The Love For Happy Together Part.8 (Final)

29 Sep

Musim gugur telah tiba. So Eun membuka jendelanya dan menghirup udara segar. Walaupun masih terlalu pagi, namun cuacanya sangat cocok untuk pernapasan. So Eun melihat-lihat sekeliling rumahnya. Dia tersenyum melihat suasana yang sepi dan bersih. Tiba-tiba dia melihat Kim Bum sedang menunggu di depan pagar rumahnya. Dia mengernyitkan keningnya. Kim Bum yang memakai jas putih dan memegang buket bunga yang berwarna ungu. Sesekali dia mencium bunga yang dibawanya sambil tersenyum.

Tidak mau penasaran, So Eun pun segera turun dari kamarnya dan keluar menemui Kim Bum. So Eun membuka pagarnya lalu jalan menghadap Kim Bum yang sedang asyik mencium bunga sambil tersenyum.
”Kim Bum.”panggil So Eun. Kim Bum pun menengok dan berbalik menghadap So Eun.

Senyumannya pudar saat melihat So Eun terdiam bingung. Sebaliknya, Kim Bum jadi gugup.
”Kim So Eun.”panggil Kim Bum dengan lembut.
“Ada perlu apa kau datang kesini?”tanya So Eun dengan ketus. Tentu saja dia masih marah dengan Kim Bum walaupun sebenarnya dia sudah memaafkan Kim Bum di dalam hatinya.
“Ah, Ini untukmu.” Kim Bum menyerahkan buket bunga dengan gugupnya.

So Eun mengernyitkan keningnya sambil menerima buket bunga dari Kim Bum.
”Apa ini?”tanya So Eun.
”Uhm… So Eun. Ada yang ingin aku katakan denganmu. Aku harap kau mau mendengar penjelasanku. Kau jangan memotong pembicaraanku dulu. Biarkan aku selesaikan perkataanku dulu.” Pembicaraan awal Kim Bum mulai agak berantakan saking gugupnya. So Eun hanya terdiam mendengar perkataan Kim Bum yang canggung itu.
”Uhm… So Eun. Ketika aku bertemu denganmu pertama kali. Sungguh aku senang sekali bisa bersahabat denganmu. Berkatmu juga, aku bertemu dengan Ji Yun dan berhasil menjadikannya pacarku sekaligus tunanganku. Semua itu berkat dirimu. Namun sejak kau pindah sekolah, aku merasa sangat kesepian. Aku merasa sepertinya rasa semangat yang ada di dirimu itu telah hilang dariku. Setelah lama kau pergi, akhirnya kau kembali dan kita kembali seperti dulu lagi, menjadi mahasiswa satu universitas. Sejak itu, aku merasa rasa semangat darimu telah kembali lagi. Aku sangat senang melihatmu kembali.”ucap Kim Bum dengan raut yang gembira. So Eun masih tetap terdiam. Tidak bereaksi. Tiba-tiba Kim Bum berubah jadi serius. Dia pun menggenggam kedua tangan So Eun. So Eun tidak menolaknya.
”So Eun.”panggil Kim Bum dengan pelan dan lembut dengan inotasi seriusnya. So Eun merasa sepertinya Kim Bum akan mulai berbicara sesuatu yang penting.
”Sejak aku bertunangan dengannya. Entah kenapa aku merasa tidak seperti waktu berpacaran dengannya. Maksudku aku merasa hampa walaupun Ji Yun ada berada disampingku. Dia mulai berubah. Aku merasa sepertinya dia sudah tidak mencintaiku lagi walaupun dia berkali-kali mengatakan tetap mencintaiku. Namun aku melihat matanya, sepertinya dia tidak sungguh-sungguh mencintaiku. Makanya kami jadi sering bertengkar. Ketika aku bertemu denganmu lagi, aku merasa seperti ada yang berbeda dengan dirimu. Aku melihat matamu yang indah itu. Sepertinya kau begitu menyayangiku. Melihat keceriaanmu membuat semangatku telah bangkit lagi. Dan penampilanmu yang berubah. Aku merasa sepertinya aku jatuh cinta denganmu.”
So Eun tertegun mendengarnya. Kim Bum melanjutkan lagi perkataannya.
”Namun aku sadar, kalau aku sudah mempunyai tunanganku, Ji Yun. Dan aku tidak mau mengkhianatinya. Makanya aku mengalihkan perasaanku ini. Namun begitu aku melihat Ji Yun bersama mantannya dengan mataku sendiri. Aku merasa sepertinya inikah alasan Ji Yun berubah terhadapku. Aku terus mengejarnya. Ingin mendengar penjelasannya. Berharap apa yang aku duga selama ini salah. Tiba-tiba kau datang dan mengatakan kalau Ji Yun telah kembali dengan Geun Suk. Kau tahu, apa yang kurasakan?”
So Eun tidak menjawabnya. Bahkan tidak ingin mengingat kejadian dulu lagi.
”Aku merasa hancur. Aku merasa dia telah mengkhianatiku. Karena aku emosi, maka aku tidak sengaja telah menamparmu. Aku merasa kau ingin memisahkan aku dengan Ji Yun. Namun Hyun Joong datang, dia menyadarkanku, memberitahuku bahwa kau telah mencintaiku.”
So Eun menatap Kim Bum terkejut. Dia tidak menyangka Kim Bum sudah mengetahui perasaannya. So Eun pun memalingkan mukanya. Tidak mau menatapnya walaupun Kim Bum masih memegang tangannya dan memandangnya dengan serius.
”Aku jadi merasa bersalah denganmu. Kukira kau menyayangiku hanya sebagai sahabat. Tetapi rupanya kau… So Eun, Sungguh aku tidak bermaksud menyakitimu. Aku terlalu emosi untuk menerima semua kenyataan yang telah terjadi. Ketika aku sadar dari pengaruh alkohol. Aku terkejut karena aku telah memperkosamu. Aku mengira kau adalah Ji Yun. Lalu aku berniat mencarimu. Namun kau malah hilang dariku.”
So Eun masih tetap terdiam menunduk.
”Ji Yun. Dia membuat masalah yang tidak terduga. Menjelang pernikahan kami, tiba-tiba aku menemukan sebuah surat yang ada dikamarnya. Aku terkejut rupanya dia sedang hamil 2 bulan.”
”Apa?” So Eun membuka suara pertama kalinya setelah sekian lama dia terdiam. Terkejut mendengarnya.
”Awalnya dia diam begitu aku tanya tentang surat itu. Dan aku tebak kalau anak yang dikandungnya adalah anak Geun Suk. Tiba-tiba dia menangis dan memohon agar aku tidak meninggalkannya. Karena dia masih mencintaiku. Melihatnya seperti itu, aku jadi teringat padamu. Aku khawatir apakah kau akan hamil? Mengandung anakku? Apakah kau akan menangis dan meminta pertanggungjawabanku atas kehamilanmu? Namun aku sadar, itu tidak pernah terjadi. Karena kau telah menghilang dariku. Maka aku memutuskan membatalkan pernikahan kami dan meninggalkannya. Aku sudah tidak peduli lagi dengannya karena dia sudah mengkhianatiku kedua kalinya. Sejak itu, aku terus memikirkanmu. Walaupun orang tuaku berusaha mencarikan calon istri untukku. Tapi dengan tegas, aku menolaknya. Karena aku masih ingat denganmu. Ingat dengan keceriaanmu yang telah mewarnai kehidupanku. Semakin lama semakin aku sadar kalau aku telah jatuh cinta denganmu. Benar-benar mencintaimu.”
So Eun menatap terkejut mendengarnya.
”Kau adalah wanita yang paling kuat dan tegar yang belum pernah aku temui selama ini. Aku benar-benar sangat bodoh karena tidak menyadarinya. Menyadari perasaanku kepadamu. Aku bertekad akan terus mencarimu dan tidak menikah dengan wanita lain, walaupun 5 tahun telah berlalu. Walaupun sampai aku mati pun tetap akan mencarimu dan terus mencintaimu.”
Air mata telah menghiasi bola mata So Eun dan mengalir dipipinya. Dia sungguh terharu mendengarnya. Benar-benar tidak menyangka bahwa Kim Bum sudah mencintainya selama ini.
”So Eun. Aku sangat senang bertemu denganmu kemarin malam. Akhirnya aku menemukanmu setelah 5 tahun berlalu. Walaupun kau sedang sakit hati, marah, dan emosi denganku. Namun aku terima semuanya, karena semua yang terjadi ini adalah kesalahanku. Begitu juga, kau yang telah menolongku dengan menyatukan darahmu ke dalam darahku.”
”Kim Bum.”lirih So Eun karena tidak bisa menahan air matanya. Kim Bum berlutut dihadapannya. Lalu dia merogohkan saku dijas putihnya. Dia pun menyodorkan sebuah cincin couple ring yang dilempar So Eun kemarin malam. So Eun jadi terdiam.
“Kim So Eun. Maukah kau memaafkan kesalahan-kesalahanku yang telah menyakitimu selama ini? Maukah kau menemaniku kehidupanku dan menceriakan kehidupanku selamanya? Maukah kau menjadi istriku? Aku menikahimu karena aku mencintaimu dari lubuk hatiku yang paling dalam. Aku sangat mencintaimu.”kata Kim Bum sambil berlutut dan memandang So Eun dengan serius dan dalam. So Eun menutup mulutnya, terkejut melihat Kim Bum sedang melamarnya. Lagi-lagi air matanya jatuh kembali.
”Apa kau sedang bercanda?”tanya So Eun yang masih tidak percaya. Kim Bum menggeleng.
”Aku serius, So Eun.”
So Eun tersenyum. Sambil memegang buket bunga ungu, dia pun menjulurkan jemarinya mendekati couple ring. Kim Bum pun jadi terkejut.
”Apakah kau menerimaku? Kau mau jadi istriku?” Giliran Kim Bum yang tidak percaya dengan So Eun. So Eun tertawa.
”Kim Bum. Sebenarnya aku sudah memaafkan semua kesalahanmu. Kau tahu kenapa? Karena sampai saat ini, aku masih mencintaimu. Aku tidak bisa begitu mudah untuk melupakan rasa cintaku kepadamu yang begitu lama aku pendam.”
Dia langsung memasukkan couple ring ke salah satu jemari So Eun yang halus. Lalu memeluknya saking gembiranya.
”Aku berjanji, So Eun! Aku tidak akan meninggalkanmu lagi. Aku tidak akan menyakitimu lagi. Aku akan selalu membahagiakanmu. Aku akan selalu mencintaimu!?”
”Sungguh? Kau tidak akan berbohong kepadaku? Tidak akan mengkhianatiku?”tanya So Eun usil. Kim Bum mengangguk semangat.
”Aku berjanji, So Eun!”
Kemudian Kim Bum mencium bibir So Eun dengan lembut. Dan So Eun pun membalasnya. So Eun tidak menyangka perasaannya hancur itu, cinta yang dikiranya hanyalah angan saja, tidak akan bisa mendapatkan cinta pertamanya. Ternyata semua dugaannya salah. Rupanya Kim Bum memang soulmatenya, jodohnya. Terbukti couple ring yang ada dijari mereka berdua memang akan membuat hubungan mereka akan terjalin selamanya walaupun ada rintangan apa pun, tetap saja akan mempersatukan hubungan mereka. Tidak sia-sia, penderitaannya berbalas kebahagiaan yang tidak diduganya.
Tiba-tiba Sang Bum datang sambil mengucek matanya yang habis bangun tidur.
”Ternyata Ibu ada disini. Dari tadi aku mencari Ibu.”ujar Sang Bum. So Eun dan Kim Bum melepaskan pelukan mereka sambil tersenyum melihat anaknya yang begitu tampan.

”Sang Bum. Ayahmu sudah pulang.”kata So Eun.
”Hah? Ayahku sudah pulang? Dimana, Bu?”
So Eun tersenyum. Lalu dia menggandeng Kim Bum.
”Ini Ayahmu, Sang Bum. Ayo beri salam kepada Ayahmu.”
Sang Bum terbelalak melihatnya.
”Paman ini adalah Ayahku, Ibu?”tanya Sang Bum lagi. So Eun mengangguk lagi.
”Sang Bum, anakku.” Kim Bum berlutut sambil mengulurkan kedua tangannya ke arah Sang Bum.
”Ayah!!??” Sang Bum berlari ke pelukan Kim Bum, Ayahnya. Kim Bum mencium kening anaknya. So Eun hanya tersenyum melihat Sang Bum memeluk Ayahnya dalam gendongannya, sesekali Kim Bum mengangkat Sang Bum dengan tingginya. So Eun menangis lagi. Dengan tangisan bahagianya.
”Ayah! Aku merindukan Ayah.”oceh Sang Bum sambil menangis bahagia.
”Aku juga merindukanmu, Sang Bum.”jawab Kim Bum sambil memeluknya. Dia pun melirik So Eun yang sedang menangis bahagia. Dia pun menggenggam tangan So Eun.
”Terima kasih.”ucap Kim Bum. So Eun mengangguk mendengarnya. Menangis lagi dengan kebahagiaannya yang tak terbendung. Kim Bum pun memeluk So Eun. Dan Sang Bum pun ikut memeluk Ibunya sambil memeluk Ayah dengan kedua tangannya yang mungil.

*****

5 Bulan kemudian……

Akhirnya pernikahan mereka pun diselenggarakan. So Eun dan Kim Bum sudah mengucapkan ikrar pernikahan mereka. Dan kini mereka resmi jadi suami istri. So Eun pun senang telah memiliki keluarga yang utuh dan sempurna. Dan Kim Bum telah menjadi suami sah. Begitu juga Kim Bum. Orang tua Kim Bum pun senang melihat Kim Bum telah menikah dengan wanita yang dicintainya dan memiliki cucu yang selama ini mereka dambakan.

*****

1 tahun telah berlalu. Cuaca sedang buruk, mendung dan tiba-tiba hujan deras. So Eun terus melirik arlojinya. Dia sedang berteduh di sebuah terminal Bus. Dia sedang menunggu jemputan suaminya. So Eun memang meneleponnya. Berharap mobilnya cepat datang. So Eun terpana melihat Kim Bum tersenyum kepadanya sambil memegang payungnya. Kemudian Kim Bum mendekati So Eun. So Eun masih tetap bingung.
”Kim Bum. Mana mobilmu?”tanya So Eun sambil melihat sekeliling. Kim Bum tersenyum.
”Aku sudah menyuruh sopir untuk meninggalkan kita.”
”Hah?” So Eun terkejut mendengarnya.
”Aku ingin pulang jalan kaki bersamamu. Kita akan mampir dikafe. Mau kan?”ajak Kim Bum. So Eun tersenyum sambil mengangguk.
Kim Bum pun berbagi payung bersama istrinya. Lalu mereka pun jalan menuju kafe. So Eun merapatkan tubuhnya ke dalam rangkulan Kim Bum agar tidak terkena hujan. So Eun dan Kim Bum saling berpandangan bahkan sesekali berbicara dengan tertawa dan bahagia.

Masa lalu, merubah penampilan, rasa kecewa, rasa sakit hati, pengkhianatan yang dirasakan So Eun selama ini telah hilang karena kebahagiaannya telah dia raih. Dia telah mendapatkan cinta pertamanya walaupun dengan proses yang sangat sulit.

THE END………

akhirnya tamat juga untuk kisah cinta So Eun dan Kim Bum. Kini penderitaan So Eun selama ini telah berakhir.
sekarang q punya pertanyaan buat kalian.
-Adegan-adegan mana yang menurut kalian paling:
a. Lucu
b. Sedih
c. Kesal
d. Sadis
e. Tragis
f. Bahagia
g. Romantis
h. Deg-degan
Mesti wajib jawab ya pertanyaan diatas. Yang paling lengkap jawabannya dapat nilai 100!(Hehehe…. ^ o ^; Kalo mau nambah saran dan kritik, silahkan! -_____-)

25 Tanggapan to “The Love For Happy Together Part.8 (Final)”

  1. Andin 29 September 2010 pada 7:29 PM #

    Paling :
    -Lucu = …(hampir semuanya sedih)
    -sedih = waktu kim bum nampak kim so eun
    -Romantis = pas kim bum lamar kim so eun
    -Kesal = waktu jI Yun,menyatakan kalo dia bukan sahabat so eun lagi *kalo gk salah
    -tragis = Kim Bum …. Kim so eun
    – Bahagia = waktu kim bum and so eun nikah
    -deg deg an = waktu kim bum nyamain cinta ke so eun *sama ma yang atas
    -sadis = ternyata Ji Yun menduakan Kim Bum
    oh ya lupa salam kenal hehe

    • 라흐미 'Rahmi' 29 September 2010 pada 10:57 PM #

      salam kenal andin….
      makasih y udah baca…..
      jangan lupa baca yg special partnya juga loh…..

      oh ya,,, visit n ikut nimbrung juga ya di http://bumssoeulindo.wordpress.com/

  2. Andin 29 September 2010 pada 7:30 PM #

    Paling :
    -Lucu = …(hampir semuanya sedih)
    -sedih = waktu kim bum nampar kim so eun
    -Romantis = pas kim bum lamar kim so eun
    -Kesal = waktu jI Yun,menyatakan kalo dia bukan sahabat so eun lagi *kalo gk salah
    -tragis = Kim Bum …. Kim so eun
    – Bahagia = waktu kim bum and so eun nikah
    -deg deg an = waktu kim bum nyamain cinta ke so eun *sama ma yang atas
    -sadis = ternyata Ji Yun menduakan Kim Bum
    oh ya lupa salam kenal hehe

  3. Echa 29 September 2010 pada 7:30 PM #

    C. Kesel tp d. Sadis jg .
    Yg paling kesel tuch waktu kim bum nampar so eun,, pdhal kan so eun udh ngasih kebenaranny dan gara” itu so eun ampe nangis dan dgn bae hati nolongin kim bum yg lg mabuk stelah mendpt telepon dr seseorg yg mnggunakan hp kimbum,,,
    sungguh muliany hati so eun .
    Trus b’karya aku tunggu karya”mu .

  4. Afrida 30 September 2010 pada 12:33 AM #

    Pkk’a yg cmpur aduk tuh pas di part 7 deh! Tpi tetep keren kok

  5. citra anisa aprilia 30 September 2010 pada 12:36 AM #

    aaaaaa akhirnya mereka berdua menikah😀
    seneng! yeay!!! hahaha
    ceritanya sedih, sadis, tragis, bahagia, romantis

    sedihnya waktu so eun tegar mau ngelupain kim bum demi sahabatnya yg jelas” breng*ek. (masih aja mikirin sahabat jahat gitu)

    sadis waktu si kim bum nampar so eun demi cewek nyebelin ituuuuu grrrr

    tragis pas tau si ji yun hamil, bagus deh ngga jadi nikah

    bahagia pas mereka menikah dan ternyata kim bum udah mulai cinta sama so eun sejak 5 tahun lalu

    romantis pas kim bum berlutut ngelamar so eun, terus tiba” sang bum muncul. aaaaaaaaaaaaa😀

    • 라흐미 'Rahmi' 2 Oktober 2010 pada 11:40 PM #

      makasih buat semua yg udah baca

  6. dini ramadhani 30 September 2010 pada 2:48 AM #

    lucunya kayaknya gak ada coz keseluruhan sedih
    kesal:ji yun ketauan selingkuh ma soeun,malah jiyun mengatakan kta2 kasar ma soeun
    sedih:waktu di/cos@ hiks hiks ,kim bum nyebut2 jiyyun lg
    romantis:kim bum ngelamar soeun
    tragis:soeun hamil tanpa soami
    bahagia:bum dan soeun bertemu kembali dan udh punya anak
    deg2an:waktu kim bum ktmu soeun di rmhnya
    sukses wat author

  7. alinda 30 September 2010 pada 11:34 AM #

    akhir endin yg bhgiaaa ..
    wlwpun awal’a ,, . agak sdih+terharu ..
    phi ujung”na kim bum brstu gi sma so eun ..
    ^^

  8. puput 30 September 2010 pada 3:50 PM #

    duuh kak romantis bngt crita’a . saiia suka wlaupun dstu so eun mnderita . hehehe

    • 라흐미 'Rahmi' 2 Oktober 2010 pada 11:33 PM #

      makasihhhhhhh

  9. Ran Su Ah 1 Oktober 2010 pada 2:19 PM #

    Cakep ka… Oh ya kak, yang SoEulmates Story sampe sekarang masih keinget tau.. Poko’e perfect deh…

    • 라흐미 'Rahmi' 2 Oktober 2010 pada 11:31 PM #

      wuihh cakep… kayak yg baca… hahahahahaahah
      masih ingat?? bagus donk.. berkesan bgt ya

  10. Melisa luv Bumsso 3 Oktober 2010 pada 4:56 PM #

    a. Lucu : soeun ngasih nama anknya sma kyk nama bapaknya*klo nnti manggil dua-duanya ikutan noleh dong hehehehe (g tw y klo slah)
    b. Sedih : waktu soeun ninggalin kimbum
    c. Kesal : waktu kimbum nampar soeun (g tw y klo slah)
    d. Sadis : ternyata ji yun duain kimbum smpe hamil sma cwok laen tp mw nikahnya sma kimbum lgi
    e. Tragis : wkt kimbum …. soeun
    f. Bahagia : wkt kimbum n soeun nikah
    g. Romantis : wkt kimbum lamar soeun
    h. Deg-degan : g tw deh..
    hehehehehe
    tp kak ffnya kakak nieh tambah manteb aj deh..
    mkn bagus smpe tiap hri aq mesti cek kakak udh update ff lgi blum…
    kak aq tunggu update’an ffnya yg bru..

    • 라흐미 'Rahmi' 5 Oktober 2010 pada 11:36 PM #

      makasih udah baca… untuk soal update mungkin aga lama ya.. authornya lagi sibuk kul n modemnya bermasalah

      • Melisa luv Bumsso 7 Oktober 2010 pada 12:52 AM #

        Ok kak..
        aq tunggu ff kak slanjutnya..
        tpi aq udh kgn nieh bca ff kakak..
        Aq tunggu deh kak ff slanjutnya..

      • 라흐미 'Rahmi' 8 Oktober 2010 pada 9:14 PM #

        makasih udah mau nunggu.. itu ada yg baru.. KCB sementara pending dulu

  11. ivanaa 3 Oktober 2010 pada 5:33 PM #

    kereen banget ff nya eoniee…. salam kenal yahh
    paling : lucu: hmm kyknya keseluruhan sedih
    sedih: waktu so eun pergi dan berniat membesarkan anaknya sendirian. (*sampe nangis lho bacanya u.u)
    kesal: pas kim bum gg percaya sm so eun trs nampar so eun. errgh nybelin banget! hehhehe..
    romantis: kim bum akhirnya melamar so eun.. so sweet
    tragis: gak nyangka kim bum menodai so eun. hiks hiks..
    bahagia: akhirnya mreka married.. *smoga kenyataan AMIN..
    deg deg an: apakah so eun akan memaafkan perbuatan kim bum??
    sadis: smua perbuatan ji yun ke so eun. dsar wanita gg pnya perasaan! emosii.. hahahaa😛
    gamsahamida eonnie :DD

  12. fitrianurul 10 Juli 2012 pada 5:24 PM #

    sediih bangeeett,,
    sampai mewek bacanya…!! hiikzz.. hikkzz,,,😥

    dilanjut thor cerita berikutnya,,,!!!

  13. man 22 September 2012 pada 3:54 PM #

    Tiba-tiba dia melihat Kim Bum sedang menunggu di depan pagar rumahnya tp pernah aq baca bahwa dia ada diapartement ..bukannya apartement gak ada pagar rumah / per apartement gak mungkin ada pagar kan pasti langsung pintu kamar apartement kan kalau g salah apartement kecil ditulis di part 7 awal

  14. rossita 27 Desember 2012 pada 8:09 PM #

    Lucu : (kebanyakan sedih chingu)
    Sedih : waktu kim bum nampar so eun, trus pas so eun ninggalin kimbum, sama waktu kimbum ngomong alasan dia gak minta pertanggung jawaban kimbum
    Kesal : waktu jiyun ngibarin bendera permusuhan ke so eun.
    Sadis : jiyun keduain kimbum, tapi dia masih bisa ngomong kalo cinta sama kimbum
    Tragis : so eun diperkosa kimbum. dan sebelum itu kimbum ngira so eun itu jiyun
    Bahagia : waktu kimbum meluk anaknya sang bum
    Romantis : kim bum ngelamar so eun
    Deg-degan :so eun kimbum ketemuan setlah 5thn gak ktmu ..

    great joob chingu😉

  15. Aisyahyesung 19 November 2013 pada 7:11 PM #

    keren,ceritanya

  16. Kim Jihyun 8 Januari 2014 pada 4:02 PM #

    campur aduk -_- akhirnya happy ending^^

  17. Mia 30 Juli 2014 pada 4:27 PM #

    Lucu;sang bum
    sedih:so eon menghilang dari kehidupan kim bum
    kesel:kim bum menampar so eon
    romantis:kim bum melamar so eon
    bahagia:bumsso bersatu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: