Everlasting Wife Part 1

3 Sep

Everlasting Wife

TITTLE: Everlasting Wife

CAST: Yuri, Yunho, Go Ah Ra

OTHER: Jessica – Heechul – Kim Tae Woo -Nickhun

***

Seorang pria dan 2 temannya mondar- mandir di depan ruang bersalin Rumah Sakit. Mimik wajah pria itu terlihat sangat tegang dengan mata yang berair. Sesekali ia terlihat berdoa memohon agar istrinya selamat. Ooeek….ooeek…Ooeek suara bayi membuyarkan doa sang pria. Si pria mencoba menempelkan telinganya di dinding kaca ruang bersalin tersebut. Suara bayi. Jantungnya berdegup kencang. Sekali lagi ia mencoba mendengarkan dengan seksama dan yang terdengar hanya suara bayi.

Dokter: “Selamat Tuan anda baru saja menjadi seorang ayah. Istri anda melahirkan bayi yang sangat cantik dan tampan. Ini adalah suatu mukzijat istri dan anak anda bisa bertahan sampai hari ini.

Yunho: “Benarkah dokter? Bisakah saya masuk ke dalam melihat keadaan istri saya?

Dokter: “Tentu saja boleh. Mari, saya juga akan langsung mengantarkan istri anda ke kamar VIP

Yunho: “Terima kasih Dok.

***

Kamar VIP

Yunho: “Yuri, apakah kau baik – baik saja? Selamat hari ini kau sudah menjadi ibu (sambil mengecup kening istrinya)

Yuri: “Iya q tidak apa-apa oppa, selamat hari ini oppa menjadi ayah. Apa oppa sudah memberitahu appa dan amma tentang cucu mereka?

Yunho: (tersenyum menahan tangis) “Appa dan amma, aku belum memberitahu mereka tapi mereka pasti akan bahagia. Terutama appa, ia pasti akan jingkrak2. (tersenyum) Mana anak ayah,,,,aduh lutuna kalian sangat mirip dengan aku. Hidungnya, matanya, semuanya, mreka sangat mirip denganku.

Yuri: (Ketawa liyat suaminya narsis). Oppa kalo semuanya mirip denganmu lalu apanya yang mirip denganku?

Yunho: “Senyumnya sangat mirip denganmu ♥♥

Yuri: (Pipinya memerah) “Hahahahah kau ada2 saja oppa seandainya aku bisa mengandung 10 tahun yang lalu mungkin aku bisa menjaganya lebih lama.

Yunho: Sudahlah,,,,kau sudah menjadi ibu yang kuat seharusnya akulah yang harusnya disalahkan atas semua ini (memeluk Yuri dengan mata berkaca – kaca)

***

Flasback:

Yunho: “Yuri…..Yuri…..Yuri!!!!! bangun!!!!

Yuri: “Oppa!!! aku bertemu Yoona!!! dia begitu mungil dan lucu. Semuanya yang ada padanya sangat mirip sepertimu. Oppa dia tersenyum manis sekali. Aku sangat ingin memeluknya (menangis)

Yunho memeluk istri yang telah 9 tahun dinikahinya itu. Istrinya bermimpi lagi, mimpi yang sama yang terus menghantui dan membebani pikiran istri tercintanya itu. 2 tahun lalu Yuri mengalami keguguran dan peristiwa itu membuat Yuri sangat depresi. Dan semenjak keguguran itu dokter memvonis bahwa Yuri tidak bisa memberikan keturunan lagi bagi Yunho. 2 tahun juga nampaknya tidak cukup bagi Yuri untuk melupakan bayinya yang telah pergi. Hampir setiap malam mimpi ia selalu bermimpi tentang bayinya Yoona. Dan yang paling menyakitkan adalah Yuri harus mengubur keinginannya dalam-dalam untuk menjadi ibu.

***

Yunho: “Ada apa appa amma, tumben kalian mengunjungiku. Maaf Yuri sedang pergi belanja

Appa: “Yunho,,,,kau tahu kan kami sudah tua, dan umur kami sudah tidak muda lagi, kami sangat ingin menimang cucu

Yunho: “Tapi appa kan tahu kalau Yuri sudah tidak bisa mengandung lagi

Appa: “Appa tahu Yunho, kedatangan appa kali ini ingin agar kau menikah lagi dengan anak teman lama appa. Appa pernah berhutang nyawa dengan dia waktu appa hampir mati di Korea Utara dulu. Bahkan sebenarnya kau sudah appa jodohkan dengan anaknya sebelum kau menikah. Yunho tolong appa hanya kau harapan appa, appa ingin membalas hutang appa padanya. Kau anak appa satu-satunya, appa ingin agar kau mempunyai penerus yang merupakan darah dagingmu nantinya. Appa tidak ingin garis keturunan keluarga Jung hilang!!!!!

Yunho: “Apa?????!!!!!! Appa benar2 sudah gila? Aku sudah menikah dengan Yuri. Apa appa pernah berfikir bagaimana perasaan Yuri selama ini? Dia sangat menyayangi appa. Kenapa appa tega melakukan ini.

Amma: “Yunho tenanglah. Appamu benar, semua orang juga terpukul dengan masalah Yuri. Tapi kita juga harus berusaha, bila kita terus menerus terpuruk kita tidak akan dapat melangkah. Apa kau ingin tidak bisa menjadi ayah selamanya?????

Yunho: “Amma…..kau setuju dengan appa???? Kalian kenapa???? Kenapa seenaknya kalian menentukan hidupku??? Yuri adalah wanita yang sangat aku cintai kenapa kalian tega melakukan ini.

Appa: “Yunho!!!! Tolong jangan egois, kami sudah menunggunya slama 9 tahun. Umur kami juga sudah tidak lama lagi, apa kau tidak ingin membahagiakan kami???? Dan lagi kau masih tetap bisa bersama Yuri, kami tidak pernah mengatakan bahwa kau harus menceraikan Yuri.

Yunho: “KELUAR!!!!

Amma: “Yunho????!!!

Yunho: “Kumohon KELLUUAARR!!!

***

Kata-kata ayah Yunho masih terngiang di benak Yuri, tadi siang secara tidak sengaja Yuri mendengarkan percakapan Yunho dan kedua orang tuanya. Yuri sangat mengerti keinginan mertuanya. Bahkan ia sangat ingin mewujudkan keinginan itu, namun apa daya takdir berkata lain. Kesempatan itu telah hilang.

Yuri POV

“Benarkah kata appa tadi. Dadaku serasa remuk mendengarnya. Appa dan amma mengutarakan rasa kecewanya padaku. Pada wanita yang tidak bisa memberi mereka seorang cucu. Aku juga melihat ekspresi Yunho. Betapapun dia menutupi kesedihannya, aku tetap dapat membaca perubahan wajahnya belakangan ini. Dia sangat terpukul, padahal aku dengan egois selalu merasa bahwa aku yang paling SAKIT atas kenyataan ini. Yunho bahkan rela mengusir kedua orang tua yang telah merawatnya. Kedua orang tua yang juga telah aku anggap sebagai orang tua kandungku selama 9 tahun ini, demi menunjukkan rasa cintanya padaku, pada wanita yang selalu membuatnya kecewa. Aku harus melakukan sesuatu! Sudah cukup aku yang selau dijaganya. Sekarang aku yang harus memberi kbahagiaan untuknya

***

TBC………………..

2 Tanggapan to “Everlasting Wife Part 1”

  1. Ellen 13 Oktober 2014 pada 6:18 PM #

    Ceritanya sangat menarik

  2. diankrisdiana 2 Juli 2015 pada 11:23 AM #

    yunho cinta banget sama yuri so sweet deh😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: