KCB Episode 1 (From Jeju With Scandal)

21 Sep

Annyeong mates….chingu..eonnie..saeng…

Ketemu lagi dengan saiia

Jangan bosen yah…

Setelah kemarin kita ber drama-drama dengan 4L1TL

Maka sekarang kita benahi diri bergila-gila ria dengan KCB

Enjoy this………………………..


Malam mulai menampakkan dirinya, rembulan begitu percaya diri menemani langit malam ini, meskipun tak ada bintang. Terlihat di sebuah jalan di kota Seoul dua wanita yang tampaknya sedang mengobrol sambil berjalan. Yang satu gadis muda dengan setelan kemeja merah dan rompi levis nya dengan rambut yang dikucir imut. Sementara yang satunya lagi wanita dewasa nan cantik dengan rambut yang terurai sebahu.

“Kau yakin?”. Tanya wanita dewasa itu, dia adalah Uhm Jung Hwa, lebih tepatnya manager Uhm, dia adalah seorang manager artist. Gadis ikat yang disebelahnya berpaling menatap, kemudian menganggukan kepalanya.

“Kau tidak lelah?”. Tanya manager Uhm lagi. “Aniyo…”. Jawab sang artis. Kim So Eun nama lengkapnya, namun dia senang dipanggil So Eun atau Sso saja.

“Manager Uhm, otak dan badanku lelah.. aku butuh liburan.. kau tahu kan sudah 7 bulan terakhir ini aku disibukan dengan dramaku yang kejar tayang.. sekarang giliranku memanjakan diriku sendiri”. Ucapnya sambil tersenyum manis.

“Sudah kau putuskan kau akan liburan kemana?? Jangan lupa hubungi aku jika sudah tiba ditempat liburanmu”. Ujar Manager Uhm.

“Tentu.. masalah tempatnya aku masih bingung… apa aku pergi ke pulau Jeju atau Pulau Nami yah???”. Tanya so eun.

“Keduanya tempat yang nyaman… aku yakin pikiranmu akan kembali segar.. selanjutnya kau masih banyak acara”. Ucap sang manager.

“Ya sudahlah.. kita makan dulu saja.. perutku lapar… beberapa bulan aku tidak makan makanan lezat.. tubuhku jadi tak terawat dan sering sakit.. sekarang ayo..kita manjakan perut kita manager!”. Ucap so eun sambil berjalan masuk kedalam restoran.

Sementara itu di sebuah hotel di daerah Jeju yaitu Hotel Lotte Jeju, Nampak dua orang pria baru saja memasuki sebuah kamar, kamar dengan nomor 96. Yang satu terlihat lebih tua berusia sekitar 34 tahun, sementara yang satunya lagi masih begitu muda dan tampan. Pria populer yang pasti jika sedikit mendengar suaranya saja semua gadis korea berteriak histeris. Siapa lagi kalau bukan Kim Bum, penyanyi pria yang begitu mempesona baik rupa maupun suaranya.

“Ah.. lelah sekali”. Gumam Kim Bum sambil melemparkan tubuhnya keatas ranjang. Dia memang baru saja menyelesaikan tugasnya, yaitu mengisi sebuah acara di hotel yang ia tempati. Kebetulan hotel itu baru saja berulang tahun yang ke 10 dan mengadakan pesta dengan mengundang para artis ternama di Korea.

“Bum-ah.. istirahatlah.. hari ini kau telah bekerja keras”. Ucap manager Joo Jin Mo, managernya Kim Bum.

“Ye.. aku pun begitu lelah, jadwal bernyanyi 2 lagu kenapa ditambah menjadi 3 lagu.. ah sungguh”. Ucap Kim Bum agak sedikit kesal.

“Ya sudah sekarang kau beristirahat saja… kita lusa baru akan kembali ke seoul, jadi besok kau bisa berlibur atau beristirahat sepuasnya, eh tapi tetap kau ingat malamnya akan ada interview tentang penampilanmu malam ini”. Ucap managernya.

“Ye.. araseoyo…..”. jawab kim bum sambil menutup tubuhnya yang benar-benar sudah mengantuk. Managernya pun berjalan keluar dari kamar nya kim bum.

***

So eun terlihat begitu riang pagi hari ini, memang hari ini begitu cerah, matahari menyapa dengan kicauan burung. So Eun berjalan dengan menarik kopernya menuju bandara.

“Ah…. Rasanya aku ingin berteriak… aku bebas…. Seperti baru keluar dari tahanan saja”. Ucapnya dengan terus mengumbar senyum manisnya. “Aku tak sabar ingin segera cepat sampai disana.. aku bisa tidur sepuasnya tanpa ada gangguan… wisata kuliner, belanja, pergi ke pantai ahhhhhhhhhh”. Ucap so eun sambil terus membayangkan semua hal baik yang dia temui di tempat liburannya kali ini. Tiba-tiba handphone so eun berdering, sang manager yang meneleponnya.

“yeoboseyo… anyyeong…”. Sapa so eun ceria.

“Wah.. kau terdengar begitu bahagia.. jarang sekali aku mendengar kau mengeluarkan suara bening seperti ini”. Ucap managernya bercanda.

“Memangnya selama ini suaraku kotor seperti air got”. Jawab so eun tambah gila.

“Ah.. aniyo.. bagaimana kau sudah pastikan kau akan liburan kemana??? Dua tiket yang kau pesan tak mungkin dua-duanya kau gunakan dalam waktu bersamaan”. Ucap sang manager.

“Jiah.. manager Uhm, kau pikir tubuhku bisa dibelah dua..???? jika aku mempunyai jurus seribu bayangan sudah kugunakan untuk pergi ke dua tempat itu bersamaan.. sayang ketika pembagian keahlian aku memilih acting”. Jawabnya.

“Wajahmu memang bisa menipu public… kau tampak cantik dan anggun.. mereka tak tahu kau begitu gila”. Ujar managernya. “Jadi kau mau liburan kemana? Supaya kalau ada apa-apa aku bisa langsung terbang ke tempatmu”. Ucap manager Uhm mulai gemas  dengan tingkah artisnya ini.

“Ye..ye… aku akan berlibur ke Jeju..bagaimana bagus bukan?”. Tanya so eun.

“Oh.. baiklah kalau begitu, semoga kau bisa menikmati liburanmu kali ini yang hanya 3 hari..heehe manfaatkan sebaik mungkin yah”. Ucap managernya.

“Ye.. khamsahamnida”. Jawan so eun.

“Annyeong…………”. Ucap managernya sambil menutup sambungan teleponnya.

“Jeju…. I’m coming…………….”. ucapnya ceria.

Sementara itu disebuah rumah yang mewah dan megah. Ada seorang nenek berusia sekitar 70 tahun, sedang duduk bersama gadis mungil nan lucu yang juga adalah cucunya Kim Min Ji. Mereka sudah bersiap akan nonton bareng, meskipun mereka orang terpandang namun tingkah lakunya ada saja yang seperti orang biasa. Sang nenek dan Min Ji akan nonton bareng drama kesukaan mereka MIANHE, drama yang dibintangi oleh Kim So Eun.

“Nenek… dramanya masih setengah jam lagi.. ayo pindahkan dulu ke channel music”. Rengek Min Ji.

“Ah.. nenek tidak ingin ketinggalan seperti kemarin, sekarang sedang asyik, dua episode terakhir”. Ucap neneknya tak mau kalah.

“Ah…sudahlah… kau diam saja dulu”. Ucap neneknya. Min Ji pun mengadakan aksi manyun. Kemudian nenek berpaling menatap min Ji.

“Min Ji-ah…”. Ucap nenek. “ye…”. Jawab Min Ji. “Kenapa sampai sekarang kau belum pernah membawa pasanganmu kemari?”. Tanya nenek. Sontak Min Ji Kaget.

“e..e… mengapa nenek tiba-tiba bertanya seperti itu?”. Tanya Min Ji gugup. “Jangan tanyakan aku.. tanyakan dulu oppa”. Ucap Min Ji.

“Ah.. kalian berdua memang sama.. nenek heran, kalian berdua tampan dan cantik tapi mengapa tak ada satupun pasangan yang kalian punya, padahal kim bum sebagai pewaris perusahaan ayahmu seharusnya sudah memiliki calon pendamping”. Ucap neneknya. Min Ji terdiam.

“Sekarang kakakmu dimana?”. Tanya neneknya. “Nah… nenek pikun lagi, oppa kan sedang ada acara di Jeju”. Ucap Min Ji.

“Anak itu selalu mementingkan karirnya daripada kehidupan pribadinya.. bukan memikirkan soal pasangan malah terus memikirkan karir..bernyanyi”. ucap neneknya.

“Kenapa aku yang jadi dimarahi nenek.. harusnya kakak..”. Ucap Min Ji.

“Sambungkan nenek dengan kakakmu”. Perintah neneknya. Min Ji segera mengambil telepon dan mulai memencet nomor.

***

So Eun akhirnya tiba di Jeju. Udara segar menyambutnya sore itu, meskipun wajahnya masih tampak lelah karena perjalanan tapi dia tetap menyunggingkan senyuman di wajahnya.

“Aku benar-benar liburan kali ini.. bukan untuk syuting… tak ada scrip yang mesti ku hapal, tak ada manager Uhm yang selalu menguntitku.. tak ada jadwal kegiatan.. yang ada hanya kesenangan….”. ucapnya yakin.

So Eun pun melangkahkan kakinya menuju mobil jemputan hotel. Akhirnya dia sampai di Hotel Lotte Jeju yang akan dihuninya kurang lebih 3 hari ini. Ada beberapa orang di hotel yang memandang kagum pada sosok So Eun, secara dia aktris terkenal. So eun berjalan menuju receptionist, sang receptionis terkagum-kagum tak percaya aktris keren ada dihadapannya.

“Managerku sudah memesankan kamar untukku.. atas nama pemesan Uhm Jung Hwa”. Ucap so eun. receptionistpun mulai mengecek, dan sepertinya nama itu didapat.

“Oh..iya sudah dipesan 4 hari yang lalu, ini kunci nomor kamar Anda”. Ucapnya sambil menyerahkan kunci berbentuk kartu itu. So Eun menerimanya dengan ramah.

“Maaf.. kau kan Kim So Eun, pemeran Ga Beong Min di MIANHE??? Bolehkah aku meminta tanda tanganmu?”. Tanya nya hormat. “Tentu”. Jawab so eun ramah, dia pun memberikan tanda tangannya diatas sebuah kertas yang diberikan kepadanya tadi.

“Sillyehamnida”. Ucap So Eun sopan. Diapun berjalan mencari kamarnya.

***

“Ye… aku masih disini.. besok aku baru akan pulang nek, karena nanti malam masih ada interview”. Ucap kim bum sambil memegang handphone ditelinganya menggunakan tangan kanannya.

“Aku janji besok aku pulang akan aku bawakan oleh-oleh untuk nenek dan Min Ji”. Sambungnya lagi.

“Mwo??? Sudahlah nek jangan bahas masalah itu lagi.. aku tidak berminat.. suruh Min Ji saja yang mencari pasangan duluan”. Gumam Kim Bum.

“Ye..ye.. annyeong”. Tutupnya.

“Ah…lagi lagi masalah itu… aku kesal jika sudah ditanya masalah itu. Usiaku masih muda… aku ingin berkarir.. lagi pula aku tak mempunyai kekasih”. Ucap Kim Bum menggerutu. Diapun berjalan menuju kamar mandi.

“Satu-satunya cara menghilangkan stress adalah dengan mandi..ayeyyyyyyyyy”. lanjutnya,

Sementara itu so eun baru saja turun dari lift dia berjalan melewati lorong yang menampakan pintu-pintu kamar. Dia terlihat kebingungan membolak balik nomor kamarnya.

“Aku yang bodoh atau kartu ini yang menjebak… diputar ke atas.. diputar kebawah tetap sama….kamarku itu 69 atau 96 ya????”. Ucapnya.  “Bagaimana kalau menggunakan jurus tebakan… hmhhmhm K-I-M 3, S-O 2, E-U-N 3 jadi ada 8 yah.. aku tebak 69-96-69-96-69-96-69-96.. ya, aku harus yakin tebakanku benar, kamarku nomor 96”. Ucap nya begitu yakin.

So Eun pun berjalan dan sampailah dia didepan kamar dengan nomor 96.

“Ini baru kamarku.. ah… rasanya ingin langsung berbaring…”. Ucap so eun.

Namun belum juga masuk dia kembali terheran-heran.

“Kunci kamar ini masih ditanganku.. tapi mengapa pintunya bisa dibuka???”. Herannya sambil memegang kunci kamarnya itu. “Ah… mungkin saja kamar ini baru dibereskan”. Ucapnya santai. Dia pun masuk kedalam kamar, melihat ada kasur rasanya dia ingin nyemplung saja. Plung………dia pun menjatuhkan tubuhnya diatas kasur dengan seprai putih bersih itu.

Sementara itu yang punya kamar itu  tengah asyik mandi dan bermain dengan air dari shower nya, dibasahi tubuh dan rambutnya sambil sesekali dia bergumam dalam hatinya.

“Nanti setelah mandi aku pergi makan dan langsung terjun ke pantai”. Ucap Kim Bum. “Aku tak akan membiarkan moment sunset begitu saja.. aku harus mengabadikannya dengan kamera kesayanganku”. Gumamnya sambil menggerus bagian lehernya.

Sementara itu so eun terlihat masih asyik berbaring sambil dia mengirikan pesan untuk managernya.

To: Manager Uhm Jung Hwa

+093446578xxx

Aku telah sampai di Jeju..

Kau tenang saja yah manager Uhm

Nikmati hari-hari normalmu tanpa aku

Jangan rindukan aktrismu ini kekekekekee


Setelah selesai mengirim pesan tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamar.

“masuklah”. Perintah so eun.

Dan masuklah seorang pelayan hotel sambil mendorong trolli dengan sebuah anggur diatasnya. Namun wajah si pelayan seketika shock ketika melihat so eun.

“Ada apa?? Siapa yang pesan anggur??”. Tanya so eun polos.

“ Oh.. berhubung hotel ini sedang berulang tahun.. maka hotel memberikan Anggur Brazil ini secara Gratis”. Ucap pelayan itu sambil menyembunyikan wajah kagetnya.

“Oh.. baiklah.. khamsahamnida”, ucap so eun.

“Sillyehamnida”. Ucap pelayan itu sambil membungkukan badannya  dan keluar dari kamar itu.

***

Di restoran hotel, terlihat ada dua orang yang sedang mengobrol.

“repoter Kang, bagaimana sudah disiapkan tim darimu?”. Tanya orang yang didepannya itu, lelaki berusia sekitar 35 tahun dengan menggunakan topi hitam.

“Sudah… reporter dan cameramen sudah siap dari tabloid kami.. kalau dari tim Anda repoter Min?”. Tanya baliknya.

“Tentu sudah siap.. nanti malam kita bertemu di Ballroom hotel jam 6, satu jam sebelum acara interview itu”. Ucap reporter Min.

“Baiklah..”. Ucap Reporter Kang. Merekapun melanjutkan makan mereka.

Tiba-tiba ada seorang pelayan yang tak sengaja pembicaraan mereka terdengar oleh kedua reporter dari majalah dan situs terkenal Korea itu.

“Aku masih tak percaya… kau tahu apa yang kulihat barusan”. Ucap pelayan yang satu.

“Ada apa??? Kau melihat aja Sung-ah?”. Tanya si pelayan itu.

“Aku begitu yakin kamar nomor 96 itu dihuni oleh Kim Bum, penyanyi terkenal itu yang mengisi acara kemarin malam di hotel ini”. Ucap Ah Sung.

“Lantas kenapa?”. Tanya temannya.

“Tadi pagi pun aku masih mengantarkan sarapan ke kamar itu dan memang penyanyi itu yang ada dikamar, tapi barusan ketika aku memberikan anggur pemberian hotel ini aku mendapati seorang gadis  tengah membaringkan tubuhnya di ranjang nya”. Ucap Ah Sung.

“Jeongmalyo??? Kau tak bercanda Ah Sung?? Selama ini Kim Bum memang digosipkan dengan para wanita cantik tapi tak ada yang ia benarkan gossip itu, tapi apakah wanita yang ada dikamarnya salah satu wanita yang pernah digosipkan denganya?”. Tanya Shi Young.

“Aniyo… dan aku yakin kau tak akan percaya dengan apa yang aku lihat shi  young-ah”. Ucap Ah Sung.

“Siapa??? Siapa wanita itu jangan buat aku penasaran”. Rengek Shi Young.

“KIM SO EUN”. ucap Ah Sung berbisik.

“Siapa??? Kau ulangi lagi.. suaramu begitu kecil seperti kau sedang berbicara dengan semut”. Ucap shi young sambil menepuk tangan Ah Sung.

“kau… dengarkan baik-baik dia KIM SO EUN”. ucap Ah sung sekali lagi.

“KIM SO EUN???? jeongmalyo?”. Tanya shi young dengan suara agak kencang.

“Shutttttttttt pelankan suaramu.. jangan sampai berita ini sampai ditangan pers, ini bisa gawat.. kita harus menjaga privasi mereka”. Ucap Ah Sung.

“maksudmu Kim So Eun yang bermain di drama MIANHE?”. Tanya Shi Young. Ah Sung mengangguk.

Sementara itu kedua reporter yang tak sengaja mendengar tersenyum bersamaan.

“kau tahu apa yang harus kita lakukan?”. Tanya reporter Kang sambil tersenyum pasti.

“Kita hubungi semua reporter yang akan melakukan interview malam ini.. kumpulkan dan kita harus benar-benar mendapatkan bukti itu.. ini akan menjadi hot gossip dan kita akan mendapatkan imbalan yang besar tentunya”. Ucap reporter Min.

“Baiklah..”. Jawab manager Kang.

***

Kim Bum telah selesai mandi. Diapun beranjak menuju kamarnya untuk ganti pakaian, namun alangkah terkejutnya ketika dia mendapati seorang wanita tengah terbaring di ranjangnya.

“Ya… siapa kau??? Kenapa kau bisa ada dikamarku?”. Tanya kim Bum. So eun sontak menatap ke pusat suara dan alangkah terkejutnya dia melihat sosok pria setengah telanjang, hanya memakai handuk putih dengan rambut dan tubuh yang masih basah berdiri dihadapannya. “ARGGGGGGGGG…….”. teriak so eun sambil menutup muka. Kim bum spontan menutup dadanya denga tangannya.

“Siapa kau??? Siapa kau??? Penjahat!!!!!!!!!”. Teriak so eun.

“Dasar gadis gila.. kau yang siapa masuk kemarku???”. Teriak Kim Bum.

“kamarmu dari mana?? Ini jelas-jelas kamar yang akan aku huni.. aku sudah memegang kuncinya… sekarang kau keluar dari kamarku”. Teriak so eun yang belum sadar jika pria yang ada dihadapannya adalah Kim Bum, penyanyi terkenal.

“Jelas ini kamarku, sudah 2 malam aku tidur disini.. kau mau beralasan apa lagi..”. Ucap Kim Bum.

“kau bukanya Kim Bum??? Penyanyi itu?”. Tanya so eun sambil menatap Kim Bum.

“Oh… ye, kau itu artis bukan.. aku baru tahu adat mu jelek seperti ini, masuk kamar lelaki seenaknya.. sekarang aku pinta kau keluar!!!”. Ucap Kim Bum kesal, bukan apa-apa tapi dia kesal bercampur malu karena baru so eun yang melihat dia sedang berbusana ala kadarnya seperti itu.

“Lihat!!!! Ini nomor kamarku 96”. Ucap so eun sambil memperlihatkan nomor kamarnya.

“kau itu artis yang tampak anggun tapi dalamnya bodoh…”. Ucap kim bum sambil tersenyum mencibir.

“Apa yang kau katakan barusan??? Bodoh?”. Kesal so eun.

“kau tak bisa membaca nomor.. kau lihat garis yang itu.. itu sebagai tanda.. nomor kamarmu nomor 69 bukan 96”. Ucap Kim Bum kesal.

“berani kau menghinaku.. “. Ucap so eun sambil menatap tajam.

“cepat keluar..!!!!!”. Perintah kim bum sambil tangannya menunjuk pintu.

So Eun pun berjalan meninggalkan kasur empuk nan hangat nya itu. Dia berjalan mendekat kearah pintu, dan ketika dia membuka pintu dia tercengang karena puluhan kamera menyoroti.

“ Foto mereka!!!!”. Komando salah seorang reporter. Puluhan jepretan pun berhasil terabadikan. So eun begitu kaget wajahnya melongo.

Kim Bum sadar akan hal itu, dia berbalik dan didapatinya puluhan reporter sedang mengabadikan fotonya tengah bertelanjang dada dan menggunakan handuk, hanya handuk putih dengan tubuh yang masih basah. Kim Bum segera berlari.

“Tutup pintunya……………..”. teriaknya, sambil menarik so eun kedalam kamar dan dia dengan segera menutup pintu kamar hotelnya.

^^TO BE CONTINUED^^


PREVIEW FOR NEXT EPISODE

“ beberapa tahun aku terjun di dunia entertainment aku berusaha menjaga image ku.. agar aku tak terlibat skandal.. namun sekarang semua usahaku hancur”. Gumam so eun dengan wajah kecewa.

“ Lihat!! dalam lima menit skandal kalian sudah masuk internet”. Gumam manager Joo Jin Mo sambil memperlihatkan laptopnya pada Kim Bum, So Eun dan manager Uhm.

“Besok adalah hari ulang tahunnya Kim So Eun!”. ujar manager Joo sambil menatap Kim Bum.

“Ini hal terbodoh yang pernah aku lakukan di depan umum.. dia bukan kekasihku”. Ucap kim bum kesal.

“Dia menyanyikan lagu untuku?”. Batin so eun heran.

“Nenek.. lihat ada skandal tentang oppa”. Teriak Min Ji pada neneknya.

“Mengenai skandal ini akan ada klarifikasi”. Ucap Kim Bum yang begitu setia berada disamping so eun dengan senyuman palsunya.


Wait For Next Episode..kya….

23 Tanggapan to “KCB Episode 1 (From Jeju With Scandal)”

  1. ybfanfiction 21 September 2010 pada 9:56 PM #

    bagus banget! bacanya sampe nahan nafas saking serunya… kekeke…
    lanjuttt… ^^

  2. sukma 31 Desember 2011 pada 11:09 AM #

    kereeennn…
    Seru bangeet!!!!!!!!!!!!

  3. cherry 20 November 2012 pada 5:22 PM #

    keren lanjut thor
    pdhl dah da lanjutannya ea

  4. jun rae kim 11 Mei 2013 pada 10:44 PM #

    lucu…

  5. umi_ali 17 Mei 2013 pada 1:32 PM #

    Luar biasaaaa…..
    Aq seneng cerita ini…
    Ini terinspirasi dari Love is…
    Yg di youtube buatan anzygirl bukan ya?
    Soalnya aq suka vid buatan mereka…🙂

  6. vale 29 Juni 2013 pada 11:14 PM #

    Yyeeeeeeyyyyy….akhirnya menemukan fanpage bumsso…
    Daebaaaakkk thor…
    Btw, q reader br nih..salam kenal..

  7. Aisyahyesung 17 November 2013 pada 10:25 PM #

    wah ceritanya seru

  8. Kim Jihyun 8 Januari 2014 pada 7:29 PM #

    namanya juga reporter -,-

  9. Umi ladjao 2 April 2014 pada 3:26 PM #

    Aq suka ceritanx.a…,🙂
    seperti kehdupan nx.ata….
    Itu film kan..?
    Lw film bsa d’ download d’ mana.?

  10. Na.P 24 Juni 2014 pada 6:40 PM #

    Daebakkkk

  11. nuri 25 Juli 2014 pada 7:04 AM #

    wah terjadi scandal yg sangt2 nih nantinya.

  12. Mia 30 Juli 2014 pada 6:07 PM #

    Seru bgt uh pasti xa

  13. Jesslyn Clementine 7 Agustus 2014 pada 1:22 AM #

    Bagusssss

  14. ainami 8 Agustus 2014 pada 3:16 PM #

    asli kocak bgt, sso segitu excitednya kah sampe salah baca nomor kamar…???

    moment nya pas bgt lagi, bum baru selesai mandi dan hanya berbalut handuk…. whoaaa bagai dpt harta karun tuh para wartawan kekeke~~~

    mari lanjut part berikutnya😀

  15. zahra syifa nurhaliza 13 Desember 2014 pada 3:02 PM #

    bagus eon

  16. Ny.Lee 5 Januari 2015 pada 10:00 PM #

    Huwahhh ini keren men…
    aku seneng bacanya sambil senyum senyum sendiri…

  17. kimmayurinerays 23 Januari 2015 pada 3:14 AM #

    Keren bgtz ne, sumpah seru abisss…

    Pa yg akn trjdi slnjutnya, next chingu
    lam knal ya🙂

  18. uchiha zoro 23 Februari 2015 pada 11:34 AM #

    seru bangettttt.. salam kenal..

  19. faizahrahmawati10 13 April 2015 pada 1:03 PM #

    Gak sabar pengen tau kisah selanjutnya, next Part

  20. Arir 15 April 2015 pada 6:28 PM #

    Ff nya bagus aku suka

  21. Arir 15 April 2015 pada 6:43 PM #

    Wahh keren keren aku suka pake bgt

  22. sofiaadela25 7 Juni 2015 pada 11:37 PM #

    ahh penasaran. . lanjut ahh ..
    come to chap 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: