ROMANTIC EVE Part 3

13 Sep

Kala cinta harus berkata yang terasa hanya kenangan belaka. Lamunan dan hayalan hanya sebagai peneman tidur yang akan bertukar dengan mimpi yang indah.

Aku rela lakukan itu demi cinta!!!!

“Tunggu disini aku akan kembali” kata Kim Bum
“Tunggu kau mau kemana???” Tanya So eun
So eun hanya bisa melihat Kim Bum berlari menuju suatu tempat, ia tak tau apa yang akan dilakukan Kim Bum. Ia hanya bisa menunggu didalam mobil karena memang keadaannya tidak memungkinkan untuknya mengejar Kim Bum.
Setelah beberapa lama Kim Bum muncul dengan membawa beberapa bungkusan ditangannya, ia langsung masuk kedalam mobil dan memberikan bungkusan itu pada So eun. “Kau darimana saja? dan apa ini?” Tanya So eun heran
“tadi tempat temanku Cepat kau pakai itu.” Kata Kim Bum
So eun langsung melihat isi dalam tas tersebut dan langsung memeluk Kim Bum “Bumm –ah terima kasih aku sangat terharu.” Kata So eun
“Sudahlah ayo cepat ganti pakaianmu.” Kata Kim Bum
“Baiklah, tapi apa kau akan tetap diam disini saat aku ganti pakaian???” Tanya so eun
“Iya aku juga mau keluar.”Kata Kim Bum sambil membuka pintu mobilnya dan menunggu diluar.
Beberapa saat kemudian so eun telah selesai memakai pakaian yang diberikan Kim Bum. Kim Bum yang telah mengetahui itu masuk kembali kedalam mobil, ia mulai menyalakan mobilnya dan melaju mengitari kota Seoul yang memang masih agak ramai walaupun sudah larut.
“Bumm –ah, bisakah kita pergi ke suatu tempat dulu?” Tanya so eun pada Kim Bum seraya menatap Kim Bum
“Kemana?” Tanya So eun.
“tempat aku pertama kali mengenalmu.” Kata so eun.
“Baiklah.” Jawab Kim Bum sembari tersenyum.
Mereka kemudian tiba ditempat pertama kali mereka berkenalan saat itu, sebelumnya Kim Bum memang pernah melihat So eun pada penerimaan murid baru, tapi tempat inilah yang menjadi saksi awal perkenalan mereka. (tempatnya yang di CF Anycall Bodyguard, aku kurang tau namanya, maaf yah mates).
Kim bum turun dari mobil diikuti dengan so eun, mereka kemudian duduk ditangga sambil menatap bintang.

“Bumm – ah, aku ingin menjadi phoenix.” Kata So eun tiba – tiba.
“Mengapa?” kata Kim Bum sambil tak melepaskan pandangannya dari bintang yang sedang ia tatap.
“aku ingin terbang bebas tanpa beban, aku ingin mengelilingi dunia ini menghilangkan kepenatan yang terjadi.” Kata so eun yang juga sedang menatap bintang.
“kalau begitu aku ingin menjadi matahari.” Jawab kim bum yang masih menatap bintang.
“Apa?Matahari? Kenapa?” Tanya so eun sambil menatap kim bum
Kim Bum membalas tatapan so eun dan berkata “ya matahari.”
“Phoenix dan matahari? Kita tidak bisa bersama, bagaimana mungkin sedangkan kita kan sahabat sejati yang harus selalu bersama.” Kata so eun cemberut.
“apa alasanmu?” lanjut so eun
“rahasia.” Jawab Kim Bum singkat.
“Kau!!!” seru so eun sembari menjitak kepala Kim Bum, Kim Bum pun membalas dengan menggelitiki so eun, malam itu memang cukup berat bagi so eun, tapi kini ia telah melupakan kejadian dipesta itu, dan kembali menjadi dirinya yang ceria kembali. Banyak yang ia bicarakan dengan Kim Bum, seperti awal perkenalan mereka, kemudian mengapa mereka bisa dekat, dan berbagai kenangan bersama yang telah mereka lalui 2 tahun ini. Setelah malam yang mulai larut Kim bum pun mengantar so eun kembali kerumahnya.
Sesampainya didepan rumah So eun.
“Bumm – ah terima kasih .” ucap so eun
“Untuk apa?” kata kim bum
“atas hari ini.” Kata so eun
“Lupakan saja, itu semua sudah berlalu.” Kata kim bum
“aku malu.” Lanjut so eun
“malu pada seung ho?” Tanya kim bum
“Ya.” So eun mengangguk pelan
“tenanglah, aku yakin besok akan baik – baik saja.” Lanjut kim bum
“terima kasih bum – ah,, kau memang sahabatku yang paling baik.” Ucap soeun sembari tersenyum senang. Kemudian ia turun dari mobil dan melambai pada kim bum. Kim bum pun membalas lambaian so eun. Kemudian ia melaju pulang.

*Esoknya ….
Di sekolah sedang heboh, ada foto – foto so eun saat gaun yang dia kenakkan sobek di Majalah dinding sekolah.Para siswa banyak berkerumun disana dan menertawakan so eun.So eun yang baru saja sampai saat itu sangat kaget dan langsung berlari menangis menuju atap sekolah.
“Hiks ……………..kenapa aku harus mengalami kejadian seperti kemarin???” keluh soeun
“rasanya aku ingin mati saja, aku malu sekali….” Teriak so eun kesal
Ada yang membelai lembut rambut so eun, dan berjongkok didepan so eun “kau kenapa?” Tanyanya.
So eun kaget merasa ada yang membelai rambutnya ia kemudian membuka matanya dan “Kak Seung ho???” ucap so eun bertambah kaget.
“Kenapa kau menangis seperti itu?” Tanya Seung Ho.
“Tidak apa – apa.” Jawab So eun sambil menunduk
“Tidak apa kalau kau tidak mau cerita, oh ya aku hanya ingin meminta maaf atas kejadian semalam aku tidak tahu akan seperti itu kejadiannya tapi sungguh aku tidak bermaksud seperti itu.” Kata seung ho
So eun yang mendengarnya semakin keras tangisannya. Seung Ho yang kaget mendengarnya merasa heran, ia kemudian memeluk So eun “sudahlah kau jangan menangis lagi.” Ucap Seung Ho.
So eun masih terus menangis, dalam hati ia sangat merasa malu tapi dia juga sangat senang karena ia bisa dipeluk oleh Kak Seung Ho. Terlintas dalam fikirannya bahwa mungkin ini adalah hikmah dari kejadian semalam sehingga ia bisa dekat dengan Kak Seung Ho.
“Terima kasih kak.” Seru so eun sembari terisak
“So eun sebagai tanda permintaan maafku, aku ingin mengajakmu makan malam hari ini di restoran.”Ucap Seung Ho.
So eun terkejut atas ajakan Seung Ho yang tiba – tiba “makan malam?” ucap so eun sembari melepaskan pelukan Seung Ho.
“Ya, aku tunggu kau direstoran diSOEULRESTO.” Ucap Seung Ho
“Tapi aku ……….”
“Sudahlah tidak ada tapi – tapian, aku akan menunggumu sampai kau datang, aku harap kau tidak mengecewakanku.” Ucap Seung Ho sembari tersenyum.
“Akan aku usahakan.” Jawab so eun membalas senyuman Seung Ho.

Dari balik pintu terlihat Kim Bum yang sedari tadi melihat mereka, dalam hati ia sangat sakit melihat orang yg dicintainya bersama dengan orang lain. Dia kemudian mengepalkan tangannya dan berlalu menuju kelas.
Di lorong kelas ia berpapasan dengan Kang So ra. Kim Bum kemudian menahan tangan So ra dan berkata “apa semalam adalah ulahmu?”
“maksudmu?” Tanya Kang so ra kembali
“So eun” jawab Kim Bum
“huh ……………… aku kira apa, memangnya kenapa kalau memang benar aku, kenapa???” jawab Kang So ra
“Kuperingatkan kau, aku tidak peduli kau wanita atau bukan, tapi jika sekali lagi kau berbuat seperti itu pada So eun, aku tidak akan tinggal diam.” Ucap Kim Bum marah sembari berlalu meninggalkan Kang So ra.
“Huh ……. Kalian bagiku hanyalah limbah dari daging dan darah, tidak ada seorang pun yang boleh menghalangi jalanku, aku selalu mendapatkan apa yang aku inginkan.” Kata Kang So ra dalam hati yang masih menatap kepergian Kim Bum. Kemudian ia tersenyum sinis.
*Pulang Sekolah

“Bumm – ah …….” Teriak so eun sambil melambaikan tangannya
Orang yang dipanggilnya tidak menjawab, ia sibuk memakaikan helm pada kepalanya.
“Bumm – ah, kau kenapa?Dari tadi kau tidak menyapaku.“ ucap so eun manyun
“aku tidak apa – apa.” Jawab Kim bum
“tapi kenapa kau jutek sekali terhadapku?” Tanya so eun lagi
“Sudahlah itu bukan urusanmu.” Jawab Kim Bum sembari menyalakan mesin motornya, saat ia akan maju tangannya ditarik oleh so eun “aku ikut.” Kata So eun yang dengan mudahnya langsung duduk dibelakang kim bum.
“Kau mau apa???” kata Kim Bum sembari melirik kebelakang.
“Antarkan aku pulang, malam ini aku akan makan malam dengan kak Seung Ho.” Ucap So eun sembari mengedipkan matanya
“Aku tidak membawa helm lagi.” Kata Kim Bum
“Tenang saja, aku tak apa.” Ucap so eun
“Terserah kau sajalah.” Seru Kim Bum menyerah dan langsung menancap gas berlalu meninggalkan gedung sekolah mereka yang megah.

Diperjalanan ……….
“Bumm – ah ………” teriak so eun
“iya.” Jawab Kim Bum
“aku masih penasaran dengan jawabanmu tadi malam.” Kata So eun
Kim bum terdiam ia memang sedang berkonsentrasi dengan motornya yang melaju dengan kecepatan 120km/jam.
“Bumm –a h.” ucap so eun
“Iya.” Jawab Kim Bum lagi
“cepat jawab.” Kata So eun.
“aku akan menjawab tapi ada syaratnya.” Kata Kim Bum.
“Apa?” Tanya so eun
“tetaplah menjadi phoenix.” Ucap kim bum tersenyum
“memangnya kenapa?” Tanya so eun lagi.
“satu lagi.” Ucap kim bum kembali
“apa?”
“apa kau masih ingin menjadi sahabatku?” Tanya Kim Bum
“Tentu saja.” Ucap so eun
“kalau begitu pakaikan helm yang ada dikepalaku kekepalamu.” Ucap Kim Bum
“memangnya kenapa? Aku tak apa – apa.” Ucap so eun
“jangan menolak perintahku, ayo cepat!!!!” teriak Kim bum yang membuat so eun kaget dan langsung mengikuti perintah Kim bum sambil terheran – heran.
“sekarang apa jawabannya???” Tanya so eun.
Namun belum sempat Kim Bum menjawab motornya menabrak sebuah mobil sedan dihadapannya, ia tak sempat lagi mengerem karena ternyata sedari tadi ia menyadari rem motornya blong, karena itu ia rela menyerahkan helmnya untuk so eun, sekalipun taruhannya adalah nyawanya. Kim Bum terlempar jauh dari lokasi tabrakan sedangkan so eun berada tidak jauh dari motor Kim Bum. Dengan keadaan yang setengah sadar Kim Bum berusaha membuka matanya berusaha mencari sosok so eun, “maafkan aku so eun,hanya itu yang bisa aku lakukan untuk menyelamatkanmu, kuharap itu akan mampu menolongmu, kau akan selalu dihatiku. Kumohon jangan menangis lagi walaupun aku tak ada disampingmu. Berbahagialah aku yakin akan ada yang lain yang akan membasuh lukamu dan menyeka air matamu selain aku.” Setelah menangkap sosok yang ia cari kim bum pun memejamkan matanya tak berdaya.
Disebrang sana So eun hanya bisa merintih kesakitan menahan sakit, matanya berusaha mencari kim bum berada, kemudian matanya menangkap sesosok tubuh yang ia rasa adalah Kim Bum, dengan sisa tenaga yang ada so eun berusaha mendorong tubuhnya untuk mendekat pada Kim bum. Namun apa daya ia tak sekuat yang ia kira, so eun merasa sudah kehilangan tenaganya kemudian ia jatuh pingsan.
To be continued….

7 Tanggapan to “ROMANTIC EVE Part 3”

  1. Puchaaby 23 September 2010 pada 1:09 AM #

    Wuaaaaaa nangis sambil guling2 sampe banjir kamar aku,abis tissu 10 gulung
    T___T…

    Aaaaaaa…kim bum ngasih helmnya buat so eun pas tau kalo remnya ngk berfungsi..tau gt ak pinjemin aj helmku hehehe

    Haduw endingnya di chapter ni kok mengenaskan bgt sie
    FFnya T.O.P B.G.T dah bs buat aq nangis

  2. geill 22 Desember 2011 pada 11:41 AM #

    wuaaaaaaaaaaaaa, pas di akhir part 3 sedih banget !_!
    gimana ya dengan mereka, aq penasaran, jd aq lanjut aja ah…………………..
    gak mau lama2…………….
    top deh buat ffnya………………..

  3. VayTeuKey 24 Desember 2011 pada 8:26 AM #

    kenapa mereka harus kecelaka4n? jangan bilang kalau bum nanti mati. ah jangan d0nk. nanti so eun sama siapa?

  4. cucancie 23 September 2012 pada 1:22 PM #

    Y ampun kim bum besar bgt cintanya buat so eun….

  5. Kim Jihyun 7 Januari 2014 pada 11:56 PM #

    soeun mah parah bgt –” greget deh

  6. Mia 30 Juli 2014 pada 12:35 PM #

    Apakah mereka akan berpisah

  7. ainami 9 Agustus 2014 pada 3:27 PM #

    omo……!!! speechless.

    its too much bum.. π_π

    itu so ra jahat amat… dan seung ho udh deh jangan deketin sso hush hush… *ya ampun kayak ngusir apaan* plaaak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: