny mnjdi park shin hye, ga sbr bca next part ny…

    Fighting chingu…

  30. uchiha zoro 24 Februari 2015 pada 1:28 AM #

    ada typonya sedikit, tp ga maslh msh bsa baca, keren dah jempol pokoknya..

  31. Femkim 22 September 2015 pada 5:47 PM #

    Ya ampun bikin penasaran

  32. humairah khairani 11 April 2016 pada 2:16 AM #

    Ap mksud dri peramal itu? Q hrAp ending y hpy ending. Wah kim bum bertemu dgn wjah yg mirp dgn mantNnya. lalu ap yg akn terjd? So jg belum menyukai bumpa. Semakin seru aj. Next pRt

  33. humairah khairani 11 April 2016 pada 2:17 AM #

    Ap mksud dri peramal itu? Q hrAp ending y hpy ending. Wah kim bum bertemu dgn wjah yg mirp dgn mantNnya. lalu ap yg akn terjd? So jg belum menyukai bumpa. Semakin seru aj. Next part

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: