Soeulmates Story part 6

7 Sep

Malamnya di kamar so eun terlihat kim bum sedang duduk diatas kursi yang menjadi tempat tidurnya. Tiba2 so eun masuk kedalam kamar. Mereka berdua terlihat canggung dan kaku karena kejadian almost kiss nya mereka yang tak terjadi itu.


“ Aku minta kau lupakan saja kejadian yang tadi yah”. Kata so eun sambil duduk berbaring keatas ranjangnya.
“ Siapa yang akan memikirkannya”. Kata kim bum berbohong, memungkiri perasaanya.
“ Apa???” kata so eun. “ ya sudahlah, bagus kalau begitu”. Kata so eun, diapun kembali berbaring.
“ ya sudah…. Aku juga mau tidur”. Kata kim bum yang juga langsung tidur diatas kursi.

Keesokan harinya mereka semua terlihat sedang duduk bersama di ruang makan. Kim bum terlihat akrab berbincang dengan hyeon bin.
“ beberapa hari lagi, giliran kalian berdua yang akan tinggal di rumahmu yah bum?’. Tanya hyeon bin.
“ iya.. sudah perjanjianya, kami tinggal seminggu disini lalu seminggu kemudian di rumahku”. Kata kim bum.
“ Wah.. kalian itu terlihat begitu lengket.. tak terpisahkan”. Kata hyeon bin. “ tapi kalian sedang tidak berbohong khan”. Tanya hyeon bin dengan wajah detektifnya itu.
“ maksud kakak apa.. berbohong apa?”. Tanya balik kim beom dengan wajah kagetnya itu.
“ kalian harus saling menyayangi yah…”. Kata hyeon bin.


Tiba2 datang hye gyo membawa nasi goreng. Diikuti oleh so eun. Mereka berempatpun duduk bersama dan saling berhadapan. Kemudian ibu dan ayah turun bersama dari atas. Akhirnya setelah komplit anggota keluarga mereka semua sarapan bersama.
“ hari ini kau sudah masuk kuliah lagi khan so eun?”. Tanya ayahnya santai.
“ Iya..ayah”. jawab so eun singkat.
“ kalian berangkat bersama khan???”. Tanya ayahnya pada so eun, sambil melirik kearah kim beom.
“ tentunya kami akan berangkat bersama ayah.. betulkan sayang”. Kata kim beom sambil menyenggol kakinya so eun.
“ Iya.. sekarang khan kami suami istri ayah.. tenang saja”. Sambung so eun.

“ kalian harus akur2 yah.. di kampuspun, kalau bisa juga publikasikan jika kalian sudah menikah.. eh.. bum jagalah so eun, dia itu cantik..jadi akan banyak yang mengejarnya.. jaga dia”. Kata hye gyo.
“ cantik..???cantik.. hehehe gadis berisik dan cerewet sepertia dia, memangnya akan banyak yang menyukai.. hohoho”. Kata kim beom dalam hatinya.
“ tentunya kak”. Jawab kim beom sambil menatap so eun.

Merekapun selesai makan. So eun berangkat bersama dengan kim beom ke kampus menggunakan mobilnya kim beom. So eun yang memasang wajah juteknya itu merasa kesal. Diapun mengambil sebuah kaset di samping tempat duduknya. Biarpun mereka bermusuhan namun selera musik mereka sama. So eunpun memasang kaset itu. Mulailah keluar suara nyanyian. Lagu yang di putar adalah lagu kesukaanya so eun ‘sorry sorry answer’. Merekapun sampai di kampus.
Sementara itu di halaman parkir terlihat seung ho sedang asyik mengobrol dengan shin hye di samping mobilnya seung ho.
“ iya.. sudah seminggu terakhir ini aku tidak bertemu atau berkomunikasi dengan so eun, entah emana dia.. seperti menghilang begitu saja”. Kata seung ho.
“ kau.. itu.. ada aku disini, tapi yang bicarakan malah so eun.. tapi memang aku juga sudah satu minggu ini tidak contact2an dengan so eun, entah kemana dia”. Kata shin hye.
“ shin hye, nanti malam kau ada acara tidak??”. Tanya seung ho pada shin hye.
“ Tidak.. kenapa memangnya? Kau ingin mengajaku keluar?”. Tanya shin hye sambil mendekati seung ho.
“ kau tahu saja.. aku sedang kesal.. aku ingin menyegarkan pikiranku, bagaimana kalau nanti malam kita pergi?”. Tanya seung ho. Tawaran yang pasti tidak akan di tolak oleh shin hye.
“ Aku mau”. Jawab shin hye.
Kim so eun terlihat keluar dari dalam mobil berasama dengan kim beom. Melihat sahabat dan kekasihnya ada di parkiran, so eun langsung berlari menuju mereka berdua. Seung ho yang tidak melihat so eun, masih asyik dengan shin hye.

“ Hai…”. Sapa so eun dengan cerianya.
“ so eun….”. kaget shin hye.
“ Shin hye…”. Jawab so eun. Merekapun berpelukan dengan eratnya. “ kemana saja kau.. seminggu belakangan ini, menghilang begitu saja?”. Tanya shin hye.
“ aku..mm…aku…liburan”. kata so eun berbohong pada temannya.
“ ehm……”. Terdengar bunyi itu. So eunpun menatap seung ho, sambil tersenyum manis.
“ bagaimana denganku, apa kau tidak rindu padaku???”. Tanya seung ho.
“ aku rindu………….”. kata so eun. Shin hyepun merasa cemburu melihat seung ho dan so eun kembali mesra.
Siangnya di taman kampus, kim beom duduk di teras depan kelasnya. Datang bo young menghampirinya. Bo young masih tetap mesra seperti mereka masih pacaran. Namun kim beom mulai menghindari bo young. Kim beom berusaha untuk meyakinkan bo young kalau mereka sudah tidak berpacaran lagi, dan meminta kepada bo young untuk tidak lagi bersikap mesra padanya. Kim beom malah sudah mengatakan kalau dia sudah menikah dengan gadis yang di jodohkan kepadanya. Dan memperlihatkan bukti cincin itu pada bo young. Bo young hampir tak percaya dengan semua itu. Bo youngpun berlari dari hadapan bummie.

Sorenya semua mahasiswa dari kampus itu terlihat bubar. Kim beompun terlihat ada di dalam mobilnya, dia sedang meunggu so eun. Karena mereka akan langsung pulang kerumahnya kim beom karena minggu sekarang jatah mereka untuk tinggal di rumahnya kim bum. Namun so eun belum terlihat juga. Kim beom yang mulai kesal, langsung menelpon so eun.
“ haloo”. Jawab so eun dengan santainya.
“ halo..halo… cepat!!! Kau ini masih dimana… aku sudah kesal menunggumu, kau mau aku tinggal”. Teriak kim beom.
“ kau itu…mau cari gara2 denganku,,, tunggu sebentar.. dasar cerewet, aku juga sedang berjalan menuju parkiran”. Teriak so eun juga.
“ ya sudah..cepat, jalanmu lambat sekali seperti bebek”. Kata kim beom.
“ apa..bebek”. teriak soeun. tak tahunya so eun sudah ada di samping mobilnya kim beom. Diapun mengetuk kaca mobilnya kim beom.

“ apa…kau mengetuk2 segala”. Tanya kim beom dari dalam mobilnya.
“ ayo turunkan kaca jendelanya!!”. Teriak so eun sambil member isyarat ada kim beom dengan menggerakan jari telunjuknya kebawah. Kim beompun menurunkan kaca mobilnya. Tanpa berlama lama lagi so eun langsung memukul kepala kim beom.
“ au… kau ini apa apaan sih???’. Teriak kim beom. “ dasar gadis aneh”. Sambil mengelus ngelus kepalanya yang kesakitan.
“ apa yang barusan kau katakan, kau bilang aku itu jalannya lambat seperti bebek???”. Kau itu kenapa selalu membuatku marah.
“ aku dari tadi menunggumu, aku juga sudah kesal”. Kata kim bum.
“ kau mau aku pukul lagi???”. Tanya so eun sambil mengepalkan tangannya.
“ iya..iya.. !!! sudah cepat masuk, kita langsung pulang kerumahku”. Kata kim beom.
So eunpun berjalan masuk kedalam mobilnya kim beom dengan wajah juteknya. Merekapun melewati perjalanan sekitar setengah jam. Dan sampailah di rumah keluarga kim bum. Setibanya disana mereka berdua langsung turun dari mobil. So eun berjalan terlebih dahulu menuju pintu depan, sementara kim beom memparkirkan dulu mobilnya. Tak berapa lama so eun mengetuk pintu, ada orang yang membukakakn pintu. Wanita setengah baya itu terlihat semringah melihat adanya so eun. Siapa lagi kalau bukan ibunya so eun. So eun di sambut hangat di keluarga itu. Kim bum memang anak tunggal di keluarga itu, sehingga otomatis perhatian ekstra di tunjukan pada so eun dan kim beom.

Mereka berduapun masuk kedalam kamar dan bergiliran untuk mandi. Tiba2 ibunya kim beom melewati kamar kim bum yang pintunya tidak di tutup. Terlihat kim bum sedang berdiri dekat pintu kamar mandi di kamarnya.
“ bummie, sedang apa kau???”. Tanya ibunya.
“ ini… sedang menunggu so eun, dia mandinya sangat lama sekali”. Kata kim beom sambil tersenyum manis.
“ kalian mandi saja bersama, sekarang khan kalian sudah menjadi sepasang suami istri”. Kata ibunya itu.
“ Iya juga yah… sayang kau dengar khan barusan ibu berkata apa.. kita mandi bersama saja!!!” kata kim bum.
“ tidak… aku tidak mau…”. Teriak so eun dari dalam kamar mandi.
“ hahahahaha”. Cekikin kim bum.

Malamnya setelah mereka berdua selesai mandi, mereka berdua turun bersama ke lantai bawah untuk makan malam dan mengobrol bersama orang tuanya kim bum. Waktu berputar begitu cepat, jam menunjukan jam 9.25. sudah malam, so eunpun terlihat sudah mengantuk. Orang tuanya kim bum, menyuruh mereka untuk tidur. Mereka berduapun berjalan menuju kamarnya kim bum. Namun ketika mau tidur, kim bum langsung saja curi start dan menempati ranjangnya.

“ apa-apaan kau disana.. “. Tanya so eun.
“ aku ingin tidur..aku sudah mengantuk”. Kata kim beom.
“ aku khan yang tidur di kasur, kau di kursi”. Kata soeun.
“ Memangnya ini kamarmu, ini kamarku… sekarang kau berada di kamarku eunnie, lagipula lihat saja dikamarku tidak ada sofa seperti di kamarmu, hanya ada kursi belajar…”. Kata kim bum.
“ lalu bagaimana???? Hah… kau tidur di bawah saja”. Kata so eun.
“ seenaknya saja, lagi pula ini kamar siapa… aku tidak mau…”. Kata kim bum, kukuh tidak beranjak dari ranjangnya.
“ lalu bagaimana??? Ku tidak mau tidur bersamamu”. Teriak so eun.

Ibunya kim bum yang mendengar teriakan so eun, langsung mampir ke kamar mereka, yang kebetulan pintunya belum tertutup.
“ ada apa..malam2 seperti ini kalian ribut?”. Tanya ibunya kim bum.
“ itu..ibu…”. kata so eun sambil berbaring menghampiri kim bum.
“ itu… aku maunya lampu kamar ini menyala.. tapi so eun maunya lampunya dimatikan supaya dapat tidur”. Kata kim bum. So eunpun langsung mencubit pinggangnya kim bum.
“ ibu tidak usah khawatir.. kami akan tidur.. iya khan sayang”. Kata so eun sambil menatap kim bum dengan tatapan seribu artinya.
“ iya.. kami mau tidur bu”. Kata kim bum sambil memakai selimut.
“ ya sudah kalian tidur saja, pintunya ibu tutupkan… selamat malam pengantin baru”. Kata ibunya kim bum sambil menutupkan pintu kamarnya kim bum.
“ iya bu…”. kompak kedunya yang berppura2 akur itu.

To Be Continued

bagaimana kelanjutan kisah mereka, bagaimana pula tentang hubungan keduanya dengan pasangan mereka masing,
dan adakah cinta akan mulai tumbuh di hati keduanya???
saksikan part selanjutnya….

11 Tanggapan to “Soeulmates Story part 6”

  1. ais 16 September 2010 pada 5:10 PM #

    gya..!!! seru…,bagus dah pokokx lucu ^_^

  2. dini ramadhani 18 September 2010 pada 10:29 PM #

    kekekekek gak kebayang kalo mrka tdr bersama

  3. octaviane 21 September 2010 pada 5:32 AM #

    Aduh so sweet bgt ya, unyuu..

  4. Puchaaby 23 September 2010 pada 12:45 AM #

    Hahaha ada adegan almost kiss lagi,,kyk d bbf ajah

    Haduw itu bumie disuruh mandi brg ma unnie,,bukan mandi yg ada malah semprot2an lg hehehe

    So far kyknya lum ada tanda2 bakal akur nie
    Two thumbs up bt ffnya..
    Next chapter i’m coming

  5. geill 20 Desember 2011 pada 4:43 PM #

    mantap, walaupun sering adu mulut tp so sweet, gak kebayang deh hari2 mereka selanjutnya, pasti bakal seru nih hehehe, langsung aja ah……………. lanjut………….

  6. Anis Andriyani 12 November 2013 pada 8:54 PM #

    Next part eon….

  7. Mia 30 Juli 2014 pada 12:44 AM #

    Mereka mau g’ eah tidur bersama

  8. Mia 30 Juli 2014 pada 12:46 AM #

    Mereka mau g’ eah tidur bersama,dan bisa akur

  9. Dela safitri 13 Februari 2015 pada 2:18 AM #

    Kkk… lucu. Knp jd sukaaaaa bgtt berantem gitu ? Katanya pernah pacaran ?? Apa kesan romantis antara mereka tak tersisa ?
    Seruuu dan bikin ketawa nih ff

  10. humairah khairani 12 April 2016 pada 1:12 PM #

    Wah mrka sgat pntar berakting.. Ngakak q bca y
    Smkin lma smkin seru ceritanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: