PLEASE, BE ROMANTIC!! (one shoot)

25 Sep


Wangi cintamu membiusku hingga hilang akal,

membawaku ke dalam imaji yang membuatku tak ingin tersadar.

“aku dan bummie sudah setahun pacaran tapi sikapnya seperti tidak pernah menganggapku sebagai pacarnya.”keluh so eun pada kakaknya chae won.

“memangnya dia bagaimana?tanya chae won yang penasaran dengan keluhan adiknya.

“dia dingin sekali, tidak pernah menunjukkan kalau dia menyukaiku.”tukas so eun

“kalau dia tidak menyukaimu kenapa dia mau berpacaran denganmu?”selidik chae won

“aku juga tidak tahu kenapa dia mau menerimaku.”ujar so eun

“menerimamu? Maksudnya kau yang nembak yah?”ujar chae won yang kaget dan heran mendengarnya.

“mungkin.”jawab so eun singkat dengan jawaban yang menggantung .

“coba kau ceritakan lebih rincinya, supaya aku mengerti.”ujar chae won.

“ceritanya saat hari pertama sekolah, aku bertemu dengannya dan sejak saat itu aku menyukainya. Aku mulai mencari – cari informasi tentangnya. Dia adalah anak seorang atlit karena itu dia juga merupakan atlit basket disekolah. Sebenarnya yang menyukainya banyak sekali. Bahkan sebelum aku menyatakan perasaanku sudah banyak anak – anak perempuan lain yang melakukan hal tersebut, tapi mereka ditolak. Baru aku yang dia terima, aku juga tidak tau kenapa.”tukas so eun

“mungkin karena yang dia sukai adalah kau so eun.”gumam chae won yang asyik mengelap masker diwajahnya.

“awalnya aku juga berpikir seperti itu. Anak – anak perempuan disekolah sempat ada yang memusuhiku karena aku bisa berpacaran dengannya. Terlebih aku bukan salah satu anak yang popular disekolah. Aku sempat dikerjai oleh mereka, aku dibawa ke gudang belakang dan mereka mengerjaiku habis – habisan sampai aku menangis, tapi tiba – tiba kimbum datang dan memelukku dia bilang dia milikku, jangan ganggu dia kalau kalian ingin selamat kemudian dia memapahku ke UKS tapi tidak sepatah katapun yang keluar dari mulutnya walaupun aku bertanya padanya berulang – ulang kali. Tapi memang sejak kejadian itu tidak ada lagi yang berani menggangguku”ujar so eun sembari memperagakan gaya kimbum.

“orang yang aneh, akuk heran kenapa kau bisa menyukainya. memangnya bagaimana ceritanya kau bisa menyatakan perasaanmu padanya?”Tanya chae won lagi.

“sebenarnya saat itu tidak sengaja, aku sedang curhat pada ji hyun tentang perasaanku pada kimbum.”tukas so eun seraya mengenang saat – saat itu.


Flashback ..

“aku menyukai seseorang disekolah ini ji hyun. Tapi aku tidak berani mengatakannya karena dia juga ternyata memiliki banyak penggemar bahkan sampai diluar sekolah pun begitu.”tukas so eun pada ji hyun sembari mengunyah snack yang ada dihadapannya di taman belakang.

“memangnya dia siapa so eun?”Tanya ji hyun

“kau juga pasti tau, dia kim sang bum.”jawab so eun singkat

“benarkah? Wah kau benar – benar mencari masalah dengan siswi lain. Dia kan banyak sekali yang suka so eun.”ujar ji hyun.

“ya kau benar. Oh yah setiap pulang sekolah aku selalu mengikutinya dari belakang.”ujar so eun

“ya iyalah kalau mengikuti ya dari belakang, memangnya apa tujuanmu?”ujar ji hyun

“heheh … aku hanya ingin tau lebih banyak tentang dia. Kau tahu ternyata setiap pulang sekolah dia selalu membantu ibunya untuk menjaga toko buku milik keluarganya.”tukas so eun

“wah dia baik sekali.”gumam ji hyun

“terkadang aku suka memotretnya. Aku juga terkadang suka berpura – pura mencari komik disana padahal aku curi – curi pandang padanya. Hahahah … “tukas so eun

“dasar kau seperti orang gila saja.”gumam ji hyun.

“iya aku benar – benar gila karena kim bum. Aku benar – benar menyukainya. Rasanya aku ingin berteriak kalau aku menyukainya dan ingin sekali menjadi pacarnya.”ujar so eun.

“teriak saja, lagipula disini sepi. Anak – anak sudah pulang sedari tadi bukan, jadi kau tidak usah takut teriakanmu akan didengar oleh orang lain. Tenang hanya aku yang mendengar.”ujar ji hyun

So eun pun beranjak dari tempat duduknya dan menaiki bangku, kemudian menghela nafasnya dan “kim sang bum aku menyukaimu !!! maukah kau jadi pacarku !!!”teriak so eun

“kau benar – benar menyukaiku?”ujar seseorang dibelakang mereka.

“kim bum !!!”teriak so eun dan ji hyun kaget karena kim bum tiba- tiba berada dibelakangnya.

“aku sedari tadi disini, kalian saja yang tidak merasa kalau aku dibelakang kalian.”tukas kimbum

“jadi kau …. “gumam so eun menggantung kata – katanya …

“ahhh … so eun sebaiknya aku pergi dulu yah.”ujar ji hyun yang langsung ngacir meninggalkan so eun dan kimbum disana.

“ji hyun, tunggu aku !!”ujar so eun ia pun membungkukkan badannya “maaf aku pergi dulu.”ujar so eun. Namun tak sempat so eun melangkah pergi kimbum memegang tangannya.

“baiklah, mulai sekarang kau pacarku. Ingat jangan coba – coba selingkuh kalau kau berani aku tidak segan untuk membunuhmu”ujar kim bum dengan nada datar dan langsung meninggalkan so eun sendiri.

So eun terbelalak mendengarnya, apa ini nyata atau hanya khayalannya. So eun hanya bisa terpaku ditempat, sampai akhirnya “kyaaaaaaa …………”teriak so eun sembari berlari – lari kegirangan.

Kembali lagi ke so eun dan chae won

“begitulah ceritanya.”tukas so eun

“ckckkck …. Hidupmu sangat aneh sekali soeun.”timpal chae won.

“begitulah, sejak saat itu aku dan dia resmi berpacaran. Tapi gaya pacaran kami sangat aneh.”ujar so eun

“apa maksudmu?”Tanya chae won

“seperti yang aku bilang tadi, dia tidak menunjukkan tanda – tanda kalau dia menyukaiku. “ujar so eun dengan nada kecewa.

“contohnya?” gumam chae won

“dia sering sekali menolak ajakanku untuk pulang sekolah bareng dengan berbagai alasan, aku juga sering membawakan bekal untuknya tapi tidak pernah sekalipun aku melihat dia memakan bekal dariku, kemudian dia juga jarang sekali meneleponku sekedar menanyakan kabarku atau apalah.”keluh so eun

“cobalah berfikir positif mungkin dia salah satu orang yang tidak bisa mengungkapkan perasaannya dengan benar, dia hanya bisa bersikap diam dan dingin.”ujar chae won

“ya, tapi berbeda pada teman – temannya yang lain. Dia selalu bisa tertawa – tawa dengan teman – temannya. Sedangkah denganku selalu dengan ekspresi datar. Kalau begini terus aku bisa stress unnie.”ujar so eun

“ah ribet, sudahlah cepat tidur sana. Besok aku harus bangun pagi karena aku akan bertemu dengan kakandaku jung il woo.”ujar chae won sembari mengusir so eun.

“ah dasar kakak yang tidak bisa mengerti perasaan adiknya.”ujar so eun dan melangkah pergi keluar menuju kamarnya.

Esoknya …

“bum bisakah kau membantuku membuat tugas matematika? Aku benar – benar tidak mengerti dengan rumus yang diberikan, selain itu tugasnya harus segera dikumpulkan hari ini”Tanya so eun pada kimbum yang tengah sibuk membaca buku.

“aku kan pernah memberikanmu buku rumus matematika lengkap dengan cara pengerjaannya, kau tidak membacanya yah?”ujar kimbum sembari menutupi buku yang barusan ia baca dengan tas nya.

“hehehe … iya benar. Kau mau kan membantuku? Kalau tidak beres saat jam pelajarannya, aku harus menyelesaikannya sepulang sekolah nanti. Kalau begitu aku takut karena aku akan sendirian disekolah.”tukas so eun manja.

“itu kan masalahmu. Aku tidak mau membantumu. Aku harus latihan basket lagipula sebentar lagi akan ada pertandingan. Seharusnya kau rajin belajar dirumah agar kau tidak terlambat dalam belajar.”ujar kimbum menghakimi so eun

so eun hanya bisa menelan rasa kecewa dan cemberut. Ia pun melangkah pergi dengan kesal dan menuju kelasnya. Sedangkan kimbum dengan santainya melanjutkan kegiatannya membaca buku.entah buku apa yang dia baca.

Sudah sekitar 3 jam so eun mengerjakan tugas matematika sebanyak 100 soal. Tepat pukul 5 sore akhirnya tugasnya selesai juga.

“fiuh … akhirnya tugasku selesai juga.”ujar so eun. Ia pun segera membereskan alat – alat tulisnya dan menggendong tas nya. Kemudian melangkah menuju ruang guru dengan wajah kusut karena kesulitan mengerjakan tugasnya. “ini semua karena kimbum yang tidak mau membantuku, padahal aku kan pacarnya kenapa dia sama sekali tidak mau membantuku sih. Dia benar – benar menyukaiku atau tidak.”keluh so eun saat ia melewati pintu kelasnya.

Tanpa ia sadari, sedari tadi kimbum memperhatikannya. Bahkan dari sejak sekolah bubar. Kim bum berbohong pada so eun kalau ia harus latihan basket, itu hanya alibinya untuk bisa memperhatikan so eun lebih lama. Juga sekalian untuk memberi pelajaran pada so eun agar ia mau lebih giat lagi untuk belajar.

Tidak sengaja pada saat so eun keluar dari kelas ia menjatuhkan sebuah buku dari tangannya. Kimbum pun memungutnya dan memperhatikan buku tersebut.

Malamnya ..

Kim bum penasaran dengan buku so eun yang tadi dijatuhkannya. Setelah perdebatan hatinya berlangsung lama akhirnya ia memutuskan untuk membaca buku tersebut. Sebuah buku diary berwarna merah muda dengan gambar hello kitty didepannya.

Kim bum membaca isinya dengan seksama. Setiap lembarnya berisi curahan hati so eun tentang kimbum.

“apakah dia bersedih untuk ketiadaanku?, apakah dia merindukanku ketika aku tak disampingnya?, cukup berartikah diriku untuknya?, berdebarkah dia saat aku disisinya? Aku tidak tahu. Tapi yang pasti aku benar – benar menyukainya.

Cinta ini yang masih menyuruhku bertahan dalam ketidak pastian apakah hatinya benar – benar milikku. Karena sejujurnya aku tidak pernah sanggup bila harus melepaskannya sekalipun aku merasa tersiksa dengan ketidakpeduliannya.

Namun bila hubungan ini hanya akan menyiksa kimbum maka lebih baik aku mundur, biarlah cinta ini kusimpan sendiri sebagai anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku walau untuk membayangkannya pun aku tak sanggup bila harus berpisah dengannya.

Tuhan bukalah hatinya untukku walau hanya sebentar ia tunjukkan bahwa ia benar – benar mencintaiku.”

kim bum menutup buku diary itu, ia pun mulai merenung dan mendapatkan ide.

Suara dering telepon mengagetkan so eun yang tengah asyik membaca komik naruto, ia pun meraih cell phone yang ada disampingnya dan membacanya.

“turunlah kebawah aku ada didepan rumahmu. Jangan lupa pakai mantelmu.”

“kimbum?”gumam so eun. Ia pun langsung beranjak dari kasurnya dan menatap jendela kamarnya. Ternyata benar ada sosok kimbum disana tengah menunggu so eun. So eun pun segera mengganti pakaiannya dan memakai mantel sesuai perintah kimbum.

“kimbum ada apa kemari?”Tanya soeun

“ini pakai helmmu. Jangan banyak bertanya naik saja.”ujar kimbum singkat sembari menyodorkan helm pada soeun

so eun hanya cemberut mendengar sikap kimbum yang masih saja seperti itu “cih … apa dia tidak bisa memperlakukan wanita dengan lebih baik?”gumam so eun dalam hatinya.

So eun pun naik motor dibonceng oleh kimbum. Ia memegang kimbum sekenanya. Ditengah perjalanan kimbum memegang sebelah tangan so eun dan menaruhnya dipinggangnya “apa kau ingin mati, yang kuat pegangannya”ujar kimbum ketus.

So eun makin cemberut mendengarnya.

Akhirnya mereka sampai disebuah bukit dengan bunga – bunga disekitarnya. Kimbum meraih tangan so eun dan menuntunnya. Mereka pun duduk disebuah kursi panjang ditepi bukit tersebut.

“wah indah sekali, ternyata kota seoul sangat indah dipandang dari sini.”gumam so eun dengan tatapan penuh takjub.

“benar.”ujar kimbum singkat.

“bum, kenapa kau mengajakku kemari?”Tanya soen.

“a … a … aku …. “ujar kim bum terbata – bata sambil menggaruk – garuk kepalanya.

“aku apa?”Tanya so eun dengan gaya selidik

“aku ingin minta maaf padamu so eun.”ujar kim bum akhirnya lancar juga.

“minta maaf untuk apa?”Tanya soeun

“karena sikapku yang tidak mahir menunjukkan perasaanku padamu hingga menyiksa perasaanmu dan menganggapku tidak pernah menyukaimu.”tukas kimbum

“maksudmu?”Tanya soeun yang mulai tidak mengerti

“ini bukumu terjatuh saat kau akan pulang.”ujar kim bum seraya menyerahkan buku diary milik so eun.

“jadi …”gumam so eun

“aku sudah menyukaimu sejak awal penerimaan murid baru, itu lah alasana kenapa aku menerimanmu. sebenarnya aku sudah berulang kali membaca buku – buku bagaimana cara memperlakukan wanita dengan baik, tapi aku terlalu kaku untuk merealisasikannya. Sebenarnya berulang – ulang kali aku ingin menunjukkan sikapku kalau aku menyukaimu tapi aku malu melakukannya. Karena jujur saja aku tidak terbiasa melakukan hal tersebut, mungkin karena aku baru sekali ini menyukai seorang gadis.”tukas kimbum dengan wajah memerah.

“bum … “gumam so eun

“aku sering sekali menolak ajakanmu untuk pulang bersama, tapi sejujurnya setiap hari aku selalu mengikutimu dari belakang sampai akhirnya kau sampai dengan selamat kerumahmu, aku bukannya tidak pernah memakan bekalmu, tapi jika aku makan disekolah teman- teman pasti memintanya dan aku tidak mau masakanmu dinikmati juga oleh teman – temanku karena itu milikku, aku selalu memakannya diatap sekolah atau kubawa kerumah dan hal lainnya yang menunjukkan aku tidak pernah memperhatikanmu. Tapi sebenarnya setiap detik tidak pernah aku tidak memikirkanmu. Aku hanya kurang cerdik menunjukkan perasaanku. Apa kau mengerti?”tukas kimbum panjang lebar .

So eun pun mengangguk dan tersenyum menatap kimbum.

“coba kau baca halaman terakhir didiarymu itu.”perintah kimbum.

So eun pun membuka halaman terakhir di diarynya, ia mulai membaca kata demi kata yang tertera dibukunya.


Bolehkah aku memegang erat tanganmu ketika kita berjalan bersama dan saling tersenyum menikmati kebersamaan kita?

Hanya ingin kau tau bahwa aku milikmu.

Bolehkah aku memelukmu sekedar ingin membuatmu merasa tenang dan hangat ketika kau terluka?

Hanya ingin kau tahu bahwa aku ingin selalu ada untukmu.

Bolehkah aku mengirimimu jutaan bait puisi yang telah kularung selama ini sekedar untuk ungkapkan rasa yang tak bisa kusiratkan?

Hanya ingin kau tahu bahwa aku mencintaimu.


Soeun terlihat berseri membacanya, ia pun mengecup pipi kim bum lembut dan berujar “mulai sekarang tunjukkanlah perasaanmu padaku jangan pernah malu untuk melakukannya.”

“maukah kau mengajarkanku agar lebih jujur dengan perasaanku?”

So eun pun mengangguk tanda setuju. Kimbum pun tersenyum. Ia pun mengecup kening so eun lembut.

So eun dan kim bum pun saling berpegangan tangan sembari menikmati suasana malam yang sejuk ditemani bintang – bintang yang bertaburan dan seakan tersenyum melihat mereka berdua.


THE END


Fiuh … akhirnya ini cerita beres juga, makasih yah buat para mates yang mau baca oneshoot aku yang sederhana dan kurang nyambung ini, moga kalian diberkahi oleh Tuhan karena telah bersedia menyempatkan waktunya untuk memberikan komentarnya. Hehehe … *lebay banget yah*


15 Tanggapan to “PLEASE, BE ROMANTIC!! (one shoot)”

  1. enno 26 September 2010 pada 3:57 PM #

    OS favoritqu . . . . ^^
    So swittt. . . .
    Q kira tdna kse brtepuk sblh tgn,eh . . .trnyta kb so swit buanged.

  2. Niiz 15 Maret 2011 pada 1:42 AM #

    Huaaaa krakter dingin emg cocok buad bumppa >..<
    Bumppa daebak😀
    Authornya daebak😀

  3. nia 19 Juni 2011 pada 9:34 PM #

    ssssoooo sweeeeeet

  4. Maria Sativa 23 Juni 2011 pada 2:11 AM #

    so sweat banget

  5. charlotte 25 Juni 2011 pada 12:56 PM #

    Aku gak bohhonnggg ini kereen bangeeett. so sweett❤

  6. meilani 2 Oktober 2011 pada 9:42 PM #

    wah so sweet kim bum
    i like it

  7. Ina BeomSso 23 Oktober 2011 pada 9:58 AM #

    so sweetttt !!!!!
    I LIKE IT🙂

  8. Listia Zafeera 25 November 2011 pada 10:27 AM #

    kim bum yg dingin…suka bgt,trus tulisan kim bum di diary so eun,em…bikin terharu,smpek nangis nih…..bagus buanget…bikin lg donk..

  9. SintiaBumsso 13 September 2012 pada 8:26 PM #

    Uaahhh kerenn banget kaka author :)) huhu Peran Dingin cocok buat kim bum , apalah perannya pasti cocok , apalagi peran sebagai pasangan yg melindungi Soeun unnie :DDD cocok bangettt *pasti :DDD

  10. cucancie 22 September 2012 pada 10:32 AM #

    So….sweet…ceritanya singkat tp maknanya dalam bgt,suka…suka…sukaaa….

  11. ranatty 1 Oktober 2012 pada 7:52 AM #

    mbum mang pnts dngn prn2 kaku macem ini, jdi mudah di bynginya he

    pi trnyt aslinya romantis lho, hny krn malu aja, jdi ssh nunjukinya,

    co cuwiiit pkknya

  12. tanti no kawai 13 Desember 2012 pada 12:17 AM #

    ………../–)
    ………/…/
    ……./….(______
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓—.___((_I__)

  13. kiki chan 11 April 2013 pada 9:56 PM #

    so sweet. banget. ^^

  14. zahra syifa nurhaliza 17 Oktober 2014 pada 11:36 PM #

    Ckckck ternyata bumppa orang nya romantis juga

  15. Siti Arifah 4 Juli 2016 pada 3:18 PM #

    oh so sweet…
    suka banget sama ceritanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: