ROMANTIC EVE Part 2

29 Agu

ingin sekali aku  bersamamu meski ruas kuva hati tak terkendali…… akan integral tak wajar ini???…   kusimpan dalam kalkulus cintaku guna menjaga ruas konstanta perasaanku. begitu banyak variasi bilangn dalam hati ini

Di toilet ….

“Kau Kim bum bukan?”Kim Bum yang kaget merasa ada orang yang menepuk bahunya langsung memalingkan wajahnya dan kaget melihat siapa orang yang dihadapannya

“Kau???” kata Kim Bum

“Hai, kau temannya So eun kan?” kata Orang yang membuat kaget Kim Bum tentu saja dia adalah Yoo Seung Ho.

“I…iya memang kenapa?” kata Kim Bum yang bertambah kaget ketika dia mengatakan nama So eun.

“Aku mengundangmu kepesta ulang tahunku, aku harap kau bisa datang.” Kata Seung Ho

“Aku tidak tahu apakahaku bisa atau tidak.” Jawab Kim Bum acuh seraya meninggalkan Seung Ho.

“Tunggu!” kata Seung Ho

Kim Bum menghentikan langkahnya tanpa berbalik melihat Seung Ho.

“Aku harap kita bisa berteman baik, aku menyukai so eun, kalian bersahabat bukan? Dan selamanya akan seperti itu kan?” kata Seung Ho

Pertanyaan Seung Ho cukup membuat Kim Bum kaget, namun Kim Bum langsung meninggalkan Seung Ho tanpa menjawab sepatah kata pun, Ada rasa yang mengganjal dihatinya “Apakah aku akan selamanya menjadi sahabat so eun?” Tanya kim bum dalam hatinya.

Seung Ho hanya tersenyum tipis menatap kepergian Kim Bum yang tak menjawab pertanyaannya. Namun ia hanya memiliki keyakinan bahwa Kim Bum bisa menjadi perantara baginya untuk mendapatkan So eun.

Di gerbang

“Hufft…. Bummie kemana yah???” Tanya so eun dalam hatinya, yang memang ia telah merasa lelah menunggu bummie ditambah cuaca yang sangat panas.

Tiba – tiba ….

“Maaf aku agak lama” kata Kim Bum dengan nafas yang terengah – engah

“Bum –ah kau lama sekali, memangnya kau tidur yah ditoilet??” kata So eun

“kau mau tahu saja.” Kata Kim Bum seraya mengambil kunci motornya dan menyalakannya.

“Cepat naik.” Kata Kim bum

“Oke, pelan – pelan yah” kata So eun manja

motor Kim Bum berhenti tepat didepan sebuah butik bernama “MINSUN”, tepatnya ini adalah butik milik

Kak Hye Sun ia merupakan tetangga dekat So eun, dia juga sudah dianggap sebagai kakak oleh So eun.

“Annyeong …….” Sapa so eun pada unnie hye sun

“annnyeonghaseyo…” jawab kak Hye sun

“kemana saja kau adikku sayang??? Oh iya ada apa kemari?” lanjut Hye sun

“Aku mau beli gaun untuk ke pesta ulang tahun temanku.” Jawab so eun sembari senyum – senyum.

“teman apa teman??” goda kak Hye Sun

“aku sih mengharapkannya ebih.” Kata So eun malu – malu

“Ciee ………. Baiklah kalau begitu aku akan mencarikannya untukmu supaya kau terlihat sangat cantik nanti.” Kata Kak Hye sun.

Kim bum hanya terdiamtanpa ekspresi melihat So eun yang begitu semangat mencari gaun untuk dia pakai nanti. Satu sisi ia merasa senang melihat so eun begitu senang namun ada sisi lain yang memaksanya untuk tidak ikut bahagia karena ia berdandan secantik apapun bukan untuknya. Kim Bum hanya duduk lesu meratapi nasibnya yang hanya bisa menjadi sandaran sebagai sahabat saja bagi So eun.

“Bumm –ah lihat apa yang ini cocok???” Tanya so eun

Kim bum menggeleng “itu terlalu banyak corak.” Jawab kim bum

“Kalau yang ini??” Tanya so eun lagi

Kim bum kembali menggeleng.

Setelah beberapa baju dicoba so eun merasa putus asa karena tidak ada yang pas untuknya, begitu juga dengan Kak Hye sun ia merasa tidak enak pada so eun.

Secara tak sengaja Kim Bum melihat sebuah gaun cantik berwarna biru tua yang terbaris dibagian sudut butik, ia kemudian melangkah meninggalkan tempat duduknya menuju gaun itu, “Aku kira yang ini bagus untukmu” kata Kim Bum sambil memperlihatkan gaun itu pada So eun.

So eun pun melompat kegirangan karena menemukan gaun yang pas untuknya.

“Ah ….. gomawo bum-ah, kau memang sangat membantu, gaun ini cantik sekali.” Kata so eun berkaca – kaca sambil mengamati gaun yang dipilihkan oleh Kim Bum.

So eun masuk ke ruang ganti untuk mencoba gaunnya, Kim bum hanya menunggu diluar (ya iyalah klo masuk bisa gawat, tapi maunya sih gituh,,,, hehehehehe).

Jrengggg …………..

So eun begitu mempesona dengan gaun biru tua dengan pita disampingnya menambah manis penampilannya itu, ia melangkah melenggang layaknya model didepan Kim bum dan Hye sun. Yang melihat tidak berkomentar hanya menggambarkan rasa terpesona yang terlihat diwajah mereka.

“Apa aku begitu cantik hingga kalian melihatku seperti itu???” Tanya So eun.

“Yah tidak terlalu buruk.” Jawab kim bum seadanya namun masih tetap tidak melepaskan pandangannya dari So eun.

“Oh my God, I can believe what I see,,, kau cantik sekali adikku…” kata Hye sun sambil memeluk so eun.

“Aduh unnie ku sayang, aku memang cantik dari dulu.” Jawab So eun narsis

“hohohoho ……… iya iya,,,!!!” balas Hye sun sembari menjitak kepala So eun.

“Unnie aku ambil yang ini, cihuyyy …. Akhirnya aku bisa tampil cantik didepan cinta pertamaku, fighting!!!!” kata So eun *gaya eunnie waktu premiere bi – sang.

“Baiklah” kata hye sun

***

Malam yang dinantikan So eun pun tiba, hari ini Kak Seung Ho ultah. So eun tengah bersiap dikamarnya, ia tak henti – hentinya menatap wajahnya di cermin, ia sungguh tak sabar untuk datang ke pesta malam itu, segala persiapan telah ia lakukan mulai dari membuat sebuah boneka unik berbentuk kelinci buatan tangannya yang khusus ia berikan kepada kak Seung Ho sebagai ulang tahun, kemudian mencari gaun bersama Kim Bum dan yang terakhir menelepon Kim bum untuk segera menjemputnya.

Di pesta Ultah Seung Ho

Tata dekorasi pestanya sangat mewah, ya tentu saja Seung Ho adalah anak orang kaya, ia berasal dari kalangan elit, ayahnya adalah pemilik perusahaan besar di Korea. Tamu – tamu undangan telah hadir, banyak dari mereka yang merupakan siswa di SMA SHINWA namun ada juga dari kalangan luar seperti teman – temannya dari berbagai klub basket juga yang lainnya.

So eun tiba di depan pintu, ia melihat kesekeliling merasa terpesona dengan kemewahan yang hadir dipesta itu, “wah aku tidak menyangka akan semewah ini pestanya” kata So eun dengan tatapan takjub.

“So eun …………” teriak Shin hye sembari berlari memeluk so eun

“Shin hye ..” jawab so eun membalas pelukan Shin Hye

“So eun kau cantik sekali, kau berniat sekali tampil perfect kali ini.”

“hoohohohoo …… ini adalah moment yang sangat penting tidak seharusnya bagiku untuk tidak memanfaatkannya dengan sesempurna mungkin” jawab so eun dengan memperlihatkan kobaran semangat yang membara dimatanya.

“Kau terlalu berlebihan,”kata Kim Bum

“Apa kau tidak senang  jika sahabatmu ini bahagia???” Tanya so eun

Kim bum hanya terdiam,dia memang sangat bingung mendengar pertanyaan so eun tersebut. “ya aku senang.”Jawab kim bum seadanya sembari meninggalkan so eun bersama shin hye dan menuju ke tempat duduk Kim Joon.

“Huh ………. Aku tidak tahu ada apa dengannya, tapi kau tau dari tadi sejak di mobil dia tidak pernah bertanya atau berkomentar terhadapku, ah sudahlah lupakan saja. Dimana kak seung ho???” Tanya so eun

“aku tidak tau dari tadi aku belum  melihatnya.” Jawab shin hye
sembari memperhatikan sekelilingnya mencari yang diharapkan oleh so eun.

“So eun.” kata seseorang yang menepuk bahunya. Ia berbalik melihat siapa yang memanggilnya dan …….

“Kak Seung Ho??” soeun kaget setengah mati *lebay

“akhirnya kau datang juga, aku sedari tadi menunggumu.” Kata Seung Ho sembari tersenyum manis.

“Terima kasih kakak sudah menungguku, oh iya ini kado dariku. Mungkin tidak semewah yang lain, tapi aku membuatnya dengan sepenuh hatiku.” Jawab so eun dengan wajah yang memerah menunduk menahan malu.

“Terima kasih, kado ini adalah yang paling special karena berasal dari wanita secantik dirimu.” Kata Seungho membuat so eun klepek – klepek.

“gomapta …….” Jawab so eun.

“apa kau bersedia berdansa denganku???” Tanya seung ho sembari mengulurkan tangannya pada soeun.

So eun menatap seung ho, dia masih belum percaya orang yang dia puja – puja mengajaknya berdansa dipesta ulang tahunnya,

“A ………..aku tidak bisa berdansa.” Kata so eun gugup.

“tidak apa, aku ingin berdansa denganmu, sangat ingin.” Jawab seung ho sembari menarik tangan so eun mke tempat dansa dan menaruh tangannya dipinggang so eun. Alunan lagu menambah suasana romantic diantara mereka, mereka saling pandang, so eun tidak mampu mengucapkan kata apapun ia hanya tersenyum sambil terus menatap mata kak seung ho yang  membalas tatapannya.

“Kim bum, lihat sahabatmu itu, berani sekali dia mendekati seung hoku.” Kata Kang So ra yang merupakan mantan kekasih seung ho sewaktu SMP

“memangnya kenapa??? Bukankah kau dan seung ho sudah berpisah?” kata Kim bum sembari menengguk minumannya.

“aku dan seung ho memang telah berpisah, tapi aku masih belum bisa menerima kalau dia meninggalkanku. Aku harus kembali padanya.” Jawab Kang so ra.

“Terserah kau, tapi jangan ganggu so eun.” Kata Kim bum seraya meninggalkan Kang so ra.

Kang so ra kemudian tersenyum kecil dan berkata “aku tahu apa yang harus aku lakukan sekarang.” Gumamnya seraya berjalan menuju sebuah ruangan yang berada dibelakang ruangan pesta.

Tiba – tiba ruangan pesta menjadi gelap gulita, entah apa yang terjadi tapi suasana menjadi gaduh. Tiba – tiba ada yangmendorong so eun sehingga ia terjatuh  dan  ………..

Krekkkkkkkkk …………..

Seperti suara sesuatu yang sobek, so eun meraba – raba ia takut terjadi sesuatu dengan gaunnya dan ternyata benar saja gaunnya sobek sampai sedada. So eun ketakutan ia kemudian berdiri bermaksud untuk mencari jalan keluar sebelum lampu menyala kembali.

Namun ..

Lampu kembali menyala, semua mata kemudian tertuju pada so eun yang tengah menutupi tubuhnya dengan tangannya, hampir sebagian tubuhnya terlihat sontak para tamu tertawa melihat keadaan So eun yang memang sangat memalukan itu namun kemudian Kim bum menarik sebuah taplak disalah satu meja dan memakaikannya pada so eun yang hanya bisaterdiam tak mampu berkata – kata.

“Apa kau bisa berjalan?” Tanya Kim Bum

So eun tercekat, lidahnya kelu tak mampu berkata apa – apa. Nampaknya ia sangat shock dengan kejadian ini. Ia tak mampu menggerakkan bibirnya untuk sekedar berkata “ya”. Ia hanya mengangguk pelan.

Kim Bum yang memahami isyarat itu langsung menggendong So eun keluar menuju ruangan itu. Ia memasukkan so eun ke mobil dan langsung tancap gas meninggalkan pesta.

Seung Ho hanya bisa diam menatap kepergian So eun, dalam hatinya ia khawatir dengan keadaan so eun namun apa daya ia tak mampu melakukan apa – apa. Shin Hye, Geun Suk dan Kim Joon yang duduk satu meja pun tidak mampu berbuat apa – apa mereka hanya bisa melihat saking terkejutnya.

Suasana dimobil tampak canggung, So eun dan Kim bum saling diam, namun kemudian So eun memberanikan diri untuk memulai pembicaraan.

“Bumm – ah terima kasih,,,, aku tidak tau apa yang akan terjadi bila kau tidak menolongku tadi.” Kata So eun sembari menitikkan air matanya yang sudah tak kuasa lagi ia bendung.

“Sudahlah, kau tidak usah memikirkannya lagi.” Kata Kim Bum

“Mau kemana kita sekarang Bumm – ah ? bukankah jalan kerumahku seharusnya belok kekiri???” Tanya so eun yang ternyata memperhatikan jalan.

“Tidak mungkin aku mengantarkanmu kerumah dengan keadaanmu yang seperti sekarang.” jawab Kim bum sembari menghentikan mobilnya yang ternyata sudah sampai ditempat yang ia maksud “Tunggu disini aku akan kembali” kata Kim Bum

“Tunggu kau mau kemana???” Tanya So eun …

To be continued ,,,,,

10 Tanggapan to “ROMANTIC EVE Part 2”

  1. Rhyea 12 September 2010 pada 6:48 PM #

    Kak ff.a bagus… Tlong lanjutiin part.a..!! Gomawo..

  2. Pucha 22 September 2010 pada 11:23 PM #

    wuaaa kykna bakal sweet bgt nie,,
    mau lanjut baca ah…
    keren..

  3. Pucha 22 September 2010 pada 11:24 PM #

    bagus bgt.
    Mau lanjut baca ah

  4. Forex Hedging Strategy 4 Desember 2010 pada 8:31 AM #

    Lovely tajam posting. Tidak pernah berpikir bahwa itu adalah ini mudah. Extolment untuk Anda!

  5. geill 22 Desember 2011 pada 11:17 AM #

    bagusssssssss deh ceritanya. wah kim bum-nya keren ^_^
    so eun ama kim bum aja ya…..ya………..ya……..hehehehe…….
    lanjut ah………………

  6. VayTeuKey 24 Desember 2011 pada 2:23 AM #

    wew Kang So Ra? hmmm . . . itu yang bikin sobek gaun so eun di yah? idih sirik banget liat so eun deket sama seung ho. tapi kibum keren banget reflek gitu nutupin badan so eun. ituuuuu kimbum bawa so eun kemana? jangan bilang ke toko baju. wkwkwkw lanjut!

  7. Kim Jihyun 7 Januari 2014 pada 11:49 PM #

    gila parah banget kang sora -_-

  8. Mia 30 Juli 2014 pada 12:00 PM #

    Kira” apa ea

  9. ainami 9 Agustus 2014 pada 3:21 PM #

    aduh bum u are the best deh, smg sso segera peka ya kekeke~~~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: