SoEulmates Story – part 1

29 Agu

cast:
Kim So Eun
Kim Sang Beom
Yoo Seung Hoo
Park Bo young
Park Shin hye
Song Hye Gyo
Hyeon Bin


Di ceriatakan ada seorang gadis bernama Kim So Eun, dia adalah gadis yang sangat energic, ceria, pemberani dan juga supel. Dia mempunyai banyak teman di kampusnya. Tapi sudah lama juga dia mempunyai musuh. Di bilang musuh juga bukan tapi mereka selalu saja bertengkar jika bertemu. Sebenarnya mereka sudah saling kenal sejak masih SMP, karena mereka satu SMP. Pria itu adalah Kim Beom.
Eunnie dan Bummie masing-masing sudah mempunyai kekasih. Eunnie sudah setahun berpacaran dengan Yoo Seung Hoo. Sementara Bummie juga sudah 4 bulan terakhir ini menjalin hubungan dengan Park Bo Young.
Suatu hari Eunnie yang sedang asyik duduk di koridor kelasnya di kampus tanpa sengaja bertemu dengan bummie. Seperti biasa bummie selalu saja mencari topic untuk menjaili eunnie.
“ Pagi-pagi seperti ini ternyata masih ada yang asyik duduk di koridor…. Sungguh” ucap bummie polos sambil berjalan di depan eunnie. Eunni yang memang seorang diri duduk di koridor merasa tersindir, dia langsung menatap bummie.
“ Apa yang sedang kau katakan????? Apa kau sedang berbicara denganku ?” balas eunnie dengan sinisnya dia. Eunniepun berdiri dari tempat duduknya. Bummiepun memalingkan wajahnya pada Eunnie.
“ sepertinya kau memang orang yang tahu diri” Ucap bummie sambil menatap eunnie.
“ Kenapa pagi2 seperti ini kau sudah mencari gara2 denganku?????? Sial sekali hidupku karena harus selalu bertemu denganmu” ucap eunnie sambil menghampiri bummie.
“ apa maksud ucapanmu itu eunnie?” Tanya Kim beom sambil menatapi wajah manisnya eunnie.
Tiba2 temannya Kim so eun yaitu park shin hye dating menghampiri eunnie.
“ Eunnie….” Teriak shin hye sambil menghampiri eunnie.
“ shin hye, ada apa?????? Kebiasaan burukmu memang tidak pernah berubah!!!! Jangan suka berteriak teriak seperti anak kecil saja”. Ucap eunnie sambil berjaln menghampiri Park shin hye dan berjalan meninggalkan bummie.
“ Kau lupa yah… dari tadi aku mencarimu tahu eunnie”, ucap shin hye sambil berjalan bersama eunnie.
“ iya memangnya ada apa?” Tanya eunnie dengan polos.
“ Dari tadi aku menunggumu di lapangan basket!!! Kemana saja kau ini, kau lupa yah kalau sekarang kekasihmu sedang bertanding basket”. Ucap shin hye dengan sedikit kesal.
“ ya ampun… Seung hoo…aku lupa, ini gara2 aku bertengkar dengan bummie!!! Aku jadi lupa jika sekarang seung hoo akan bertanding”. Ucap Eunnie sambil berlari ke arah lapangan basket.
“ makanya cepat sekarang kita kesana, sebelum pertandingannya selesai…ayo..” kata shin hye sambil mengajak eunnie berlari.
“ iya…..” jawab eunnie.

Sementara itu di kelasnya bummie datang bo young. Diapun langsung duduk menghampiri bummie.
“ Hari ini kau ada waktu?” Tanya bo young
“ Memangnya kenapa????” Tanya bummie
“ Apa kau dapat mengantarkan aku pergi ke salon???? Aku ingin melakukan perawatan…ya???” pinta bo young sambil menyender pada bahu pria yang banyak di sukai oleh mahasiswi di kampus itu.
“ Ah…kau pergi sendiri saja, aku sedang malas…… kenapa kau tidak mengajak teman wanitamu saja…” ucap kim beom denngan dingin.
“ tapi kau khan kekasihku, bummie…” ucap boyong dengan manja.
“ tapi aku sedang tidak bersemangat untuk pergi keluar, kau cari teman lain saja ya!” ucap bummie dengan santainya.
“ kau jahat”. Ucap Bo yong sambil dia pergi keluar dari kelasnya bummie. Bo yong mengira Bummie akan mengejarnya, tapi tapi ternyata bummie tidak megejarnya, bummie malah asyik mendengarkan music dari ipodnya. Bo yongpun pergi keluar dengan wajah yang kesal.
“ Lama2 aku jadi kesal dengan dia, kenapa dia jadi begitu manja… menjijikan sekali “ ucap bummie setengah berbisik.

Di lapangan basket. Eunnie terlihat begitu bersemangat mensupport kekasihnya yoo seung hoo yang tengah bertanding melawan tim basket dari universitas lain. Seung hoo memang sangat terkenal sebagai bintang basket di kampus.
“ eunnie, lihat aksi seung hoo…dia hebat sekali bukan?????” Tanya shin hye dengan begitu semangatnya, seperti seung hoo adalah kekasihnya.
“ tentu saja… siapa dulu kekasihnya…eunnie!!!!” jawab eunnie dengan santainya.
Raut wajah dari shin hye langsung berubah setelah mendengarkan perkataan eunnie. Sementara itu di sela2 permainannya seung hoo menyempatkan untuk memandang, tapi entah siapa yang dia berikan senyuman entah eunnie kekasihnya..entah shin hye????

Pertandinganpun selesai, dan pastinya di menangkan oleh universitas Chung Ang. So eun dan Shin Hyepun segera menghampiri seung hoo dan tim basket.
“ Selamat yah…. Kau memang hebat seung hoo” Ucap eunnie.
“ Iya terimakasih…. Kau memang pensupport setiaku eunnie” jawab seung hoo, sambil sedikit dia melirik ke arah shin hye yang berada tepat di samping eunnie.
“ hari ini kita akan merayakan kemenangan tim kita, kau mau ikut bergabung eunnie?” Tanya seung hoo.
“ Bagaimanaa yah…tapi mungkin aku tidak akan bisa ikut…. Pastinya kalian para pria akan mempunyai acara sendiri…yang pastinya kalian akan pergi ke club bukan????” Tanya eunnie
“ Kau memang sepertinya sudah tahu jika kita akan melakukan pesta malam ini” ucap seung hoo.
“ Dan pastinya aku tidak akan suka acara itu…jadi lebih baik khan jika aku tidak ikut bergabung dengan kalian?” Tanya eunnie.
“ Eunnie, bolehkan jika aku ikut bergabung dengan mereka???? Aku malas di rumah, jadi aku ingin ikut!!!!” tanya shin hye sambil menatap wajah eunnie.
“ mmmmm…………. Kenapa kau bertanya padaku, kau salah oorang!!! Shin hye seharusnya kau meminta izin pada mereka!” ucap eunnie dengan polosnya.
“ Bolehkan aku ikut dengan kalian maalam ini? “ Tanya shin hye smbil berteriak.
“ Tentu saja” Jawab anggota tim basket dengan kompaknya.
“ Kenapa kau selalu tidak mau ikut bergabung bersama kami???” Tanya seung hoo.
“ Aku tidak merasa nyaman berada di pesta itu, tidak apa khan aku tidak bisa bersamamu????” Tanya eunnie pada seung hoo.
“ Kau memang special eunnie, beruntungnya aku bisa memilikimu” ucap seung hoo sambil membelai wajah eunnie. Shin hye hanya melihat kemesraan mereka berdua tanpa bisa berbuat apa2.
“ Selamat bersenang senang yah….” Ucap so eun sambil tersenyum manis pada seung hoo.

…^_^… to be continued

Sesampainya di rumah eunnie langsung masuk ke dalam kamarnya. Diapun langsung menggelatakkan tubuhnya di atas ranjangnya yang sangat empuk. Tidak lama kemudian kakak perempuannya dating dan menghampiri so eun di kamarnya.
“ Sepertinya kau sangat lelah sekali eunnie!” sapa kakak perempuannya Song hye gyo.
“ Iya aku sangat lelah sekali kak!!!! Banyak sekali kegiatan di kampus hari ini”. Jawan so eun sambil masih terbaring di atas ranjangnya.
“ Tapi sepertinya kelelahanmu akan bertambah malam ini eunnie”. Ucap Hye Gyo sambil menghampiri so eun.
“ Memangnya akan ada apa kak?????” selidik so eun sambil bangkit dari tempat tidurnya. Sekarang so eun yang berbalik menghampiri kakaknya itu.
“ Apa ibu tidak menceritakannya padamu eunnie, padahal khan nanti malam adalah acaramu bukan???” sindir hye gyo pada adik bungsunya itu.
“ maksud kakak ini apa, aku jadi semakin tidak mengerti kak, acaraku bagaimana…. Siapa yang akan membuat acara, aku tidak berencana membuat suatu acara untuk nanti malam….”, ucap so eun sambil di berpikir. Memikirkan tentang acara yang di bahas oleh kakaknnya itu.
“ O…. kakak tahu, pasti ibu sengaja mempersiapkannya untukmu, supaya nanti menjadi suatu kejutan yang manis bukan… ya sudah kalau begitu kau istirahat dulu”. Ucap hye gyo sambil berjalan mendekati pintu dan segera membuka pintu kamar so eun.
“ Apa yang di maksudkan oleh kakak yah??????? Aku paling tidak senang jika di gantungkan suatu masalah…. Kalau begitu aku harus segera mencari tahu appa yang sebenarnya di rencanakan oleh ibu”. Ucap so eun sambil memasang wajah detectivnya.

Sementara itu di rumah kim beom. Terlihat ibunya sedang sibuk memilih pakaian. Sementara itu kim beom tengah asyik mendengarkan musik di teras belakang. Dia duduk di atas kursi ayunan kayu yang berhadapan langsung dengan taman dan kolam renang.
“ Kim beom……kim beom…..” Teriak ibunya dari arah kamar ibunya, tapi kim beom tidak menjawabnya karena dia tidak mendengar suara ibunya. Ibunyapun seggera berjalan menghampiri kim beom.
“ Rupanya dari tadi kau tidak menjawab ibu…karena kau tegah asyik mendengarkan music? “ Ucap ibunya sambbil melepaskan headset dari tellinga anak tunggalnya itu.
“ ibu…. Kenapa ibu ini….” Kesal bummie.
“ Lihat… menurutmu ibu lebih bagus menggunakan pakaian yang mana?” Tanya ibunya sambil memperlihatkan pakaiannya.
“ semuanya juga bagus bu….. memangnya ibu mau pergi kemana, sepertinya sibuk sekali”. tanya kim beom.
“ Apa ibu lupa ya mengatakan padamu bummie… nanti malam kita khan akan pergi… jangan2 kau juga belum bersiap2”, selidik ibunya kim beom.
“ siap2 untuk apa bu????” tanya kim bum kembali sambil beranjak dari ayunannya dan menghampiri ibunya.
“ Sudahlah yang jelas nanti malam kau harus terlihat tampan dan gagah…. Nanti malam kita akan pergi”. Ucap ibunya sambil perrgi ke kamarnya.
“ kita akan pergi kemana bu????” Tanya kim beom sambil berteriak.
“ segeralah persiapkan dirimu nak…..”. teriak ibunya dari dalam kamar.
Kim beompun berjalan menuju kamarnya. Sesampainya di kamar dia pun duduk di kursi belajarnya, yang tepat langsung melihat foto dirinya dengan kekasihnya bo young yang terpajang di atas meja belajar. Kim beompun menatapi foto itu sambil berkata dalam hati.
“ Ada apa denganku bo young???? Meskipun kau adalah kekasihku, tapi entah mengapa hatiku sepertinya tidak sejalan dengan kenyataan, karena ternyata di hatiku tidak ada kau bo young”.
Setelah menatapi beberapa saat foto itu, kim beompun membalikan foto itu. Dan kembali berbaring di atas ranjang.

Sementara itu di rumah kim so eun, terlihat kesibukan yang cukup berarti. Ibu dan kakaknya terlihat sibuk mempersiapkan pakaian dan makanan. Sementara itu, so eun yang dikelilingi rasa ingin tahu bertanya pada kakak iparnya, tepatnya adalah suami dari kakak perempuannya soong hye gyo, yang bernama hyeon bin.
“ Kak, kakak tahu tidak nanti malam akan ada acara apa???? Sepertinya sangat special sekali, sampai2 kakak dan kak hye gyo pulang ke seoul”. Tanya so eun sambil duduk di sebelah kakak iparnya itu..
“ Memangnya kau belum tahu so eun, bukankah nanti malam adalah pestamu”. Tanya balik kak hyeon bbin.
“ Iya, tadi juga kakak berkata seperti itu, tapi sungguh aku tidak mengetahui apa yang sedang di rencanakan oleh ibu, kak ayolah ceritakan padaku”. Pinta so eun dengan wajah memelas.
“ baiklah…. Tapi kau jangan bilang pada kakakmu dan ibu kalau aku yang memberitahumu”. Pinta hyeon bin pada so eun..
“ tenang saja kak, aku dapat di percaya”. Ucap so euun..
“ Sebenarnya nanti malam, kau akan di pertemukan dengan keluarga calon suamimu so eun”. Ucap kak Hyeon bin dengan santainya. Sontak so eun kaget, diapun jadi tersendak dengan air jus yang tengah di minumnya.
“ Apa????? Pertemuan dua keluarga maksud kakak???????”. Tanya so eun dengan wajah kagetnya itu.
“ Iya.. maka dari itu, cepatlah bersiap2…. Kau harus tampil cantik di depan calon suamimu dan di depan calon mertuamu bukan???”. Sindir kak hyeon bin dengan santainya.
“ Ternyata ibu memang benar2 licik… dia sengaja tidak memberitahuku dulu, supaya aku terjebak dalam kondisi itu… taiu bu.. maaf ternyata aku lebih pintar dari ibu….”. Ucap so euun dalam hatinya.
“ Iya kak, aku akan mempersiapkan secantik mungkin diriku ini”. Ucap so eun sambil dia melangkah pergi dari rumah.

Sementara itu di rumah kim beom.
Ibu dan ayahnya sudah siap dan berpakaian rapih, namun dimana kim beom????? Dia belum terlihat. Ternyata dia asyik ketiduran di kamarnya. Padahal waktu menunjukan jam setangah tujuh malam. Seharusnya dia sudah siap namun ternyata dia tidak dapat di percaya.
“ Ayah… mana kim beom…. Ibu belum melihat dia ayah…”. Ucap ibunya yang baru saja selesai merias diiri di kamarnya.
“ Mana ayah tahu bu… ibu lihat dulu dia di kamarnya, cepat!!!!! Sebentar lagi kita akan berangkat, jangan sampai kita terlambat pergi…”. Perintah ayahnya kim beom.
“ Iya… ayah siapkan mobilnya dulu.. ibu akan pergi melihat kim beom dulu”. Ucap ibunyya kim beom sambil dia ppergi menuju kamar putara tersayangnya itu.
“ Kim beom….. kim beom…. Kenapa kau tidak menjawab ibu…. Kim beom…”. Teriak ibunya sambil mengetuk pintu kamarnya kim beom..
“ mmmm…. Ada apa bu????”. Sahut kim beom yang baru saja terbangun dari tidurnya.
Ibunyapun masuk ke dalam kamar yang memang pintunya tidak di kunci oleh kim beom. Ibunya kim beompun sangat terkejut melihat anaknya yang baru saja terbangun dari tidurnya.
“ Kim beom……………. Kau baru bangun…??????????” Tanya ibunya dengan wajah yang kaget.
“ Iya… sepertinya tadi aku tertidur…aku juga tidak menyadarinya kalau aku tertidur bu…” ucap kim beom sambil menggosok matanya.
“ kau ini bagaimana, kau lupa yah… malam ini kita ada acara. Dan sekarang kau belum siap juga padahal ayah dan iibu sudah dari tadi bersiap-siap”. Ucap iibunya sambil membangunkan kim beom dari atas ranjangnya.
“ Memangnya kita akan pergi kemana bu…..? kenapa aku harus ikut bu???”. Tany kkim bbeom dengan wajah yang terlihat mmasih sangat mengantuk.
“ Kita akan pergi berkunjung ke rumah teman ayahmu, ya sudah skarang cepat kau mandi”. Pinta ibunnya.
“ Tapi kenapa aku harus ikut bu????? Ibu dan ayah saja yang pergi!!! Aku yang menjaga rumah yah bu………..”. pinta kim bbeom.
“ tidak bisa pokoknya kamu harus ikut… atau kalau tidak…. “. Ucap ibunya setengah mengancam pada kim beom.
“ Ya sudah baiklah!! Tapi bagaimana ini aku saja belum mandi bu”. Kata kim beom sedikit mengulur waktu.
“ Tidak masalah, asalkan kau mau pergi, ayah dan ibu akan berangkat terlebih dahulu… nanti kau pergi menyusul menggunakan mobilmu sendiri… ibu akan meninggalkan alamatnya”. Ucap ibunya sambil menatap wajah kim beom.
“ baiklah kalau begitu. Ibu tenang saja aku pasti akan menepati janjiku… ibu tinggalkan saja alamatnya diatas meja… aku pasti akan pergi ke tempat itu”, Ucap kim beom..
“ Apa kau dapat di percaya kim beom?????” selidik ibunya yang takut kim beom tidak akan pergi ke tempat itu.
“ tentu saja bu… apa ibu meragukan aku???? Tenang saja aku akan pergi, asalkan ibu menulis alamatnya yang benar dan jelas”. Ucap kim bbeom.
“ Baik, sekarang cepat kau mandi dan tapil setampan mungkin, tunjukan pesonamu nak!!!! Ibu dan ayah akan berangkat lebih dulu… nanti kau menyusul kami yah… segera!”. Pinta ibunyya sambil menuliskan alamat rumah yang akan di tuju.
“ Iya… aku mandi dulu bu…”. Kata kim beom sambil dia berjalaan masuk ke arrah kkamar mandi.
Ayah dan ibunyapun pergi menuju rumah teman ayah kkim beom. Sementara itu kim beom mandi dan mempersiapkan diri setampan mungkin.
Sementara itu kim so eun yang memang sudah mengetahui rencana ibunya yang akan mempertemukannya dengan calon suaminya, langsung dengan sigap melarikan diri dari acara itu.
^_^ to be continued

So eun segera pergi dari rumah dan dia berjalan sendirian di taman kota. Dia berusaha menelpon seung hoo. Tapi seung hoo tidak menjawab telepon dari so eun kareena ddia tidak menengar suara hpnya berrdering karena suara music di club yang sangat kencang.
“ Cepatlah…ayo cepat angkat telponnya seung hoo…. Kau ini kemana…ayo cepat angkat”. Ucap so eun seendirian sambil ia tetap berusaha menelpon kekasihnya itu.
“ Atau aku langsung saja menyusulnya ke club malam itu tanpa harus memberitahunya terlebih dahulu????? Tapi aku harus menyusulnya kemana yach???? Apa sekarang mereka mengadakan pesta di tempat yang dulu seung ho pernah mengajaku???”. Tanya so eun pada dirinya sendiri dengan wajah yang sedikit merenung.

Sementara itu di club, anak2 tim basket sedang asyik berpesta. Mereka ada yang mengajak pasangan mereka masing2 dan bersenang senang. Sementara itu seung hoo terlihat begitu menikmati pesta itu bersama shin hye, sahabat so eun. Mereka sangat intens sekali dan sangat akrab sekali. mereka bertingkah laku layaknya mereka sepasang kekasih.
“ Malam ini sangat menyenangkan sekali seung hoo”. Ucap shin hyee sambil menyenderkan kepalanya di bahu seung hoo.
“ tentu, pesta anak2 basket pasti akan selalu rame dan juga meriah….”. jawab seung hoo dengan santainya.
“ bagaimana dengan so eun yah????? Sedang apa di sekarang???”. Tanya shin hye pada seung hoo.
“ Sudahlah…. Pasti sekarang so eun sedang berada di rumahnya dan sedang asyik bersama keluarganya. So eun selalu saja tidak mau jika aku ajak dia pergi, lama2 aku juga jadi jenuh dengan hubungan ini”. Ucap seung hoo sambil kembali duduk tegap. Shin hye hanya menatapi wajahnya seung hoo.
“ Entah kenapa dengan perasaanku ini shin hye, kadang aku ingin sekali berpisah dengan so eun tapi ketika aku bersamanya hatiku memang tidak bisa terpisah darinya, aku juga bingung… adda apa ini”. Kata seung hoo sambil meminum minumannya.
“ lalu bagaimana dengan sekarang???? Kau sedang tidak bersama dengan so eun, kau sedang bersamaku seung hoo, apa yang kau rasakan??? Apa hatimu masih berpihak pada so eun???”. Tanya shin hye sambil menatapi wajah seung hoo. Seung hoo hanya tersenyum menatapi wajah shin hye.
“ Kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku???”. Tanya shin hye lagi.
“ Apa aku harus menjawabnya???? Perlukah itu???”. Tanya balik seung hoo.
“ Tentu, jawablah!!!!”. Pinta shin hye.
“ Sudahlah aku tidak ingin menjawabnya, lebih baik kita ke lantai dansa saja”. Ajak seung hoo sambil menarik tangan shin hye.
“ baiklah…..”. Jawab shin hye.

Sementara itu di rumah kkim beom, Kim beom baru saja selesai mandi dan berdandan dengan rappih diapun segera melihat kertas kecil yang di tinggalkan oleh ibunya. Di kertas itu tertulis alamat rumah yang haruss di kunjungi oleh kim beom sekarang ini. Setelah selesai membacanya kim beom bergegas pergi menggunakan mobilnya sendiri.
Sementara itu so eun masih duduk di taman pinggir jalan sambil terus berusaha menghubungi seung hoo, yang sejak tadi menjawab teleponya so eun. Tiba2 di jalan terlihat kim beom yang tengah menjalankan mobil. Tanpa sengaja kim beom melihat so eun yang sedang duduk di pinggir jalan. Kim beompun memberhentikan mobilnya. Diapun menghampiri so eun, padahal kim beompun masih ragu2 apakah gadis itu so eun atau bukan.
“ Eunnie…. Kau eunnie khan???”. Tanya kim beom yang berjalan dari arah belakangnya so eun.
“ Siapa???? Kau!!!!!”. Kata eunnie dengan expresi wajah yang sangat kaget karena melihat kehadiran bummie di sampingnya..
“ Sedang apa kau malam2 seperti ini berada di pinggirr jalan, sendirian pula???”. Tanya bummie pada eunnie dengan wajah yang khawatir.
“ wei…ada apa denganmu bummie, apa ada yang salah denganmu hari ini, kenapa kau jadi begitu perhatian terhadapku???”. Tanya eunnie dengan wajah keheranan.
“ tidak ada apa2… kau ini, memang gadis yang sangat aneh… malam2 seperti ini kau malah sedang duduk di pinggir jalan, kurang kerjaan sekali kau eunnie”. Ucap kim beom sambil menatapi eunnie.
“ Terserah aku, mau dimana aku duduk itu bukan urusanmu bummie…. Urus saja urusanmu sendiri, dari sejak kita SMP kau selalu saja mencari gara2 denganku.. apa kau tidak merasa capek hah?????”. Tanya so eun dengan memperlihatkan wajah juteknya.
“ ah… kau masih saja membahas masalah kita waktu di SMP”. Kata bummie sambil memalingkan wajahnya dari so eun.
“ makanya sungguh sial sekali aku, karena harus kembali bertemu denganmu lagi.. tadinya aku bersyukur karena wakktu SMA kita tidak satu sekolahan, tapi ternyata kita di pertemukan lagi di kampus… sungguh itu sangat menyebalkan sekali, kau tahu itu bummie”. Bentak so eun pada kim beom.
“ Apa yang kau katakan barusan… bukankah kau yang selalu mengikutiku…. Kau ini memang gadis yang sangat menyebalkan”. Teriak kim beom.
“ Apa kau bilang??????”. Teriak so eun juga.
“ Aku juga heran kenapa seung hoo bisa menerimamu menjadi kekasihnya, gadis kasar juga aneh…” ucap kim beom sambil menatapi so eun.
“ Berani sekali kau berkata seperti itu kepadaku… kurang ajar… kau memang senang sekali yah mencari gara2 denganku”. Ancam so eun pada kim beom.
“ Sepertinya seung hoo memang lebih cocok berpacaran dengan sahabatmu itu.. siapa.. shin hye”. Ucap kim beom bercanda.
“ Apa….dasar kau… awas kau bummie”. Ancam so eun pada kim beom. Kim beompun segera pergi dari tempat itu dan bergegas pergi menuju rumah yang akan dia kunjungi itu. Sesampainya di sana kim beom langsung masuk. Sementara itu kedua orangtuanya sudah terlebih dahulu tiba.
Di rumah so eun.
“hye gyo kau melihat so eun tidak???? Sepertinya dari tadi ibu tidak melihat so eun”. Tanya ibunya pada kakaknya so eun. “ iya ibu, aku juga merasa tidak melihat eunnie dari tadi…. Ada apa dengan dia yah.. padahal calon mertuanya sudah tiba yah bu”. Kata hye gyo sambil dia masih berdandan.
Tiba2 datang hyeon bin ke kamar itu dengan wajah yang santai.
“ Sepertinya aku mendengar keributan….. ada apa ini saying, malu jika terdengar oleh besan kita khan”. Kata hyeon bin dengan wajah santainya.
“ sayang, apa kau melihat so eun tidak, sepertinya terakhir aku melihatnya waktu tadi dia pulang dari kampusnya.Kemana dia yah… apa dia sibuk berdandan sehingga dia tidak kelihatan dari tadi??? Tapi setahuku so eun bukanlah gadis yang suka berdandan.. benar khan???”. Tanya hye gyo pada suaminya.

“ tadi juga aku sempat mengobrol dengannya sayang… so eun mungkin so eun sedang merias diri, dia khan akan bertemu dengan calon besannya dan calon suaminya sayang!!!”, kata hyeon bin dengan santainya. Hye gyopun terkejut mendengar perkataan suaminya.
“ Apa kau bilang, di berdandan untuk calon besan dan calon suaminya????? So eun memangnya tahu dengan rencana pertunangan ini???? Bukankah ibu belum mengatakannya pada so eun, bukankah kita sepakat akan memberitahukannya waktu kedua anak itu sudah bertemu????? Apakah sudah ada yang membocorkan rahasia ini??”, Tanya hye gyo pada suaminya, hyeon bin. Raut wajah hyeon bin langsung berubah pucat. Dia menyadari bahwa tindakan dia memberitahu so eun masalah pertunangan ini adalah salah, dan dia pasti akan di marahi oleh ibu dan isterinya itu.
“apakah ada yang memberritahu so eun tentang masalah ini???”. Selidik hye gyo.

“ Kenapa kau menatap aku sayang????? Apa ada yang salah dengan wajahku???”. Tanya hyeon bin.
“sepertinya aku mencium sesuatu dari raut wajahmu sayang….. ayo cepat katakana… apa kau yang memberitahu eunnie mengenai pesta malam ini????”. Tanya hye gyo lagi pada suaminya.
“ Ada apa ini???? Kalian ini rebut di saat seperrti ini,, bagaimana hye gyo kau sudah menemui eunnie di kamarnya?”. Tanya ibunya.
“ Ayo kita cari sama2 bu… aku tidak yakin kalau so eun ada di kamarnya”. Kata song hye gyo.
“ Kenapa kau berkata seperti itu ada apa memangnya???”. Tanya balik ibunya pada hye gyo.
Mereka bertigapun pergi menuju kamarnya eunnie. Dan benar saja eunnie tidak ada di kamarnya. Sontak ibu dan kakaknya terkaget2, karena besan sudah ada di rumah.
“Kemana anak itu yah???? Dia memang sungguh2 ingin mempermalukan keluarga kita, apa sebelumnya dia sudah tahu dengan rencana kta hye gyo???”. Tany ibunya sambil duduk di atas ranjang.
“Akupun tidak tahu bu… yang jelas aku tidak memberritahu eunnie, tapi aku tidak tahu dengan suamiku… sayang apa kau yang memberitahu eunnie tentang pesta pertunangan malam ini?”. Tanya hye gyo dengan wajah juteknya.
“ Baik…baik aku mengaku berrsalah… aku yang memberitahunya… aku tidak tega,, dia memelas padaku untuk memberitahu tentang pesta mala mini, wajah so eun sangat menyedihkan sekali, aku tidak tega melihatnya, makanya aku memberitahu eunie tentang pesta ini”. Kata hyeon bin dengan wajah yang penuh engan ketakutan.
“ Kau ini masih saja bodoh, aku masih bisa saja dipermainkan oleh anak kecil seperti eunnie, di memelas karena di ingin tahu, seharusnya kau tidak usah memberitahunya… ah… aku kesal sekali padamu”. Teriak hye gyo.
“ Iya… kau ini, kalau sudah seeperrti ini bagaimana??? So eun sudah tidak ada di rumah, palingan di akan pulang besok, atau kalau tidak… bagaimana ini, kau harus berrtanggung jawab atas semua ini hyeon bin, ibu tidak mau tahu,,,yang jela so eun harus ada…bagaimana dengan bean kita,,,, makanya lain kali jangan begini lagi..belajarlah dari kesalahn2mu terdahulu”. Teriak ibu mertuanya itu pada hyeon bin. Hyeon bin hanya menunduk saja.

^_^….to be continued

“ayah…ibu…”, sapa kim beom pada kedua orang tuanya yang tengah duduk di ruang tamu rumahnya so eun.
“ Beom… akhirnya kau datang juga, ibu takut tadinya kau tidak akan datang”. Kata ibunya sambil menatapi wajah kim beom.
“ Aku bilang aku akan menyusul ibu,,, makanya aku pergi menyususl ibu. Memangnya ada apa seh sampai aku harus ikut ke acara seperti ini, bukanya ini pertemuan dengan teman ayah dan ibu?”, tany pria tampan dan lucu kelahiran ’89 ini.
“ yak arena pertemuan ini akan membicarakan suatu hal yang sangat penting yang ada kaitannya denganmu beom”. Kata ayahnya dengan wajah gagah dan wibawanya.
“ ada hubungannya denganku apa maksudnya?”. Tanya kim beom lagi dengan wajah penasarannya.
“ Nanti juga kamu akan tahu”. Jawab ayahnya singkat.
“ Maaf, tadi aku meninggalkan kalian,,,, kau kim beom???”. Sapa ayahnya so eun.
“ Iya..paman, aku kim beom”. Jawabnya dengan memberikan penghormatan pada ayahnya so eun.
“ Wah…. Kau memang anak yang tampan juga sopan…. Memang pilihanku tidak akan salah… kim beom anaku”. Kata ayahnya so eun sambil mendekati kim beom.
“ ha..ha… anak siapa dulu….”. jawab ayahnya kim beom sambil tertawa bahagia.
“ Terimakasih paman atas pujiannya”. Sahut kim beom sambil tersenyum manis.
“ mana anak gadismu????”. Tanya ayahnya kim beom pada ayahnya so eun.
Tiba2 dari arah dalam muncul ibu dan kakaknya so eun, sambil lari tergesa-gesa.
Sementara itu, so eun yang tidak tahu harus kemana ia pergi, memutuskan untuk kembali ke rumahnya, karena ia di bohongi oleh kkakak iparnya hyeon bbin yang meneleponnya, dan mengatakan kalau perrtemuan itu batal, padahal sebenarnya tidak. So eunpun berjalan pulang ke rumah.
“ Ayah… gawat ayah….”. teriak ibunya so eun.
“ Ada apa???”. Jawab ayahnya so eun dengan wajah yang panic.
“ anak kita tidak ada….. “. Kata ibunya so eun dengan wajah yang was-was.
“ apa????? Kemana dia?????”. Tanya ayahnya so eun.
Kekacauanpun terjadi, seluruh anggota keluarga panic dengan kepergian so eun. Apalagi ibunya, ibunya so eun takut kalau so eun akan pergi untuk selamanya.
“ itu eunnie!” spontan hyeon bein berkata. Semua mata di rumah itu mengarah pada kim so eun, gadis cantik berbintang virgo itu. Tak kalah terkejutnya kim beom, melihat sosok gadis yang selalu menjadi musushnya selama di SMP dan di kampus.
“ So eun, kau dari mana saja????”. Tanya ayahnya.
“ aku….”. jawab so eun dengan tegangnya. Apalagi dia melihat ada sosok orang lain di rumahnya. So eun menunduk sambil terus menelengkan pandangannya pada kakak iparnya hyeon bin yang telah menipunya, dengan menyebutkan kalau acara pertunangan itu tidak jadi.
“ Ibu, cepat bawa so eun ke dalam”. Kata ayahnya so eun.
So eunpun masuk ke dalam bersama ibu, dan kakaknya. Sementara itu hyeon bin ikut bergabung bersama ayah dan keluarganya kim beom.
Sementara itu di kamarr so eun.
“ Sudah mandinya???”. Tany kakaknya, song hye gyo.
“ Sudah, memangnya kenapasih aku harus mandi segala???”. Tanya so eun dengan polosnya.
“ kau ini harus tampil cantik di depan calon suami dan mertuamu, eunnie”. Kata ibunya dengan wajah yang agak kesal.
“ emmm….. ibu, kenapa ibu tidak membbicarakan dulu padaku tentang masalah ini, ibu jahat sekali, apa ibu ingin menjual aku yah…”. Kata so eun dengan wajah yang kesal.
“ eunnie, kenapa kau berkata seperti itu, kau tahu, ibu itu menginginkan yang terbaik untukmu, kau salah jika berpikiran ibbu akan menjualmu, ibu hanya ingin menjodohkanmu denga seorang pria, dia adalah annak dari teman SMA ayah dan ibu”. Kata ibunya dengan bijaksana.
“ Lagipula anaknya tampan juga lucu, kakak yakin kau pasti akan suka dan tertarik dengan dia”. Kata hye gyo sambil mendandani adiknya.
“ Lalu kau pulang karena sudah mau menerrima bukan???”. Tany hye gyo pada so eun.
“ Bukan, tapi aku kena tipu suami kakak, kak hyeon bin tadi menelepon aku dan mengatakan kalau acara pertunangannya tidak jadi, makanya aku bisa pulang katanya… eh ternyata aku di tipu”. Kata so eun dengan wajah yang kesal.
“ Wah…suami kakak terkadang pintar juga…”. Kata hye gyo sambil tersenyum.
“ Lihat saja, perbuatan suami kakak akan aku balas nanti”. Kata so eun.
Mereka bertigapun turun dari atas. So eun tampak cantik sekali, dengan balutan gaun yang simple berwarna hijau. Kim beompun sempat terpesona melihat kecantikan so eun.
To be continued ….^_^…..

13 Tanggapan to “SoEulmates Story – part 1”

  1. Rara bumssoeul 16 Januari 2011 pada 2:43 PM #

    Aku bru tau ad ff di blog nie..
    Jdi bru bca.!!
    Ff na seru.

    I like it
    hwaiting !! ^^

  2. putrii*** 28 April 2011 pada 11:07 PM #

    keren2 ffx…
    tolong update terus yaaa…
    i like it…

  3. geill 20 Desember 2011 pada 2:29 PM #

    bagus, aq sk ff ini. lanjut…………………

  4. Kim Ra rA 18 Juni 2013 pada 12:56 AM #

    Annyong,,,, ikutan comment yach!
    Wah yang lucu tuh so eun sama hyun bin, hahaha keduanya kocak

  5. jun rae 17 Juli 2013 pada 9:40 PM #

    lucu…

  6. Kim Jihyun 7 Januari 2014 pada 5:16 PM #

    agak2 kecepetan yah ._.v bahasanya juga baku.. tapi aku suka ff ini^^

  7. Mia 29 Juli 2014 pada 11:36 PM #

    Moga aja mereka bisa akur

  8. Mia 29 Juli 2014 pada 11:37 PM #

    Moga aja mereka bisa akur,dan bisa mexatu

  9. fitrisawaliah 8 Desember 2014 pada 7:07 PM #

    bagus dan lucu

  10. Dela safitri 13 Februari 2015 pada 1:09 AM #

    Waaaah ceritanya menarik nih,, lucu deh di sini mereka musuhan.
    Apa sso bkln tau ya antara shin hye dan seung ho ?? Jahat sekali mereka.
    Ciee bumppa terpesona.
    Bumppa ternyata tdk punya rasa dgn kekasihnya
    Seru seru.

  11. humairah khairani 11 April 2016 pada 3:10 PM #

    Wah,,, ketemu ff bumsso bru. Ijin bca y.
    Wah ternyata bumssi d jodoh kan. Trus apa reaksi mereja ktka mereka tw d jodohkan. Pcar so dan Shinye sepertinya mereka sling menyukai. Tak apa l, yg penting bumsso bsa bersatu.

  12. Roq' ania 21 Juli 2016 pada 1:21 AM #

    Hwua…. Baru tau kalau eonni nden punya wp…. FFnya keren banget eon….. Izin mau ngelanjutin baca….

  13. Roq' ania 21 Juli 2016 pada 1:22 AM #

    Baru tau kalau eonni nden punya wp…. FFnya keren banget eon….. Izin mau ngelanjutin baca….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: