SoEulmates Story part 7

7 Sep

Annyeong mates……

^___________________^

ini lanjutan ceritanya…..

moga kalian senang membacanya…..

lets cekidot…

==>….@_@…<==


Hari itu hari minggu, matahari sudah menampakan sinarnya. Tak terasa so eun sudah empat hari tinggal di rumah mertuanya itu. Seperti biasanya dia jika sedang hari libur suka sekali bermalas-malasan di kamarnya. Tak seperti suaminya yang begitu semangat akan jogging hari itu. Dia sudah siap sipa untuk jogging. Kim bumpun masuk kedalam kamarnya. Diapun berniat mengajak istrinya itu untuk jogging.

“ So eun….bagun”. kata kim bum sambil membukakan tirai jendela.namun so eun masih terlelap tidur diatas ranjangnya kim bum.
“ so eun…eunnie!!!!”. Teriak kim bum. So eunpun perlahan-lahan membukakan matanya. Tampak wajah bummie da dihadapan wajahnya.
“ kau sudah sadar….hallo….!!!”. teriak bummie.
“ Ah… kau bummie, mengganggu saja tidurku… aku masih mengantuk”. Teriak so eun.
“ cepat… ayo kau bangun…ayo…ayo..istriku”. kata kim bum sambil menarik tangannya so eun.
“ ah.. ini khan hari libur.. kita tidak ada jadwal kuliah bummie, memangnya kita mau kemana?”. Tanya eunnie dengan suara yang terdengar masih mengantuk itu.
“ Kita akan lari pagi.. ayo…. Kau itu harus mempunyai gaya hidup yang bagus.. bagaimana mau sehat, olahraga saja jarang”. Kata kim bum sambil menarik so eun dari tempat tidur.
“ ah… aku tidak mau, lebih baik aku tidur, daripada aku harus jogging bersamamu”. Kata so eun sambil kembali berbaring.
“ ayo… kau cepat2 ganti pakaianmu dan cuci mukamu”. Kata kim beom sambil mendorong2 tubuh so eun menuju kamar mandi.
“ iya..iya… dasar cerewet”. Kata so eun.

Beberapa saat kemudian so eun sudah turun dari kamar. Diapun sudah tampil fresh tidak seperti tadi. Kim bum tampak sedang pemanasan di teras depan. Sementara so eun sedang sibuk menalikan sepatunya. So eunpun menghampiri kim bum yang ada di teras depan. Tap..tap… so eun mulai melangkahkan kakinya dari tempatnya tadi.
“ bum… kita mau jogging kemana???”. Kata so eun dengan wajah datar dan tak bersemangat itu.
“ ya …di sekitar sini-sini saja… memangnya kau mau jogging sampai kerumahmu???”. Canda kim bum dengan wajah yang tak seperti biasanya, yang selalu saja mencari gara-gara dengan so eun. Sejenak so eun heran melihat kim bum.
“ kau..!!!!!”. kata so eun, namun kim bum hanya tersenyum melihat wajah so eun.
“ kau sudah siap???? Seharusnya ini sudah agak telat, tapi tak apalah.. daripada tidak”. Kata kim bum.
“ ya sudah.. kita tak jadi saja jogingnya”. Kata so eun. “eit..”. kata kim bum sambil memegang tangan so eun. So eun spontan melihat wajah kim bum. Kim bumpun langsung melepaskan pegangan tangannya.
“ tidak… siapa bilang yang tidak akan jadi.. kita akan tetap jogging so eun”. Kata kim bum.

Mereka berduapun mulai jogging. Tap..tap… so eun mulai berlari bersama kim beom. Mereka menyusuri komplek perumahan. Banyak sekali ibu ibu dan anak gadisnya yang suka pada kim bum di kompleks itu. Siapa yang tidak mengenali kim bum. Dia begitu tampan dan juga baik, tak salah banyak yang suka pada kim bum. Selain itu kebiasan kim bum yang suka jogging membuatnya semakin di kenal oleh ibu2 di kompleks itu. Sementara so eun yang tak terbiasa di lihat oleh banyak orang seperti itu merasa risih. Orang2 di sana memang belum mengetahui so eun itu istrinya kim bum.

“ kau itu terkenal sekali yah???’. Tanya so eun sambil berlari mendekati kim bum.
“ tentunya, kau lihat sendiri khan betapa terkenalnya aku..”. kata kim bum.
“ Kim bum…. “. Sapa wanita setengah baya itu di depan rumahnya ketika kim bum dan so eun melewati rumahnya
“ nenek…”. Sahut kim bum dengan wajah ramahnya.
“ mampir dulu???”. Ajak nenek itu.
“ tidak…terimakasih nek”. Kata kim bum.
“ Siapa gadis cantik itu bum???”. Tanya nenek itu. Ibu2 kompleks sana juga ikut memperhatikan kim bum dan so eun. Merekapun saling berbisik menanyakan gadis yang ada disarming so eun. Apalagi ibu2 yang tadinya ingin menjodohkan putrid mereka dengan kim bum
“ dia… cantik khan nek”. Tanya kim bum.
“ siapa…???”. Tanya nenek.
“ istriku…”. Dengan bangganya kim bum memperkenalkan so eun.

Semua orangpun terkejut mendengar perkataan kim bum. So eunpun merasa aneh denan sikap kim bum hari tiu. Seteah beberapa saat disana, merekapun meneruskan kembali jogging. Merekapun beristirahat sejenak di taman kota, yang biasa berkumpul oran2yang telah lari pagi tiap hari minggu. Merekapun duduk di satu bangku kayu yang tepat di bawah pohon yang rindang. So eunpun mencoba untuk mengobrol dengan kim bum.

“ kim bum… kau sakit???’. Tanya so eun. Kim bum tidak menjawab hanya tersenyum saja.
“ kau aneh sekali hari ini… ada apa dengan mu bummie??”. Tanya so eun.
“ so eun…. Sebenarnya aku sudah capek selalu bertengakr dengamu selama ini….”. kata kim bum sambil menatap so eun. Kim bum begitu serius kali ini. So eunpun ikut menjadi serius.
“ maksudmu apa???? Aku tidak mengerti… biasanya juga selalu bertengkar bukan, lantas kenapa?’. Tanya so eun.
“ maka dari itu…. Aku ingin hubungan kita bisa lebih baik lagi..”. kata kim bum. So eun terlihat sedang memikirkan perkataan kim bum.
“ setidaknya sekarang kita sudah menjadi sepasang suami istri, meskipun kita tidak layak seperti pasangan.. tapi sepertinya akan lebih baik lagi jika kita bisa berteman”. Kata kim bum. So eun langsung manatap wajah kim bum.
“ kita berteman?’. Tanya balik so eun.
“ iya…”. Kata kim bum.” Kita berteman saja, mungkin kita dapat saling membantu…”. Ajak kim bum pada so eun. So eunpun tersenyum.
“ ok kalau begitu, kita berteman”. Kata so eun. Akhirnya merekapun berteman lagi sejak saat itu.
=================================================================
“ kim bum… so eun, ayah kebetulan ada proyek dari kantor, ibu akan pergi menemani ayah untuk beberapa hari”. Kata ibunya.
“ iya buu..”. kata kim bum dengan santainya sambil menonton TV.
“ hati2 kau jaga rumah dan so eun”. Pinta ayahnya.
“ ibu.. ayah… kalian akan berangkat sekarang”. Kata so eun yang baru saja turun dari kamarnya.
“ iya… hati2 kalian di rumah yah”. Kata ayah dengan penuh kasih sayang pada so eun.
“ iya..”. jawab so eun.
“ kami berangkat yah..”. kata mereka berdua.
“ hati-hati ayah..ibu..”. kata so eun sambil terus memperhatikan mereka hingga merka berangkat.

Malamnya so eun yang sedang lapar turun ke bawah untuk mencari makanan. Sementara kim bum sedang asyik menonton acara kesukaanya Family Outing, dia terlihat begitu senang. So eun yang mencari lauk pauknya, tidak tersisa apapun. Diapun datang menghampiri kim bum di ruang tengah.

“ bummie”. Kata so eun denga suara manjanya.
“ Apa???”. Tanya kim bum, dengan pandangan yang masih tertuju pada televisi.
“ Aku lapar”. Kata so eun singkat.
“ eh.. eunnie.. aku juga lapar… ada makanan apa untuk kita malam ini?”. Tanya kim bum sambil memegang perutnya.
“ tidak ada apa-apa… bagaimana ini, aku lapar”. Kata so eun sambil duduk di samping kim bum.
“ tapi.. masih ada nasi bukan???”. Tanya kim bum.
“ ada.. tapi tidak ada makanannya”. Kata so eun.
“ kau buat nasi goreng saja untuk kita malam ini”. Kata kim bum.
“ tapi..aku tidak…”. Kata so eun. Namun kim bumpun mendorong so eun hingga dapur. Sementara kim bum menonton TV lagi. Di dapurpun so eun bingung apa yang harus ia lakukan. Karena basicnya juga so eun memang tidak bisa memasak. Diapun mencoba mengupas bawang merah dan mengirisnya. Tak disangka ternyata tangannya so eun terluka kena pisau matanyapun tak bisa di buka saking pedihnya. So eun hanya berteriak memanggil kim bum. Kim bumpun langsung berlari kearah dapur. Melihat kedaan so eun diapun langsung mengobati jarinya so eun. Dan memberikan sapu tangan untuk mengusap air matanya so eun karena cabe merah itu.
“ kau sudah baikan so eun?”. Tanya kim bum.
“ kau itu tega sekali, tahu aku itu sudah lapar.. masih disuruh masak. Tahu sendiri aku itu tidak bisa memasak”. Kata so eun.
“iya maaf”. Kata kim bum.
“ bawang merah itu jahat sekali.. aku kesal hari ini”> kata so eun dengan wajah cemberutnya.
“ hahaha… tahu kalau kau tidak bisa memasak… aku langsung aja mengajakmu ke restoran dari tadi…”. Kata kim bum.
“ iya..restoran.. ayo kita kesaa.. aku sudah lapar…”. Kata so eun.
“ ya sudah kita ke restoran. Ayo kau ganti pakaian dulu.. pakaianmu bau dapur”. Kata kim bum.
“ OK!!! Akan segera dilaksanakan”. Kata so eun yang langsung bergegas menuju kamarnya.

Mereka berduapun berangkat menuju sebuah restoran yang romantic dan berkelas. Biasanya restoran ituuntuk couple2 seperti itu. Mereka berduapun duduk di sebuah meja dan memesan makanan. Mereka terlihat begitu akur. Tak disangka di seberang mejanya so eun yang memang jaraknya agak jauh ada yoo seung ho yang sedang dinner dengan shin hye. Awalnya kim bum yang melihat.

“ itu bukannya seung ho yah??”.  Tanya kim bum. “ yang mana???”. Sambungso eun. Kim bumpun menunjukkan mejanya seung ho pada so eun.
“ iya.. itu seung ho, dia bersama shin hye”. Kata so eun.
“ kau itu sama sekali tidak curiga dengan mereka berdua???”. Selidik kim bum pada so eun.
“ kita itu shin the itu sahabat aku dan seung ho, jadi apa yang perlu aku curigakan”. Kata so eun santai.
“ meskipun mereka seperti itu, kau tetap tidak curiga”. Kata kim bum sambil memperlihatkan seung ho yang sedang berpegangan tangan dengan shin hye. So eun memang sudah merasa aneh setelah kim bum berkata demikian. Pesananan makanan datang, mereka berduapun makan, so eun terlihat kurang begitu berseleramakan. Kim bum mengerti situasinya. Setelah selesai so eun meminta kim bum untuk tetap disana menunggu seung ho dan shin hye untuk memastikan segalanya. Kim bumpun mengikuti permintaan so eun. Setelah selesai dinner seung ho dan shin hye pun berangkat menuju sebuah club malam. Kim bum dan so eun tetap mengikuti mereka hinga ke club. Beberapa saat mereka duduk terdiam sambil memperehatikan seung ho dan shin hye. Namun semakin mesra saja mereka berdua, so eun sudah mulai kesal, amarah so eun memuncak setelah melihat mereka berdua berciuman. Tanpa lama-lama lagi so eun menghampiri mereka dan menampar wajah seung ho.
“ kau berengsek sekali seung ho”. Teriak so eun. Mereka berduapun kaget.
“ so..so..so..eun”. kata shin hye.
“ shin hye.. aku tak menyangka kau menikamku dari belakang… jadi seperti ini tigkah laku kalian berdua.. aku sampai tak percaya..”. kata so eun.
“ so eun..maafkan aku..so eun”. Kata seung ho ambil memegang tangn so eun. Namun tiba-tiba pukulan dari kim bum mendarat di wajah seung ho. “ jangan pernah lagi kau sentuh so eun”. Kata kim bum dengan wajah garangnya.
“ apa-apaan kau kim bum, kau jangan ikut campur urusan kami”. Kata seung ho.
“ kami…kami..????? itu urusanmu…dan shin hye, mulai saat ini kita putus”. Kata so eun.
“ yang aku tidak percaya itu kau shin hye.. kau temanku.tempat curhatku..tempatku berbagi.. namun…kau yang menyakitiku sekarang”. Kata so eun.
“ Maafkan aku so eun”. Kata shin hye.
“ OK!!! Kita putus, lagipula aku sudah capek berhubungan dengan anak kecil sepertimu ini… di banding dengan shin hye kau itu sangat jauh berbeda…”. Teriak seung ho. So eunpun menitikan air matanya. Sekali lagi pukulan kim bum mendarat di wajah seung ho.
“ ayo.. kita pergi dari sini saja so eun!!!!”. Kata kim bum. Mereka berduapun pergi keluar dari club itu. Sementara seung ho yang babak belur juga dibawa pulang oleh shin hye.

Mereka dirumahnya kim bum. So eun langsung masuk kedalam kamarnya, diapun duduk diatas ranjang sambil memeluk lututnya itu. Dia terus saja menangis. Sementara kim bum yang merasa khawatir mencoba masuk kedalam kamarnya.

“ so eun.. sudahlah kau jangan menangis”. Kata kim bum yang berdiri di depan pintu. “ sungguh air matamu itu terlalu berharga untuk menangisi pria itu”. Kata kim bum. So eun tidak menjawab, dia terus saja menangis. “ bukan kau yang tak pantas untuk dia.. tapi dia yang tak pantas untukmu”. Kata kim bum. “ bum.. aku ingin sendiri…”. Kata so eun. Kim bumpun keluar dan turun kebawah. Beberapa jam kemudian kim bum ingin melihat keadaan so eun, diapun naik ke lantai atas menuju kamarnya, diamendapati so eun yang sudah tertidur dengan posisi setengah duduk. Kim bumpun membenarkanya, diapun menidurkan so eun dan menyelimutinya, beberapa saat dia menatapi soeun, kemudian kim bum tersenyum dan mencium keningnya so eun. “ kau itu terlalu berharga, untuk di perlakukan seperti itu oleh seung ho”. Bisik kim bum.

To Be Continued.


apakah putusnya hubungan so eun dengan seung ho akan membuka hubungan antara so eun dan kim bum???


Untuk menghibur so eun yang sedang patah hati, kim bum akan mengajak so eun liburan ke pulau jeju, pulau yang di juluki pulau romantis di korea.

Kisah romantis apakah yang akan terjadi???

23 Tanggapan to “SoEulmates Story part 7”

  1. qinqin 10 September 2010 pada 1:07 AM #

    jangan lama lama ya soeulmates story part 8,9,10,,, nya!!!!!

    • koreancoupleffos 10 September 2010 pada 10:02 PM #

      ok.. makasih udah baca.. tunggu aja ya… tinggal beberapa part lagi…

  2. rhyea 12 September 2010 pada 4:07 PM #

    kak FF.a ini keren bgt, kocak, gokil, romantiis…!! dprcepat iia part slnjutnya soal.a gag sbar lg neh… Mian…😉

    • koreancoupleffos 13 September 2010 pada 9:43 PM #

      makasih udah baca..
      tunggu aja ya lanjutannya

      • rhyea 15 September 2010 pada 1:07 AM #

        iia sma”…!! nice blog..!!🙂

  3. Park Ri Rin 12 September 2010 pada 9:17 PM #

    Lanjutannya aku tungguin loh!

  4. Sunmy 14 September 2010 pada 1:49 AM #

    Hallo… Slam knal
    sru bngt crtax dtunggu ya part slanjutx, jgn lma2 coz q pnasarn bgt

  5. ais cihuyy 16 September 2010 pada 5:21 PM #

    gya!!!!romantis!kim bum mulai suka tu ma so eun.lanjutin ya..^_^

    • koreancoupleffos 17 September 2010 pada 9:10 PM #

      iya romantis….
      tunggu aja lanjutannya….
      gomawo udah bca

  6. rini 16 September 2010 pada 9:46 PM #

    haii kak salam kenal . . q snang bgt ma ff ne soal.a top abies . .
    kak lanjuta.a jgn lma” y . .

  7. dini ramadhani 18 September 2010 pada 10:41 PM #

    hiks…hiks…hiks…kasian eunnie dkhianati seung ho,gapapa eunnie msh ada bummie yg slalu dsampingmu
    kayaknya bummie dah lama suka ma eunnie
    dtunggu part slnjtnya

  8. octaviane 21 September 2010 pada 5:43 AM #

    Sumpah, keren abis ceritanya. Gak sabar pengen baca part selanjutnya

  9. geill 20 Desember 2011 pada 4:57 PM #

    kerennnnnnnnnnnnnnn, makin lama di baca makin seru aja kagak nyesel deh bacanya, ff-nya bagus >_<
    cabut…………………… ke part berikutnya……………

  10. sukma 31 Desember 2011 pada 1:49 AM #

    waahhh..seru banget..
    keasikan baca ga nyadar ud tengh malam^_^
    Love it..

  11. Kim Jihyun 7 Januari 2014 pada 8:06 PM #

    akhirnya putus juga😀

  12. Mia 30 Juli 2014 pada 12:58 AM #

    Makin deket nih

  13. Dela safitri 13 Februari 2015 pada 2:32 AM #

    Yeeeaaah… senang mereka akur😉
    Akhirnya terbongkar jg hbngn diam diam itu.
    Tuh kan sepertinya bumppa msh sayang bgttdgn sso
    Lnjuttt..

  14. humairah khairani 12 April 2016 pada 3:20 PM #

    Akhirnya ketahuan jga hbgan meteka. Bnarkan dugaan ku. Mereka akan selingkuh. Tpi tak ap l.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: